a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Kementan Sebut Pengayaan Plasma Nutfah Sawit Perkuat Daya Saing

Kementan Sebut Pengayaan Plasma Nutfah Sawit Perkuat Daya Saing

9 Mei 2026
0
Share on FacebookShare on Twitter

PERKEBUNAN INDONESIA – Plt. Direktur Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan), Ali Jamil, menyebutkan, pengayaan plasma nutfah menjadi langkah penting dalam memperkuat daya saing industri sawit Indonesia secara berkelanjutan.

“Dengan keragaman genetik yang semakin kuat, kita memiliki peluang lebih besar untuk menghasilkan varietas unggul yang produktif, tahan terhadap perubahan iklim, serta mampu meningkatkan efisiensi budidaya,” ujar Ali Jamil saat pelepasan SDG asal Tanzania di Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Senin (5/5/2026).

Menurut Ali Jamil, pengayaan sumber daya genetik sawit ini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan industri kelapa sawit Indonesia.

Ali menambahkan, pelepasan SDG asal Tanzania juga menjadi tonggak penting dalam pengembangan inovasi berbasis riset di sektor perkebunan.

“Kami mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak, mulai dari peneliti, asosiasi, pelaku usaha hingga lembaga pemerintah. Sinergi seperti ini harus terus diperkuat agar Indonesia mampu menjaga posisi sebagai produsen sawit dunia yang berdaya saing dan berkelanjutan,” kata Ali Jamil.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pelepasan resmi bibit SDG Tanzania serta distribusi perdana bibit ke perusahaan mitra untuk pengujian lebih lanjut dalam program pemuliaan kelapa sawit nasional.

Pada kesempatan berbeda, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa penguatan riset dan inovasi menjadi kunci transformasi sektor perkebunan nasional, termasuk industri kelapa sawit.

“Ke depan, pertanian dan perkebunan harus berbasis inovasi dan teknologi. Kita tidak bisa hanya mengandalkan cara lama. Penguatan riset menjadi langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keberlanjutan perkebunan Indonesia,” ujar Menteri Amran.

Menurut Amran, pemerintah terus mendorong kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat lahirnya varietas unggul yang mampu menjawab tantangan global, mulai dari perubahan iklim hingga kebutuhan peningkatan produksi.

Sementara itu, Duta Besar Tanzania untuk Indonesia, Macocha Moshe Tembele menegaskan, pentingnya kolaborasi internasional dalam pengembangan industri kelapa sawit salah satunya melalui pelepasan SDG kelapa sawit.

“Hari ini kita tidak hanya melepas sumber daya genetik, tetapi juga merayakan ilmu pengetahuan dan kemitraan,” ungkap Tembele.

Menurut Tembele,  adalah kisah kolaborasi dua negara sahabat yang dipisahkan oleh Samudra Hindia, namun disatukan oleh tujuan bersama.

Tembele menyebut, pelepasan SDG tidak hanya menjadi kegiatan ilmiah, tetapi juga simbol kemitraan antara Indonesia dan Tanzania.

Menurut Tembele, kedua negara yang dipisahkan Samudra Hindia tersebut memiliki tujuan bersama dalam memajukan sektor pertanian.

Tembele juga menyoroti pentingnya kerja sama lintas negara sebagai solusi nyata dalam menghadapi tantangan global. (yog)

Tags: Benih sawitKementanSDG Sawit Tanzania

Related Posts

Pengembangan Perkebunan di Lahan Suboptimal Jadi Peluang Strategis

Kemenperin Perkuat Industri Kakao Siapkan 100 Cocoa Doctor

20 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing...

Produk Indikasi Geografis Teh Java Preanger Perluas Pasar ke Benua Amerika

Produk Indikasi Geografis Teh Java Preanger Perluas Pasar ke Benua Amerika

16 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Teh Java Preanger membuka peluang memperluas pasar internasional, khusus ke benua Amerika. Permintaan teh tersebut...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

A

Agrinas Palma Intensifikasi Kunci Jamin Ketersedian Bahan Baku Energi

8 September 2026
A

Aspekpir Minta Harga TBS Tetap Untungkan Petani Terkait Program B50

31 Oktober 2025
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.