a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
GAPKI Rayakan 45 Tahun, Mitra Strategis Pemerintah Kawal Industri Sawit Nasional

Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi bersama Ketua Umum GAPKI, Eddy Martono dan Pengurus GAPKI saat peluncuran buku "45 Tahun GAPKI untuk Negeri"

GAPKI Rayakan 45 Tahun, Mitra Strategis Pemerintah Kawal Industri Sawit Nasional

29 April 2026
0
Share on FacebookShare on Twitter

PERKEBUNAN INDONESIA – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menggelar syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 yang dirangkaikan dengan peluncuran buku berjudul “45 Tahun GAPKI untuk Negeri”.

Kegiatan ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang GAPKI sejak berdiri pada 1981 dalam mengawal dan mengembangkan industri kelapa sawit sebagai salah satu pilar strategis perekonomian nasional.

“Momentum 45 tahun ini bukan sekadar penanda usia, tetapi juga refleksi atas perjalanan panjang yang penuh dinamika, tantangan, dan pembelajaran, sekaligus memperkuat peran GAPKI sebagai mitra strategis pemerintah,” ujar Ketua Umum GAPKI, Eddy Martono di Jakarta, Rabu (29/4/2026).

Eddy menegaskan, industri kelapa sawit telah memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional, termasuk dalam penciptaan lapangan kerja dan pembangunan daerah.

“Industri sawit telah menjadi salah satu penopang perekonomian nasional, menciptakan jutaan lapangan kerja, serta mendorong pembangunan wilayah, khususnya di daerah,” ujar Eddy.

Turut hadir Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, Direktur Jenderal Industri Agro, Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika, para Duta Besar Negara Sahabat, Direktur BPDP Eddy Abdurrachman, para pimpinan  Asosiasi  Sawit, Apkasindo, Aspekpir, SAMADE, SPKS, para tokoh dan senior GAPKI, Para pengurus GAPKI Pusat dan Cabang, hingga insan pers baik nasional dan internasional.

Rangkaian kegiatan meliputi pemutaran video perjalanan GAPKI, sambutan Ketua Umum, penjelasan tim penulis buku, hingga penyerahan simbolis buku dan pemotongan tumpeng.

Buku “45 Tahun GAPKI untuk Negeri” yang diluncurkan dalam kesempatan tersebut merekam perjalanan organisasi dalam membangun industri sawit nasional yang tangguh, berkelanjutan, dan berdaya saing global.

Buku ini juga menegaskan kontribusi industri sawit sebagai sumber devisa, penggerak pembangunan daerah, serta penopang kesejahteraan jutaan masyarakat Indonesia.

Dirjen Industri Agro, Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi atas pencapaian GAPKI dalam Pembangunan industri sawit nasional.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas segala karya GAPKI, hingga hari ini dengan melaunching buku, memberikan legacy dan referensi bagi kita semua,” ujar Putu Juli Ardika.

Selama lebih dari empat dekade, GAPKI telah berkembang menjadi organisasi yang tidak hanya mewadahi pelaku usaha, tetapi juga berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam perumusan dan pengawalan kebijakan sektor kelapa sawit.

Dalam berbagai kebijakan penting, GAPKI secara aktif memberikan masukan berbasis data dan pengalaman lapangan, mulai dari penguatan ekspor nonmigas, program peremajaan sawit rakyat, implementasi prinsip keberlanjutan, hingga pengembangan biodiesel sebagai bagian dari strategi ketahanan energi nasional.

Peran tersebut tidak hanya dijalankan dalam lingkup domestik, tetapi juga diperluas ke tingkat global melalui diplomasi ekonomi dan komunikasi strategis untuk memperkuat posisi minyak sawit Indonesia di pasar internasional.

Sejalan dengan itu, GAPKI juga menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah, pelaku usaha, petani, dan masyarakat, guna memastikan kebijakan yang dihasilkan mampu menjaga keseimbangan antara kepentingan ekonomi, sosial, dan lingkungan.

“Kami mengapresiasi kebijakan pemerintah dalam mendukung pengembangan industri kelapa sawit. Sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha merupakan faktor penting dalam menjaga stabilitas dan daya saing industri di tingkat global,” ungkap Eddy.

Menurut Eddy, tantangan ke depan menuntut kerja sama yang semakin kuat antar seluruh pemangku kepentingan.

“Kami berharap ke depan sinergi ini dapat terus diperkuat, sehingga berbagai tantangan yang ada dapat dihadapi bersama dengan tetap mengedepankan kepentingan nasional,” tambah Eddy.

Sebagai organisasi yang tumbuh bersama dinamika industri, GAPKI juga terus mendorong penguatan tata kelola sektor sawit melalui peningkatan produktivitas, hilirisasi industri, penguatan riset dan teknologi, serta pemberdayaan petani sebagai bagian integral dari rantai pasok.

Memasuki usia ke-45, GAPKI menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045 melalui pengembangan industri sawit yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi.

Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kemajuan industri sawit nasional merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, petani, hingga masyarakat luas.

Ke depan, sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan diharapkan dapat terus diperkuat, sehingga industri kelapa sawit Indonesia mampu mempertahankan perannya sebagai salah satu tulang punggung perekonomian nasional sekaligus menghadapi berbagai tantangan global secara adaptif dan berkelanjutan.

Tags: GapkiIndustri sawit

Related Posts

Pengembangan Perkebunan di Lahan Suboptimal Jadi Peluang Strategis

Kemenperin Perkuat Industri Kakao Siapkan 100 Cocoa Doctor

20 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing...

Riset Ungkap Minum Kopi Secara Teratur Turunkan Risiko dari Liver

Riset Ungkap Minum Kopi Secara Teratur Turunkan Risiko dari Liver

18 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA – Hasil riset mengungkap minum kopi secara teratur menurunkan risiko penyakit liver atau hati. Namun untuk...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Lima Varietas Unggul Kakao Baru Siap Dikembangkan

Lima Varietas Unggul Kakao Baru Siap Dikembangkan

10 Juni 2026
Kemendag Lepas Ekspor Kopi Jawa Barat Senilai Rp2,64 Miliar ke Inggris

Kemendag Lepas Ekspor Kopi Jawa Barat Senilai Rp2,64 Miliar ke Inggris

23 Agustus 2026
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.