a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Merawat Kulit dengan Sereh Wangi

Merawat Kulit dengan Sereh Wangi

29 Juni 2025
0
Share on FacebookShare on Twitter

Perkebunanindonesia.com – Merawat kulit tidak perlu mahal. Sereh wangi (Citronella) dapat dimanfaatkan untuk merawat kecantikan.

Masyarakat Sigi, Sulawesi Tengah, sudah sejak nenek moyang memanfaatkan sereh wangi menjadi sabun mandi. Bahkan kini sudah banyak dibuat untuk produk kecantikan.

Sereh wangi ditanam masyarakat sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal program restorasi lahan pasca banjir bandang di Desa Pulu, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi.

Gagasan pembuatan sabun sereh wangi yang dipasarkan dengan merek Tumbavani ini lahir dari upaya inovatif dalam mengembangkan produk turunan minyak sereh wangi.

“Tanaman sereh wangi dipilih karena memiliki masa panen yang relatif singkat, yaitu setiap empat bulan sekali, sehingga bahan bakunya mudah diperoleh dan berkelanjutan,” kata Ketua Gampiri Interaksi Lestari Nedya Sinintha Maulaning.

Proses produksi sabun ini dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Pulu ini melibatkan orang muda dan ibu rumah tangga di sekitar desa.

Mereka mendapatkan pengetahuan dan keterampilan melalui program pendampingan dari Mercy Corps Indonesia.

Organisasi non-pemerintah ini telah aktif mendampingi masyarakat sejak masa tanggap darurat (November 2021), hingga program pemulihan pasca bencana berakhir pada tahun 2024.

Selain itu, dalam proses bisnisnya usaha tersebut diperkuat dengan program inkubasi yang diikuti selama 8 bulan bersama Gampiri Interaksi Lestari pada 2024.

Keamanan produk dijamin melalui penggunaan bahan-bahan alami, seperti minyak sereh wangi dan daun kelor.

Kandungan alami tersebut tidak hanya ramah bagi kulit, tetapi juga memberikan nilai tambah berupa aroma segar dan manfaat kesehatan.

“Dengan begitu, produk ini mampu meningkatkan kepercayaan calon konsumen terhadap keamanan dan kualitas,” kata Nedya.

Sereh wangi kerap dibuat sebagai minyak atsiri untuk aroma terapi. Tanaman perkebunan ini juga bisa digunakan sebagai bahan dasar produk anti-nyamuk, serta produk perawatan kulit dan rambut. (fad)

Related Posts

Riset Ungkap Minum Kopi Secara Teratur Turunkan Risiko dari Liver

Riset Ungkap Minum Kopi Secara Teratur Turunkan Risiko dari Liver

18 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA – Hasil riset mengungkap minum kopi secara teratur menurunkan risiko penyakit liver atau hati. Namun untuk...

PT Pupuk Indonesia Bangun dan Revitalisasi 8 Pabrik

PT Pupuk Indonesia Bangun dan Revitalisasi 8 Pabrik

6 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - PT Pupuk Indonesia (Persero) melanjutkan membangun dan merevitalisasi delapan pabrik dalam lima tahun ke depan...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

PalmCo Lanjutkan Pembangunan Pembangkit Tenaga Biogas

PTPN IV PalmCo Perkuat Pengelolaan K3 di Industri Berisiko Tinggi

11 Mei 2026
Target CPO 100 Juta Ton, BPDP,  Ditjenbun dan PT SIB Gelar Pelatihan Pekebun Sawit Bengkalis 

Target CPO 100 Juta Ton, BPDP,  Ditjenbun dan PT SIB Gelar Pelatihan Pekebun Sawit Bengkalis 

21 Juli 2026
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.