a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
PT Rejo Manis Indo Targetkan Giling Tebu 1,55 Juta Ton

Pabrik Gula PT Rejo Manis Indo

PT Rejo Manis Indo Targetkan Giling Tebu 1,55 Juta Ton

30 Mei 2026
0
Share on FacebookShare on Twitter

PERKEBUNAN INDONESIA – PT Rejoso Manis Indo (RMI) Kabupaten Blitar – Mitr Phol Group, target bisa menggiling tebu hingga 1,55 juta ton di musim giling 2026. Hal ini sebagai dukungan swasembada gula nasional.

Vice President Director PT Rejoso Manis Indo – Mitr Phol Group Syukur Iwantoro mengemukakan, pada satu tahun ini cuaca cukup untuk tanaman tebu. Iklim yang baik tersebut membuat tebu bisa tumbuh dengan baik.

“Sekarang ini lebih kondusif, dari awal penanaman sampai kini. Iklimnya cocok untuk tebu. Pada penanaman musim hujan, peremajaan dan panen kemarau. Jadi ini ideal untuk tebu,” ujar Syukur, Sabtu (30/5/2026).

Lebih lanjut Syukur mengatakan pada musim giling 2026 ini, perusahaan menargetkan bisa menggiling tebu hingga 1,55 juta ton dengan rendemen minimal 8 persen bahkan hingga 9 persen.

Dengan tebu dan rendemen tersebut, diperkirakan bisa mendapatkan 128.000 ton gula hingga 135.000 ton gula kristal putih.

Syukur optimis, target tersebut dapat terealisasi. Kapasitas giling di perusahaan sebesar 10.000 TCD (ton cane per day), sehingga bisa sesuai dengan target.

Target produksi gula tahun 2026 ini, lanjut Syukur, juga lebih baik ketimbang 2025. Pada tahun 2025, cuaca tidak mendukung sehingga realisasi produksi tidak sampai 100.000 ton.

“Tapi tahun ini kondisinya bagus. Jadi tebu ini sangat tergantung sama iklim. Cuaca bagus, panen juga bagus,” ujar Syukur.

Syukur mengatakan, perusahaan ikut serta mendukung program swasembada gula pemerintah. Kebutuhan gula secara nasional mencapai 6,5 juta ton hingga 6,7 juta ton per tahun. Dengan hasil produksi dari RMI, ikut serta memenuhi kebutuhan gula nasional.

Syukur juga menambahkan, perusahaan selalu mendampingi petani tebu sehingga tanaman mereka bisa menjadi lebih baik.

“Kami terus melakukan bimbingan, pembinaan kepada petani, insentif kepada petani, termasuk di dalamnya sistem pembayaran, harga yang tepat sesuai dengan aturan pemerintah,” kata Syukur.

Sementara itu, Bupati Blitar Rijanto menuturkan, pemerintah kabupaten juga mendukung produksi gula menjadi lebih baik lagi.

Pemerintah memberikan fasilitas bongkar ratoon, kemudian penanaman bibit unggul tebu, sehingga kualitas tanaman menjadi lebih baik lagi.

“Petani tentunya selama ini sudah kerja keras, kami bimbing, kami dampingi untuk bongkar ratoon, penanaman bibit unggul tebu. Harapannya kalau ini kompak ditanam dengan baik, produksi tebu ke depan semakin bagus,” kata Bupati.

Bupati berharap dengan kualitas tebu yang menjadi makin baik, tentunya produksi gula bisa semakin meningkat. Dengan itu, tingkat kesejahteraan petani juga lebih baik lagi.

“Yang kemarin sudah bagus, tapi ini nanti akan lebih bagus lagi dan semakin tahun semakin meningkat. Karena ini adalah termasuk program strategis nasional ketahanan pangan. Programnya Presiden, tentunya harus kita dukung,” kata Bupati. (har/ant)

Tags: Kabupten BlitarPabrik gulaPT Rejo Manis IndoSwasemba gulaTebu

Related Posts

Rencana Perluasan Lahan untuk Bioetanol Dinilai Timbulkan Kerusakan Ekologis

Rencana Perluasan Lahan untuk Bioetanol Dinilai Timbulkan Kerusakan Ekologis

6 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA – Rencana pemerintah terkait perluasan kawasan tebu, jagung dan ubi seluas dua juta hektare untuk bahan...

Pemerintah Berharap Tak Impor Gula Tahun Ini

Kementan Matangkan Pengembangan Tebu untuk Bahan Baku Bioetanol

30 September 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Pertanian (Kementan) mematangkan pengembangan tebu dari hulu guna memastikan ketersediaan bahan baku bioetanol nasional...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Plus Minus Perbanyakan Kopi Secara Vegetatif dan Generatif

Plus Minus Perbanyakan Kopi Secara Vegetatif dan Generatif

30 Juni 2025
Hilirisasi Sawit Strategi Kunci Tekan Impor Solar Perkuat Ekonomi Nasional

Kemendag Terbitkan Aturan Tata Kelola Ekspor SDA Kelapa Sawit

10 Juni 2026
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.