a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Astra Agro Catat Kinerja Positif Selama 2024

Astra Agro Catat Kinerja Positif Selama 2024

Astra Agro Catat Kinerja Positif Selama 2024

28 April 2025
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, perkebunanindonesia.com – PT Astra Agro Lestari Tbk atau (Astra Agro) mencatatkan kinerja positif selama tahun 2024. Hal ini ditopang harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) yang meningkat sepanjang 2024.

Hal tersebut diungkapkan dalam Public Expose (Pubex) tahunan yang digelar usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Menara Astra pada Senin (28/4/2024).

“Kenaikan harga telah mendorong revenue kami naik 5 persen year on year (yoy) menjadi Rp21,82 triliun dengan laba bersih Perseroan meningkat 9 persen dari Rp1,06 triliun menjadi Rp1,15 triliun pada tahun 2024,” ungkap Direktur Perseroan, Tingning Sukowignjo dalam keterangan resminya.

Selain itu, kata Tingning, Astra Agro juga melakukan efisiensi biaya, peningkatan keunggulan operasional, dan inovasi dalam proses produksi yang dijalankan secara konsisten sebagai bagian dari pembenahan berkelanjutan telah membuat Perseroan mampu memetik hasil yang lebih maksimal.

Sebagai informasi, harga rata-rata CPO di pasar Rotterdam mengalami peningkatan sebesar 12 persen dari US$964/ton pada tahun 2023 menjadi US$1.084/ton sepanjang tahun 2024.

Peningkatan harga global berdampak positif bagi harga rata-rata CPO perusahaan yang ikut meningkat sebesar 15,6 persen di tahun 2024 menjadi Rp12.883/kg dari Rp11.142/kg pada tahun 2023.

Di sisi lain, harga rata-rata minyak kedelai (soy oil) mengalami penurunan pada tahun lalu, karena jumlah produksi yang naik bila dibandingkan minyak nabati lainnya sehingga menciptakan pasar minyak nabati global menjadi lebih kompetitif.

Sepanjang tahun 2024, sebut Tingning, penjualan Astra Agro sebesar 69 persen ditujukan dari pasar domestik. Hal tersebut sejalan dengan komitmen untuk mensukseskan program pemerintah khususnya dalam memenuhi pasokan minyak sawit domestik melalui kebijakan Domestic Market Obligations (DMO).

Sedangkan 31 persen penjualan Astra Agro untuk memenuhi kebutuhan global melalui pasar ekspor ke berbagai negara, diantaranya ke China, India, Korea Selatan, dan Pakistan.

Atas kinerja Perseroan yang solid, dalam RUPST tersebut para pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih perseroan yang berakhir tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp1,1 triliun.

Selain itu disetujui pula pembagian dividen sebesar Rp515,8 miliar atau setara dengan Rp268 per lembar saham. Pada tanggal 24 Oktober 2024, Perseroan telah melakukan pembayaran dividen interim sebesar Rp161,7 miliar yang setara dengan Rp84 per lembar saham. Sisanya sebesar Rp354,1 miliar atau setara dengan Rp184 per lembar saham akan dibayarkan pada tanggal 28 Mei 2025 pada pemegang saham.

RUPST 2025, para Pemegang Saham menyetujui agenda perubahan susunan Anggota Direksi Perseroan, yakni  Santosa ditunjuk sebagai Presiden Komisaris menggantikan Chiew Sin Cheok.

Demikian juga pada anggota Direksi Perseroan yakni Djap Tet Fa ditunjuk sebagai Presiden Komisaris menggantikan Santosa, Veronica Lusi Herdiyanti juga ditunjuk untuk menggantikan Djap Tet Fa selaku Direksi Perseroan.  Bandung Sahari selaku direksi menggantikan M. Hadi Sugeng Wahyudiono yang memasuki masa pensiun. (yr)

Tags: sawit

Related Posts

Pengembangan Perkebunan di Lahan Suboptimal Jadi Peluang Strategis

Kemenperin Perkuat Industri Kakao Siapkan 100 Cocoa Doctor

20 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing...

Produk Indikasi Geografis Teh Java Preanger Perluas Pasar ke Benua Amerika

Produk Indikasi Geografis Teh Java Preanger Perluas Pasar ke Benua Amerika

16 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Teh Java Preanger membuka peluang memperluas pasar internasional, khusus ke benua Amerika. Permintaan teh tersebut...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Kementan Optimistis Swasembada Gula Konsumsi 2027 Tecapai

Pengembangan Tebu Dipercepat untuk Dukung Kemandirian Energi Nasional

22 September 2026
Dua Varietas Tebu Unggul Resmi Dilepas

Dua Varietas Tebu Unggul Resmi Dilepas

18 Juni 2025
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.