a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Pemerintah Terus Perkuat Hilirisasi Pangan Nasional

Mentan Sebut Ekspor CPO Naik Signifikan

18 Maret 2026
0
Share on FacebookShare on Twitter

PERKEBUNAN INDONESIA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebutkan ekspor minyak sawit mentah crude palm oil (CPO) yang mengalami kenaikan signifikan. Kenaikan tersebut turut memperkuat kinerja ekspor sektor pertanian secara keseluruhan.

Berdasarkan data kinerja Industri sawit total produksi mencapai angka 56 juta ton dengan total ekspor dari berbagai bentuk olahan komoditas tersebut menembus angka 32 juta ton.

Mentan Amran juga mengungkapkan, terdapat sejumlah perkembangan positif di sektor komoditas strategis lainnya. Cadangan beras nasional telah mencapai sekitar 4 juta ton, dan diproyeksikan terus meningkat hingga mendekati 5 juta ton dalam waktu dekat.

“Hari ini mencapai 4 juta ton, data dua hari lalu sudah 4 juta ton dan kemungkinan bulan depan sudah mencapai 5 juta ton,” ungkap Mentan Amran dikutip Selasa (17.3/3036).

Menurut Amran, cadangan beras tersebut cukup untuk 324 hari, sehingga semakin memperkuat ketahanan pangan nasional sampai akhir tahun.

Di sisi lain, tambah Mentan Amran, produk domestik bruto (PDB) sektor pertanian mencapai 5,74 persen, yang merupakan capaian tertinggi dalam 25 tahun terakhir.

Sedangkan angka tertinggi lainnya sektor pertanian pernah mendapatkan angka 4,83 di tahun 2008, dan 4,59 di tahun 2012

“PDB sektor pertanian ini tertinggi selama 25 tahun, 5,74 persen PDB sektor pertanian. Kemudian NTP (Nilai Tukar Petani), tingkat kesejahteraan petani, tertinggi selama 33 tahun,” kata Mentan Amran.

Diketahui NTP yang menjadi tonggak penting dalam penguatan daya beli masyarakat petani nasional menyentuh angka 125,45 mencerminkan rasio harga yang diterima petani meningkat lebih baik dibandingkan dengan biaya yang dibayar oleh petani.

Menurut Mentan Amran, capaian tersebut tidak terlepas dari berbagai kebijakan pemerintah, serangkaian deregulasi, efisiensi anggaran dan transformasi pertanian dan di antranya termasuk kenaikan harga pembelian pemerintah (HPP) serta penurunan harga pupuk yang turut meningkatkan kesejahteraan petani.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kondisi ketahanan pangan nasional saat ini menunjukkan fondasi yang kuat.

Presiden juga menekankan pentingnya terus mencermati seluruh komoditas pangan, terutama sumber protein bagi masyarakat.

“Saya kira ini juga sesuatu yang bisa kita yakini, suatu fondasi yang kuat. Apapun terjadi, pangan kita aman. Tentunya semua komoditas harus kita cermati, terutama masalah protein. Protein, saya kira yang paling cepat masalah protein adalah perikanan, perikanan darat, dan perikanan lepas pantai, dan perikanan tangkap,” tutur Presiden.

Pemerintah optimistis ketahanan pangan nasional semakin kokoh dan sekaligus memperkuat langkah Indonesia menuju swasembada pangan yang berkelanjutan. (sat)

Tags: BerascpoHPPMentan Andi Amran SulaimanPresiden Prabowoswasembada pangan

Related Posts

Pengembangan Perkebunan di Lahan Suboptimal Jadi Peluang Strategis

Kemenperin Perkuat Industri Kakao Siapkan 100 Cocoa Doctor

20 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing...

Kementan Kembangkan Kawasan Tebu Seluas 97.970 Hektare

Kementan Perkuat Langkah Lindungi Produktivitas Perkebunan

17 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Pertanian (Kementan) sigap menyiapkan mitigasi dampak cuaca terhadap komoditas perkebunan mengantisipasi potensi penurunan produktivitas...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

PT Rejo Manis Indo Targetkan Giling Tebu 1,55 Juta Ton

PT Rejo Manis Indo Targetkan Giling Tebu 1,55 Juta Ton

30 Mei 2026
Pemerintah Pastikan Pupuk Subsidi 2026 Sudah Bisa Ditebus Mulai 1 Januari

Pemerintah Pastikan Pupuk Subsidi 2026 Sudah Bisa Ditebus Mulai 1 Januari

31 Desember 2025
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.