a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Pupuk Kaltim Perkuat Kemandirian Industri Pupuk Nasional

Pupuk Kaltim Perkuat Kemandirian Industri Pupuk Nasional

Pupuk Kaltim Perkuat Kemandirian Industri Pupuk Nasional

16 November 2025
0
Share on FacebookShare on Twitter

PERKEBUNAN INDONESIA – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) mengurangi ketergantungan impor soda ash untuk memperkuat kemandirian industri nasional melalui jual-beli soda ash.

Dalam Nota Kesepahaman (MoU) perjanjian jual-beli soda ash Pupuk Kaltim dengan PT Pertamina Petrochemical Trading menjadi langkah awal kerja sama strategis dari pabrik yang saat ini tengah dibangun Pupuk Kaltim.

Menurut Direktur Utama Pupuk Kaltim, Gusrizal, dimulainya kerja sama ini menjadi bukti nyata sinergi dalam memperkuat hilirisasi dan kemandirian industri nasional yang sejalan dengan visi Asta Cita pemerintah.

“Kami mengapresiasi dukungan dari Pertamina Petrochemical dan meyakini pabrik soda ash akan menjadi tonggak penting dalam memperkuat ekosistem industri nasional,” ujar Gusrizal dalam keterangannya dikutip Sabtu (15/11/2025).

Selain itu, kata Gusrizal, penandatanganan MoU ini menjadi langkah nyata kolaborasi strategis lintas sektor dalam mendukung hilirisasi.

Perjanjian ini juga menjadi komitmen bersama dalam memperkuat kemandirian industri nasional dengan mengurangi ketergantungan impor soda ash sebagai bahan baku yang penting bagi industri keramik, detergen, kaca, panel surya dan industri lainnya.

Lebih lanjut Gusrizal juga mengatakan, kerja sama ini sekaligus memperkuat kepastian pasar domestik bagi pabrik soda ash Pupuk Kaltim ketika kelak sudah beroperasi.

Didukung jaringan distribusi Pertamina Petrochemical Trading yang luas, produk soda ash akan dipasarkan secara optimal di dalam negeri guna mendukung program hilirisasi pemerintah, serta mendorong terwujudnya kemandirian industri nasional.

“Kerja sama ini diharapkan menjadi landasan penting bagi terbentuknya ekosistem industri kimia nasional yang berdaya saing global, efisien dan berkelanjutan, sekaligus mendukung target Net Zero Emission (NZE) tahun 2060 melalui pemanfaatan teknologi hijau dan prinsip ekonomi sirkular,” kata Gusrizal.

Direktur Utama Pertamina Petrochemical Trading, Oos Kosasih mengatakan, kerja sama ini menjadi bentuk nyata sinergi dalam mendukung kemandirian industri berbasis bahan baku yang diproduksi di dalam negeri.

“Kolaborasi dan sinergi ini selaras dengan misi Bapak Presiden, untuk bagaimana caranya agar kita dapat menurunkan angka importasi,” ujar Kosasih.

Pupuk Kaltim sebagai bagian dari Pupuk Indonesia Group sebelumnya telah resmi memulai pembangunan pabrik soda ash pertama di Indonesia di kawasan industri Kaltim Industrial Estate (KIE) di Kota Bontang, Kalimantan Timur pada 31 Oktober 2025.

Dengan kapasitas 300.000 ton per tahun, pabrik yang ditargetkan selesai dibangun pada Maret 2028 ini diperkirakan mampu memenuhi 30 persen kebutuhan soda ash nasional yang selama ini bergantung pada impor.

Selain memperkuat hilirisasi, pembangunan pabrik soda ash menjadi strategi diversifikasi usaha Pupuk kaltim yang berbasis produk ramah lingkungan.

Pabrik soda ash menerapkan prinsip ekonomi sirkular dengan memanfaatkan emisi karbon dioksida (C02) dari fasilitas produksi eksisting. Ketika beroperasi, pabrik ini diproyeksikan mampu menyerap 174.000 CO2 per tahun sebagai salah satu bahan baku pembuatan soda ash.

Selain itu, pabrik soda ash Pupuk Kaltim juga akan menghasilkan produk samping berupa amonium klorida sebanyak 300.000 ton per tahun. Amonium klorida merupakan salah satu bahan baku pembuatan pupuk yang penting untuk mendukung swasembada pangan. (fad)

Tags: PT Pertamina Petrochemical TradingPT Pupuk Kaltimsoda ash

Related Posts

Riset Ungkap Minum Kopi Secara Teratur Turunkan Risiko dari Liver

Riset Ungkap Minum Kopi Secara Teratur Turunkan Risiko dari Liver

18 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA – Hasil riset mengungkap minum kopi secara teratur menurunkan risiko penyakit liver atau hati. Namun untuk...

PT Pupuk Indonesia Bangun dan Revitalisasi 8 Pabrik

PT Pupuk Indonesia Bangun dan Revitalisasi 8 Pabrik

6 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - PT Pupuk Indonesia (Persero) melanjutkan membangun dan merevitalisasi delapan pabrik dalam lima tahun ke depan...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Petani Kopi Pekalongan Terancam Gagal Panen Akibat Perubahan Iklim

Petani Kopi Pekalongan Terancam Gagal Panen Akibat Perubahan Iklim

5 Mei 2026
Mendag Mendorong Peningkatan Ekspor Komoditas Gambir

Mendag Mendorong Peningkatan Ekspor Komoditas Gambir

19 November 2025
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.