JAKARTA, perkebunanindonesia.com – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo menyatakan komoditas teh dan karet sudah berhasil meraih laba.
“Alhamdulillah, komoditas non core PalmCo seperti karet dan teh sudah mampu mencatatkan laba,” ujar Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa seperti dikutip Jumat (23/5/2025).
Jatmiko mengungkapkan, setelah lebih satu dasawarsa merugi, komoditas karet mampu membukukan laba bersih unaudit tahun 2024 sebesar Rp14 miliar.
Keberhasilan itu, kata Jatmiko, menciptakan sejarah dalam capaian kedua komoditas bukan intinya (non core).
Jatmiko mengatakan, untuk teh, khususnya di Sumatera Utara telah mampu menunjukkan hasil positif setelah lebih 25 tahun tidak pernah memperoleh laba.
“Teh sudah mampu mencatatkan laba untuk pertama kalinya sejak tahun 1996,” ujar Jatmiko.
Sedangkan untuk karet, PalmCo di olah menjadi produk Standard Indonesian Rubber dan Ribbed Smoke Sheet itu telah berkontribusi menekan losis dan berkontribusi hingga Rp310 miliar jika dibandingkan dengan pencapaian tahun sebelumnya.
Jatmiko menyebutkan, berbagai langkah dan program inisiatif Turn Around komoditas non inti seperti karet dan teh yang dijalankan PalmCo sejak pertengahan tahun 2024 tersebut harus dijaga konsistensinya.
Upaya yang dilakukan perusahaan plat merah ini antara lain smart production strategy yang bertumpu pada penataan kebun, tenaga kerja, dan rasionalisasi ancak maupun pekerjaan panen.
Selain itu, PalmCo juga terus meningkatkan kualitas produk yang berorientasi pada pasar, cost reduction program, hingga peningkatan nilai tambah melalui EU Deforestation Regulation atau Peraturan Deforestasi UE menjadi program Turn Around yang akan diusung PalmCo pada 2025 ini.
Menurut Jatmiko, memang upaya mengendalikan biaya seefisien mungkin tanpa mengurangi kinerja produksi dan mutu produk terbukti menjadi pendekatan yang mampu menciptakan tonggak sejarah pada sisi laba.
“Maka selanjutnya bagi kami yang juga penting adalah bagaimana menjaganya agar berkelanjutan,” tambah Jatmiko.
Hingga pertengahan Mei, baik komoditas karet dan teh PTPN IV secara konsolidasi masih memperlihatkan kinerja positif. Cash cost terkendali didukung capaian operasional yang memenuhi sasaran. (har)




