a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Mentan Sebut Hilirisasi Gambir akan Beri Nilai Tambah Petani

Mentan Sebut Hilirisasi Gambir akan Beri Nilai Tambah Petani

15 April 2026
0
Share on FacebookShare on Twitter

PERKEBUNAN INDONESIA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut hilirisasi gambir akan memberikan nilai tambah yang tinggi bagi, khususnya bagi perekonomian petani Sumatera Barat (Sumbar).

“Sumatera Barat punya potensi terbesar. Kita mohon dukungan bupati dan gubernur. Sawit sudah ada hilirisasinya, sudah jalan dan ekspor. Tapi gambir belum ada hilirisasinya,” ungkap Mentan Amran, dikutip Rabu (15/4/2026).

Menurut Amran, hilirirsasi komoditas gambir bisa menambah kesejahteraan petani di Sumbar. Diakui hilirsasi gambir belum ada. “Yang sudah ada kita tingkatkan, yang belum ada seperti gambir, kita cari dan dorong,” katanya.

Sementara itu, Pengamat dari Universitas Andalas Muhammad Makky menilai kebijakan hilirisasi komoditas gambir menjadi langkah strategis yang tidak hanya membuka pasar baru, tetapi juga memperbaiki struktur rantai pasok dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Menurut Makky, pendekatan Kementerian Pertanian (Kementan) ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun industri gambir dari hulu hingga hilir secara berkelanjutan.

Makky menilai strategi hilirisasi tidak berhenti pada produk mentah. Pemerintah mesti mendorong pengembangan produk turunan bernilai tinggi seperti katekin dan tanin yang memiliki pasar global lebih luas, mulai dari industri kosmetik, pakan ternak, hingga pengolahan kulit.

“Nilai tambah terbesar ada di produk turunan. Di sinilah kunci peningkatan daya saing Indonesia sebagai produsen gambir dunia,” kata Makky.

Menurut Makky, pasar premium untuk gambir tidak hanya terbatas pada India, tetapi juga berkembang di negara-negara seperti Malaysia, Korea, dan Taiwan.

Bahkan, lanjut Makky, permintaan terbesar datang dari industri suplemen pakan ternak dan bahan kimia ramah lingkungan untuk industri kulit dan tekstil.

Sebagai mitra pemerintah, Universitas Andalas turut berperan dalam studi kelayakan, analisis pasar, serta pembinaan koperasi desa agar mampu memenuhi standar ekspor. Peran ini menjadi bagian penting dalam memastikan kualitas produk sekaligus keberlanjutan program.

Makky menegaskan, pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap arah kebijakan Menteri Pertanian yang dinilai berpihak pada petani dan berbasis pada penguatan industri nasional.

“Kami melihat ini sebagai momentum kebangkitan gambir Indonesia. Dengan kebijakan yang tepat dan kolaborasi yang kuat, komoditas ini bisa menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru, khususnya bagi daerah penghasil seperti Sumatera Barat,” pungkasnya. (sat)

Tags: Kementankomoditas gambirSumbar

Related Posts

Pengembangan Perkebunan di Lahan Suboptimal Jadi Peluang Strategis

Kemenperin Perkuat Industri Kakao Siapkan 100 Cocoa Doctor

20 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing...

Produk Indikasi Geografis Teh Java Preanger Perluas Pasar ke Benua Amerika

Produk Indikasi Geografis Teh Java Preanger Perluas Pasar ke Benua Amerika

16 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Teh Java Preanger membuka peluang memperluas pasar internasional, khusus ke benua Amerika. Permintaan teh tersebut...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Kementan Lakukan Penetapan Kebun Sumber Benih Kakao

Kementan Lakukan Penetapan Kebun Sumber Benih Kakao

25 Juli 2025
Pemerintah Dorong Sertifikasi ISPO Hulu-Hilir untuk Keberlanjutan Kelapa Sawit

GAPKI Usul Dibentuk Pelaksana Harian Komite ISPO

4 Juni 2025
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.