a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Manfaat Industri Sawit tak Muncul Secara Instan

Manfaat Industri Sawit tak Muncul Secara Instan

5 Maret 2026
0
Share on FacebookShare on Twitter

PERKEBUNAN INDONESIA – Manfaat yang dihasilkan industri kelapa sawit tidak muncul secara instan, melainkan merupakan hasil dari pengelolaan yang terintegrasi di sepanjang rantai nilai.

Demikian diungkapkan Director of Corporate Affairs RGE Palm Business Asian Agri Johan Kurniawan dalam kegiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan Asian Agri bersama Apical di Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Di sektor hulu, kata Johan, Asian Agri memastikan pengelolaan perkebunan dimulai dari dasar yang tepat. Hal ini mencakup penggunaan bibit unggul Topaz, penerapan praktik budidaya yang bertanggung jawab, serta program peremajaan atau replanting untuk menjaga produktivitas tanpa membuka lahan baru.

Kemitraan dengan petani juga menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan industri kelapa sawit.

“Keberlanjutan tidak mungkin dibangun sendirian. Kemitraan yang kuat dengan petani menjadi kunci untuk menciptakan industri kelapa sawit yang tangguh dan bertanggung jawab,” tambah Johan.

Sementara itu di sektor hilir, Apical mengolah minyak sawit menjadi berbagai produk bernilai tambah mellui rantai pasok yang terintegrasi.

Produk tersebut tidak hanya hadir dalam bentuk minyak goreng, tetapi juga menjadi bahan baku bagi berbagai kebutuhan industri, mulai dari oleokimia hingga energi terbarukan seperti sustainable aviation fuel (SAF).

Bulan Ramadan menjadi waktu untuk refleksi dan pembaruan. Bagi industri kelapa sawit, momentum ini menjadi kesempatan untuk melihat manfaat satu komoditas ini di berbagai aspek kehidupan, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga berbagai sektor industri.

Acara ini dihadiri sejumlah perwakilan media dan menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi sekaligus berbagi pandangan mengenai perkembangan industri kelapa sawit serta kontribusinya dalam kehidupan sehari-hari dan perekonomian Indonesia.

Johan menyampaikan bahwa nilai-nilai yang diajarkan selama Ramadan memiliki kesamaan dengan prinsip yang diperlukan dalam pengelolaan industri kelapa sawit yang bertanggung jawab.

“Ramadan mengajarkan kita tentang integritas dan konsistensi—melakukan hal yang benar bahkan ketika tidak ada yang melihat. Prinsip yang sama juga penting dalam memastikan pengelolaan kelapa sawit yang bertanggung jawab dan berkelanjutan,” ujar Johan.

Semangat kebermanfaatan tersebut juga tercermin dalam berbagai inisiatif yang dilakukan selama Ramadan.

Di wilayah operasionalnya di Sumatera Utara, Riau, dan Jambi, Asian Agri kembali menyelenggarakan bazar minyak goreng bagi masyarakat sekitar menjelang Idul Fitri.

Melalui kegiatan ini, warga dapat membeli minyak goreng premium dengan harga terjangkau untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga selama Ramadan.

Apical juga turut berpartisipasi dalam program bazar minyak goreng yang diselenggarakan bersama Kementerian Perindustrian. Selama tiga hari pelaksanaan, sekitar 600 karton minyak goreng merek Minyakita dan Camar disalurkan kepada masyarakat.

Inisiatif-inisiatif ini menjadi salah satu upaya untuk memastikan bahwa manfaat industri kelapa sawit dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Menutup acara, Johan menekankan bahwa Ramadan menjadi pengingat bahwa pertumbuhan yang berkelanjutan tidak hanya ditentukan oleh inovasi dan produktivitas, tetapi juga oleh integritas, kemitraan, serta komitmen untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat luas melalui berbagai program dan inisiatif. (yer)

Tags: ApicalAsian AgriIndustri sawit

Related Posts

Pengembangan Perkebunan di Lahan Suboptimal Jadi Peluang Strategis

Kemenperin Perkuat Industri Kakao Siapkan 100 Cocoa Doctor

20 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing...

Riset Ungkap Minum Kopi Secara Teratur Turunkan Risiko dari Liver

Riset Ungkap Minum Kopi Secara Teratur Turunkan Risiko dari Liver

18 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA – Hasil riset mengungkap minum kopi secara teratur menurunkan risiko penyakit liver atau hati. Namun untuk...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Bappenas Luncurkan Peta Jalan Hilirisasi Rempah

Bappenas Luncurkan Peta Jalan Hilirisasi Rempah

12 Desember 2025
Koperasi Karyawan Pilar Baru Kesejahteraan Pekerja

Koperasi Karyawan Pilar Baru Kesejahteraan Pekerja

16 Juli 2026
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.