a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Kementerian ESDM Uji Coba B50, Ini Hasilnya

Uji Coba B50 (dok ESDM)

Kementerian ESDM Uji Coba B50, Ini Hasilnya

22 April 2026
0
Share on FacebookShare on Twitter

PERKEBUNAN INDONESIA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melanjutkan uji coba penggunaan bahan bakar biodiesel B50 pada semua sektor, termasuk sektor otomotif. Ini dia hasilnya.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi, mengungkapkan, uji coba B50 ini dimulai dari uji laboratorium mulai awal tahun 2025.

“Awal 2025 kita sudah melakukan uji teknis laboratorium dan sudah selesai di pertengahan tahun lalu. Lalu kita memang sudah melakukan kick off dan serentak uji di 6 sektor,” ujar Eniya di Lembang, Kabupaten Bandung, Selasa (21/4.2026).

Pengujian kemudian dilanjutkan dengan uji coba B50 pada mesin Diesel yang dimulai serentak sejak Desember 2025 di sejumlah sektor pengguna yaitu sektor otomotif, angkutan laut, mesin dan alat pertanian, mesin dan alat berat tambang, kereta api dan pembangkit.

Sektor otomotif menjadi salah satu fokus utama untuk memastikan kesiapan implementasi B50, termasuk melalui uji jalan pada kondisi operasional sehari-hari.

“Jadi otomotif, tambang, alat pertanian, kelautan, lalu pembangkit, satu lagi kereta. Nah itu serentak dilakukan mulai tanggal 9 Desember 2025,” kata Eniya.

Lebih lanjut Eniya menambahkan, seluruh proses uji dilakukan secara bertahap dan terukur, termasuk mencakup berbagai tipe kendaraan dan kondisi operasional, guna memastikan standar teknis, keandalan dan keselamatan tetap terjaga.

Setelah menyelesaikan uji jalan, kendaraan akan dicek secara menyeluruh untuk melihat kinerja dan dampak bahan bakar B50 terhadap mesin kendaraan.

“Bulan Mei nanti semua (kendaraan) sektor otomotif untuk di bawah 3,5 ton mencapai target 50.000 km,” ujar Eniya.

Setelah selesai 50.000 km, lanjut Einya, nanti ada pengecekan semua engine. Untuk kendaraan di atas 3,5 ton sudah selesai memenuhi target jarak tempuh 40.000 km.

Hingga April 2026, hasil sementara uji jalan menunjukkan bahwa penggunaan B50 pada kendaraan diesel berada dalam kondisi aman dan tidak ditemukan adanya kendala yang signifikan.

Uji jalan kendaraan kategori di atas 3,5 ton seluruhnya telah selesai melaksanakan target jarak tempuh 40.000 km.

Sedangkan untuk di bawah 3,5 ton baru sampai 40.000 km dari target 50.000 km dengan kondisi mesin dan filter bahan bakar dalam kategori baik serta masih berada dalam batas standar yang direkomendasikan pabrikan.

Pemerintah mempercepat implementasi mandatori biodiesel 50 persen (B50) untuk mengatasi lonjakan harga minyak mentah. Pemerintah telah menargetkan penggunaan B50 di seluruh Indonesia akan dimulai pada 1 Juli 2026 mendatang.

Anggota Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) Abdul Rochim) merespon secara positif hasil sementara dari uji jalan B50. Dia berharap standar/spesifikasi bahan bakar yang sedang diujikan akan digunakan untuk implementasi B50 mendatang.

“Kami berharap bahwa spek bahan bakar yang digunakan untuk uji ini menjadi spek untuk implementasi B50” ujar Rochim.

Hasil pengujian B50 menunjukkan bahwa kualitas bahan bakar B100 untuk campuran 50 persen (B50) telah memenuhi spesifikasi yang dipersyaratkan.

Pengujian B50 itu khususnya pada parameter yang dilakukan perbaikan yaitu kadar air, monogliserida dan kestabilan oksidasi sesuai rekomendasi Komite Teknis Bioenergi cair, yaitu kadar air menjadi maksimum sebesar 300 ppm dari 320 ppm untuk B40, monogliserida menjadi maksimum 0,47 persen massa dari 0,5 persen massa untuk B40 dan kestabilan oksidasi menjadi minimal 900 menit dari minimal 720 menit untuk B40.

Pengujian performa dan konsumsi bahan bakar juga menunjukkan bahwa kinerja kendaraan tetap stabil, dengan konsumsi bahan bakar berada dalam rentang standar pabrikan serta tidak menunjukkan penurunan performa yang signifikan.

Pada pengujian emisi menunjukkan bahwa parameter karbon monoksida (CO) dan opasitas masih berada di bawah batas yang ditentukan sesuai standar yang berlaku.

Kemudian dari hasil evaluasi kondisi mesin dan aspek operasional, didapatkan hasil bahwa komponen mesin, pelumas, serta sistem bahan bakar tetap dalam kondisi baik dan sesuai dengan rekomendasi pabrikan selama periode pengujian. (far)

Tags: B50biodisel B50GaikindoKementerian ESDM

Related Posts

Pengembangan Perkebunan di Lahan Suboptimal Jadi Peluang Strategis

Kemenperin Perkuat Industri Kakao Siapkan 100 Cocoa Doctor

20 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing...

Kementan Kembangkan Kawasan Tebu Seluas 97.970 Hektare

Kementan Perkuat Langkah Lindungi Produktivitas Perkebunan

17 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Pertanian (Kementan) sigap menyiapkan mitigasi dampak cuaca terhadap komoditas perkebunan mengantisipasi potensi penurunan produktivitas...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Pemerintah Targetkan Swasembada Gula Kristal Putih 2026

Pemerintah Targetkan Swasembada Gula Kristal Putih 2026

21 November 2025
Bapanas Satgas Perketat Awasi Peredaran Gula Rafinasi

Kemenperin Dukung Penertiban Peredaran Gula Rafinasi Ilegal

18 Juli 2025
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.