a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Meski Konflik Global Ekspor Sawit Masih Berjalan

Meski Konflik Global Ekspor Sawit Masih Berjalan

12 Maret 2026
0
Share on FacebookShare on Twitter

PERKEBUNAN INDONESIA – Meski ada konflik global memicu lonjakan biaya logistik dan asuransi pengiriman hingga sekitar 50 persen, ekspor sawit Indonesia hingga kini masih berjalan.

“Dengan perang ini yang kondisi global seperti ini kita bersyukur sawit masih jalan. Sawit masih ekspornya masih jalan,” ungkap Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Eddy Martono di Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Eddy mengakui, konflik Amerika Sarikat-Israel dengan Iran berdampak terjadinya kenaikan biaya yang luar biasa. “Kenaikan biaya logistik dengan insurance itu kira-kira 50 persen kenaikannya,” katanya.

Menurut Eddy, meskipun ada indikasi penurunan permintaan baru akibat kenaikan biaya transportasi, kontrak ekspor yang sudah berjalan tetap dipenuhi dan pengiriman masih berlangsung ke berbagai negara tujuan utama seperti India dan China.

Di dalam negeri, tambah Eddy, konsumsi sawit juga terus meningkat, terutama untuk kebutuhan energi melalui program biodiesel.

Eddy menyebutkan, pada 2025, konsumsi domestik mencapai 24,7 juta ton, naik sekitar 3,6 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara konsumsi biodiesel sendiri meningkat hingga 12,7 juta ton, naik sekitar 10,9 persen.

Minyak sawit merupakan salah satu komoditas yang menjadi penopang utama ekspor Indonesia. Pada 2025, produksi crude palm oil (CPO) Indonesia mencatatkan peningkatan signifikan.

“Tahun 2025 ini ada kenaikan produksi dari CPO itu kira-kira 51 juta ton atau secara total ini secara total produksi kita dengan PKO itu nah 56 juta,” kata Eddy.

Data menunjukkan produksi CPO Indonesia pada 2025 mencapai sekitar 51,6 juta ton, naik sekitar 7,5 persen dibanding 2024 yang berada di angka 48,16 juta ton.

Kenaikan ini turut didukung kondisi cuaca yang baik sepanjang tahun serta harga sawit yang relatif tinggi pada tahun sebelumnya sehingga petani lebih intensif merawat kebun.

Di sisi pasar global, permintaan ekspor juga masih kuat. Sepanjang 2025, volume ekspor sawit Indonesia tumbuh 9,5 persen, dari 29,5 juta ton menjadi 32,3 juta ton. Harga minyak sawit yang relatif lebih kompetitif dibanding minyak nabati lain menjadi faktor pendorong utama.

Program biodiesel menjadi bagian penting dari strategi Indonesia mengurangi ketergantungan pada energi fosil impor.

Saat ini implementasi program berada pada bauran B40, dengan peningkatan ke level lebih tinggi seperti B50 dalam jangka panjang.

Menurut Eddy, peningkatan program biodiesel harus diiringi dengan peningkatan produksi agar tidak mengganggu keseimbangan ekspor.

“Menteri Pertanian minta supaya kita memang setuju untuk peningkatan produktivitas untuk meningkatkan produksi kita karena program pemerintah ini akan swasembada energi utamanya untuk biodiesel. Jalan satu-satunya adalah kita harus meningkatkan produksi.” Ungkap Eddy. (sat)

Tags: BiodiselcpoEkspor sawitKetua umum.Gapki

Related Posts

BPDP Dukung Ekosistem Kelapa dari Hulu hingga Hilir

BPDP Dukung Ekosistem Kelapa dari Hulu hingga Hilir

21 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mendukung pengembangan ekosistem kelapa Indonesia secara menyeluruh, mulai dari sektor...

Pengembangan Perkebunan di Lahan Suboptimal Jadi Peluang Strategis

Kemenperin Perkuat Industri Kakao Siapkan 100 Cocoa Doctor

20 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Bapanas Sebut Pentingnya Sinergi Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

Bapanas Sebut Pentingnya Sinergi Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

22 Juni 2025
GAPKI Gelar Kampanye Sawit Indonesia Ramah Anak

GAPKI Gelar Kampanye Sawit Indonesia Ramah Anak

26 Juni 2025
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.