PERKEBUNAN INDONESIA – PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam mendukung pengembangan komoditas perkebunan dan pangan nasional berbasis riset, inovasi, dan keberlanjutan. Kolaborasi tersebut ditandai melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Yogyakarta.
“Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam membangun ekosistem industri perkebunan dan pangan yang lebih modern dan berbasis ilmu pengetahuan,” ungkap Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Mohammad Abdul Ghani, Jumat (29/5/2026).
Lebih lanjut Abdul Ghani mengatakan, pihaknya meyakini bahwa penguatan riset, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia menjadi faktor utama dalam meningkatkan daya saing sektor agribisnis nasional.
Abdul Ghani berharap kolaborasi dengan UGM mampu mempercepat pengembangan industri perkebunan nasional yang lebih adaptif terhadap tantangan global dan perkembangan teknologi.
Kerja sama ini menjadi bagian dari langkah perusahaan dalam memperkuat transformasi sektor agribisnis nasional melalui sinergi antara dunia industri dan institusi pendidikan tinggi.
Fokus awal kolaborasi diarahkan pada pengembangan komoditas kelapa sawit sebagai salah satu sektor strategis nasional yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia, baik dari sisi ekspor, penyerapan tenaga kerja, maupun pembangunan wilayah.
Selain sektor sawit, kedua pihak juga akan membuka peluang pengembangan komoditas pangan strategis lainnya seperti jagung dan kedelai guna mendukung program ketahanan pangan nasional dan penguatan industri pangan dalam negeri.
PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang pengelolaan dan pengembangan komoditas strategis nasional. Perusahaan terus mendorong pengembangan usaha berbasis tata kelola modern, hilirisasi industri, inovasi, dan prinsip keberlanjutan guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Melalui kerja sama ini, UGM akan terlibat dalam penyusunan kajian strategis, pengembangan riset dan teknologi, serta pendampingan ilmiah untuk mendukung pengembangan sektor perkebunan dan pangan.
Ruang lingkup kerja sama mencakup penguatan produktivitas, pengembangan sistem budidaya berkelanjutan, hilirisasi agroindustri, pemberdayaan petani, penguatan tata kelola, hingga pengembangan aspek lingkungan dan sosial.
Sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia, UGM memiliki kapasitas akademik yang kuat melalui berbagai fakultas dan pusat studi multidisiplin.
Hal tersebut dinilai sangat relevan untuk mendukung pengembangan inovasi di bidang agronomi, teknologi pertanian, bioteknologi, rekayasa industri, ekonomi, lingkungan, transformasi digital, hingga penerapan kecerdasan buatan dalam sektor perkebunan dan pangan. (far)




