a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Pupuk ZA Subsidi Kini Tersedia untuk Petani Tebu

Pupuk ZA Subsidi Kini Tersedia untuk Petani Tebu

18 Juli 2025
1
Share on FacebookShare on Twitter

Perkebunanindonesia.com – Pemerintah memutuskan bahwa pupuk ZA subsidi kini sudah dapat diberikan kepada petani tebu plasma.

“Untuk petani tebu seluruh Indonesia, (pupuk) ZA sudah bisa diberikan. Itu pupuk subsidi,” ujar Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman usai menghadiri Rakortas pangan di, Jakarta, seperti dikutip Kamis (17/7/2025).

Mentan mengatakan, ketersediaan pupuk subsidi sekarang sudah sesuai dengan kebutuhan para petani tebu.

Sebelumnya, pupuk ZA tidak lagi tersedia dalam skema subsidi, sehingga petani harus membeli pupuk non-subsidi dengan harga jauh lebih mahal.

Kondisi tersebut telah meningkatkan biaya produksi dan menjadi keluhan utama di kalangan petani.

Sebagai informasi, pupuk bersubsidi hanya diperuntukkan bagi sembilan komoditas strategis yang terdaftar dalam sistem e-RDKK (Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok).

Kesembilan komoditas itu masing-masing Tanaman pangan: padi, jagung, kedelai ; Hortikultura: cabai, bawang merah, bawang putih; Perkebunan: tebu rakyat, kakao, dan kopi.

Namun, dalam implementasinya, pupuk ZA sempat tidak tersedia di lapangan sebagai pupuk bersubsidi, termasuk untuk komoditas tebu, padahal pupuk tersebut sangat dibutuhkan oleh petani.

Petani tebu menyayangkan hal tersebut karena pupuk ZA mengandung unsur nitrogen dan belerang yang sangat penting bagi pertumbuhan tanaman tebu serta mampu meningkatkan rendemen atau kadar gula dalam batang tebu.

Mentan Amran menekankan, untuk mewujudkan swasembada tebu perlu didukung dengan pupuk memadai.

“Sekarang sudah dijawab. Pemerintah hadir untuk petani. ZA subsidi kembali dibuka untuk petani tebu,” tegas Mentan Amran.

Langkah pemerintah untuk kembali membuka akses pupuk ZA subsidi bagi petani tebu dipandang strategis dalam mendukung peningkatan produktivitas tebu nasional.

Selain itu, distribusi pupuk subsidi yang tepat waktu dan sesuai kebutuhan sangat penting untuk menjaga stabilitas pasokan pangan nasional dan menekan biaya produksi petani.

“Ini adalah bagian dari komitmen pemerintah untuk terus mendukung petani, terutama di sentra-sentra produksi pangan. Ketahanan pangan harus dibangun dari bawah, dari petani,” tegas Mentan Amran.

Dengan dibukanya kembali akses terhadap pupuk ZA subsidi, Mentan berharap para petani tebu, khususnya petani plasma, dapat lebih optimal dalam menjalankan budidaya dan meningkatkan produktivitas lahan mereka.

“Dengan kebijakan ini, diharapkan produktivitas dan semangat petani tebu meningkat. Target kita swasembada gula nasional dapat tercapai lebih cepat dan ini harus berkelanjutan,” kata Mentan Amran. (sat)

Tags: Mentan Andi Amran SulaimanPetani tebuPupuk subsidiswasembada gula

Related Posts

Pengembangan Perkebunan di Lahan Suboptimal Jadi Peluang Strategis

Kemenperin Perkuat Industri Kakao Siapkan 100 Cocoa Doctor

20 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing...

Produk Indikasi Geografis Teh Java Preanger Perluas Pasar ke Benua Amerika

Produk Indikasi Geografis Teh Java Preanger Perluas Pasar ke Benua Amerika

16 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Teh Java Preanger membuka peluang memperluas pasar internasional, khusus ke benua Amerika. Permintaan teh tersebut...

Comments 1

  1. Ping-balik: Pemerintah Jamin Ketersediaan Pupuk Subsidi bagi Petani - perkebunanindonesia.com

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Kementan Kembangkan Kawasan Tebu Seluas 97.970 Hektare

Dua Juta Hektare Lahan Disiapkan untuk Bioetanol, Tebu Salah Satunya

21 September 2026
Saham Meroket, PGUN Milik Anak Haji Isam Disuspend BEI

Harga Saham Meroket, PGUN Milik Anak Haji Isam Disuspend BEI

29 Juli 2025
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.