PERKEBUNAN INDONESIA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebutkan industri pengolahan kelapa di tanah air masih terbatas. Padahal peluangnya besar dengan nilai tambah berkali lipat.
“Kelapa kita sangat melimpah dan nilainya bisa meningkat berkali-kali lipat jika diolah. Tapi industri pengolahannya masih terbatas. Ini peluang besar yang harus segera diambil,” ungkap Amran dikutip Minggu (3/5/2026).
Menurut Mentan Amran, Indonesia memiliki potensi kelapa yang sangat besar, namun belum dioptimalkan dari sisi pengolahan.
Mentan pun menantang pengusaha, khususnya generasi muda, untuk mengambil peran strategis dalam mengembangkan industri kelapa melalui penguatan hilirisasi guna meningkatkan nilai tambah dan daya saing Indonesia di pasar global.
Mentan Amran menekankan bahwa keberanian menjadi kunci utama dalam dunia usaha. “Kalau jadi pengusaha, jangan terlalu banyak berpikir tanpa aksi. Harus berani. Mulai saja dulu, bangun pabrik, kembangkan usaha. Peluang itu tidak datang dua kali,” tegasnya.
Menurut Amran, jika kita serius membangun dari hulu ke hilir, Indonesia bisa menjadi pemain utama dunia. Kita punya semua: lahan, iklim, dan sumber daya,” katanya.
Mentan Amran mengajak pengusaha untuk berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. “Jangan hanya jadi penonton. Indonesia butuh pengusaha berani yang siap membangun industri dan membuka lapangan kerja. Kita bisa menjadi kekuatan ekonomi dunia,” tandasanya.
Kementerian Pertanian (Kementan) sendiri terus mempercepat pengembangan hilirisasi kelapa secara nasional. Pada 2026, pengembangan kawasan hilirisasi ditargetkan mencapai 150.000 hingga 154.000 hektare, melonjak signifikan dari sekitar 11.515 hektare pada 2025.
Program ini menjadi bagian dari strategi besar hilirisasi perkebunan nasional yang ditargetkan mampu menyerap hingga 1,6 juta tenaga kerja hingga 2027.
Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan nilai tambah komoditas kelapa yang selama ini masih didominasi ekspor bahan mentah, sekaligus membuka peluang industri pengolahan di dalam negeri.
Di tengah meningkatnya permintaan global terhadap produk turunan kelapa, Amran mengajak pelaku usaha untuk memanfaatkan momentum tersebut. (sat)




