a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Pemerintah Bangun Pabrik NPK Nitrat Pertama

Pemerintah Bangun Pabrik NPK Nitrat Pertama

28 Desember 2025
0
Share on FacebookShare on Twitter

PERKEBUNAN INDONESIA – Pemerintah bangun pabrik NPK Nitrat pertama di Indonesia guna memperkuat kemandirian pupuk nasional.

Produksi dalam negeri ini ditujukan untuk mengurangi ketergantungan impor sekaligus menekan biaya produksi pertanian guna mendukung ketahanan pangan nasional.

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono atau akrab disapa Mas Dar menjelaskan, pabrik berkapasitas 100 ribu per tahun tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2027.

“Kita mengganti pabrik yang sudah tua karena sudah tidak efisien. Sehingga kita harapkan selain produktivitasnya meningkat,” kata Wamentan Sudaryono usai groundbreaking pabrik pupuk NPK Nitrat PT Pupuk Kujang di Cikampek, Jawa Barat, Senin (23/12/2025).

Wamentan juga berharap pabrik NPK ini dapat menekan ongkos produksi, sehingga bisa mensubtitusi impor pupuk.

Wamentan Sudaryono mengungkapkan bahwa pembangunan pabrik NPK Nitrat ini merupakan bagian dari rencana pembangunan tujuh pabrik pupuk baru hingga tahun 2029.

”Ini bagian dari 7 pabrik yang kita bangun sampai dengan tahun 2029. Sehingga kebutuhan pupuk harus selaras dengan tuntutan program yang akan dijalanan oleh pemerintah,” jelas Sudaryono.

Lebih lanjut, Mas Dar juga menyampaikan bahwa selain peningkatan kapasitas produksi, pemerintah juga terus melakukan pembenahan tata kelola pupuk, mulai dari penyederhanaan distribusi hingga kebijakan harga.

Salah satunya melalui diskon harga pupuk subsidi sebesar 20 persen yang telah diputuskan Presiden.

Sementara itu Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi mengatakan, selama ini Indonesia tercatat masih mengimpor sekitar 450 ribu ton NPK Nitrat per tahun.

Menurut Rahmad, pabrik NPK Nitrat di Pupuk Kujang menjadi tonggak penting bagi industri pupuk nasional.

“Selama ini Indonesia mengimpor NPK Nitrat 450 ribu ton. Hari ini kita bangun dengan kapasitas 100 ribu ton per tahun di Pupuk Kujang,” kata Rahmad.

“Perlahan kita akan upayakan untuk bisa mendominasi rumah kita sendiri sehingga sebagian besar dari NPK Nitrat yang beredar di Indonesia harapannya akan keluar dari produksi Pupuk Indonesia Group,” terang Rahmad.

Dengan investasi sekitar Rp550–600 miliar, kata Rahmad, pabrik ini tidak hanya ditujukan untuk menggantikan impor, tetapi juga menurunkan harga pupuk NPK Nitrat agar lebih terjangkau bagi petani.

Upaya tersebut diharapkan dapat menekan biaya produksi pertanian sekaligus meningkatkan daya saing produk pertanian nasional.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa ketersediaan pupuk yang memadai dan terjangkau menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian dan keberlanjutan lingkungan.

“Mudah-mudahan Pupuk Indonesia bisa terus memproduksi kepentingan pupuk yang bisa mendorong produktivitas dengan menumbuhkan kembali unsur-unsur hara dan mikroorganisme di sawah-sawah masyarakat,” kata Dedi.

Gubernur Dedi berharap apa yang dibutuhkan ke depan harus semakin memperbanyak juga pupuk organiknya karena itu menjadi bagian penting untuk membangun dan mengembangkan mikroorganisme sawah. (sat)

Tags: PT Pupuk IndonesiaPuouk subsidiPupuk NPK NitratWamentan Sudaryono

Related Posts

Pengembangan Perkebunan di Lahan Suboptimal Jadi Peluang Strategis

Kemenperin Perkuat Industri Kakao Siapkan 100 Cocoa Doctor

20 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing...

Produk Indikasi Geografis Teh Java Preanger Perluas Pasar ke Benua Amerika

Produk Indikasi Geografis Teh Java Preanger Perluas Pasar ke Benua Amerika

16 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Teh Java Preanger membuka peluang memperluas pasar internasional, khusus ke benua Amerika. Permintaan teh tersebut...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Varietas Sawit Unggul Astra Agro Anti Gano

Varietas Sawit Unggul Astra Agro Anti Gano Disetujui Dilepas, Apa Keunggulannya?

19 Mei 2025
Ekspor Hasil Tembakau Capai Meningkat 21,7 Persen

Ekspor Hasil Tembakau Meningkat 21,7 Persen

3 Juni 2025
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.