PERKEBUNAN INDONESIA – Presiden Prabowo Subianto turut menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan Indonesia mencapai swasembada beras lebih cepat dari target awal yang ditetapkan selama empat tahun.
Presiden juga menyampaikan bahwa cadangan beras pemerintah saat ini berada pada tingkat tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia.
“Hari ini cadangan beras kita di gudang pemerintah lebih dari 3 juta ton. Tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia. Ini saya kira adalah akibat kerja keras semua unsur,” ujar Presiden, Selasa (6/1/2026).
Presiden Prabowo menegaskan capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh insan pertanian, khususnya para petani, penyuluh, serta seluruh jajaran pemerintah yang konsisten menjalankan agenda pembangunan pertanian.
Dalam pidato retreat di Hambalang Bogor, Presiden Prabowo juga menyampaikan rasa bangga atas meningkatnya produktivitas pertanian nasional, khususnya pada komoditas beras yang saat ini berada pada level tinggi.
Karena itu, lanjut Prabowo, sektor pertanian memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas ekonomi, ketersediaan pangan, serta martabat bangsa di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
“Dengan penuh rasa syukur dan kebanggaan, saya melihat bahwa sektor pertanian kita menunjukkan kinerja yang sangat baik. Ini adalah bukti bahwa bangsa Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri dalam urusan pangan,” kata Prabowo.
Menurut Prabowo, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kebijakan yang berpihak pada petani, penguatan sarana dan prasarana pertanian, serta optimalisasi lahan dan sistem irigasi.
“Pertanian adalah fondasi kekuatan bangsa. Jika pangan kita kuat, maka negara kita akan kuat,” tegas Prabowo.
Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan terima kasih kepada para petani dan seluruh insan pertanian yang telah bekerja tanpa lelah demi memenuhi kebutuhan pangan rakyat Indonesia.
Presiden berharap, semangat dan dedikasi tersebut terus terjaga untuk mewujudkan Indonesia yang mandiri, berdaulat, dan sejahtera. (sat)




