a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Kementan Targetkan Swasembada Bawang Putih dalam Tiga Tahun

Kementan Targetkan Swasembada Bawang Putih dalam Tiga Tahun

18 Juni 2026
0
Share on FacebookShare on Twitter

PERKEBUNAN INDONESIA – Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan wujudkan swasembada bawang putih dalam tiga tahun nasional melalui pembangunan ekosistem terintegrasi dari perbenihan hingga pemasaran untuk konsumsi.

“Ekosistemnya kita bangun dari benih sampai konsumsi. Dulu pendekatannya parsial sehingga tidak jalan. Sekarang kita kawal bersama, tiga tahun insyaallah bisa swasembada,” ungkap Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, Rabu (17/6/2026).

Mentan Amran menegaskan pemerintah akan menjamin harga, menyediakan benih, sarana produksi, alat mesin pertanian (alsintan), serta memperkuat peran BUMN pangan agar petani memiliki kepastian usaha dan mampu meningkatkan produksi secara berkelanjutan.

Lebih lanjut Mentan menuturkan, fokus utama saat ini adalah menyiapkan benih untuk mendukung produksi.

Pemerintah, lanjut Mentan, hadir sebagai penggerak utama dengan memberikan bantuan benih, alsintan, serta menjamin penyerapan hasil produksi. Harga Pembelian Pemerintah (HPP) bawang putih basah juga disiapkan agar petani memperoleh keuntungan yang layak dan memiliki kepastian usaha.

“Kita support petani. HPP bawang putih basah disiapkan supaya petani tidak rugi. Pemerintah hadir sebagai trigger untuk menggerakkan produksi bawang putih nasional. Swasta, kami kawal. Dan impor kita tekan kerannya,” jelas Amran.

Amran mengatakan, bantuan benih akan difokuskan untuk memperkuat produksi benih nasional. Benih yang dihasilkan petani, swasta, dan PTPTN III, nantinya akan diserap oleh ID Food dan Bulog yang akan didistribusikan kembali untuk memperluas areal tanam sehingga tercipta siklus produksi yang berkesinambungan.

“Silakan menjadi penangkar, kemudian jual ke ID Food, Bulog. Ekosistem ini harus berjalan dari benih sampai konsumsi. Gudang dan penyerapan akan kita siapkan bersama Bulog dan ID Food. HPP dan HET ditentukan supaya semua jelas dan tidak ada yang dirugikan,” ujar Amran.

Selain benih, Kementan juga akan membantu alat mesin pertanian seperti kultivator dalam bentuk pinjaman yang dapat dikelola secara bergilir antarkelompok tani. Dengan sistem tersebut, bantuan pemerintah diharapkan dapat dimanfaatkan lebih luas dan berkelanjutan.

Sementara itu, petani penangkar bawang putih asal Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Bedjo Supriyanto, menyambut baik komitmen pemerintah membangun ekosistem bawang putih nasional.

Menurut Bedjo, selama lebih dari dua dekade menekuni usaha bawang putih, baru kali ini ia mendapatkan perhatian yang kuat dan menyeluruh.

“Alhamdulillah, ini menjadi momentum yang sangat ditunggu petani bawang putih. Selama lebih dari 20 tahun kami bertani, baru sekarang bawang putih mendapat panggung,” ungkap Bedjo.

Dengan adanya kepastian harga, kata Bedjo, pembeli, dan dukungan dari hulu sampai hilir, petani akan lebih semangat meningkatkan produksi. (sat)

Tags: Bawang PutihKementan

Related Posts

Agrinas Palma dan IPB University Kembangkan Bioetanol

Agrinas Palma dan IPB University Kembangkan Bioetanol

7 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) bersama IPB University kembangkan bioetanol berbahan baku singkong, sorgum, dan...

Wamentan Saleh Mustafa Siap Perkuat Kedaulatan Pangan dan Berantas Mafia Pangan

Wamentan Saleh Mustafa Siap Perkuat Kedaulatan Pangan dan Berantas Mafia Pangan

6 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Muhammad Saleh Mustafa menegaskan komitmennya memperkuat kedaulatan pangan nasional dan berantas...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

China Disebut Tertarik Beli Kredit Karbon Sawit dari Indonesia

China Disebut Tertarik Beli Kredit Karbon Sawit dari Indonesia

27 Februari 2026
Percepatan PSR sebagai Strategi Transformasi Kebun Rakyat

Percepatan PSR sebagai Strategi Transformasi Kebun Rakyat

23 Agustus 2026
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.