a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
China Disebut Tertarik Beli Kredit Karbon Sawit dari Indonesia

China Disebut Tertarik Beli Kredit Karbon Sawit dari Indonesia

27 Februari 2026
0
Share on FacebookShare on Twitter

PERKEBUNAN INDONESIA – China disebut berminat membeli kredit karbon dari transformasi industri sawit Indonesia, dengan potensi nilai mendekati USD 700 juta per tahun.

Demikian diungkapkan Direktur Eksekutif Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI), Sahat Sinaga saat dirinya mempresentasikan konsep perubahan teknologi pengolahan sawit yang diklaim mampu menurunkan emisi karbon hingga 78 persen.

“Jadi itulah yang dipertanyakan China, dan China ingin membeli karbon trading dari penurunan itu,” ujar Sahat dalam acara Buka Puasa dan Bincang Santai di Rusty Rabbit Cafe & Resto Karet Kuningan, Jakarta, Selatan, Rabu (25/2/2026).

Sahat mengatakan, angka potensi penurunan emisi 45,3 juta ton CO₂ ekuivalen per tahun muncul dari perhitungan yang dibuat setelah pihak China menanyakan volume karbon yang dapat diperoleh.

“Kalau kita ubah teknologinya, minimal emisi karbon bisa turun 78 persen. Dari perhitungan saya, potensi penurunannya sekitar 45,3 juta ton CO₂ ekuivalen per tahun,” jelas Sahat.

Dengan asumsi harga karbon USD 15 per ton, nilai perdagangan karbon berpotensi mencapai hampir USD 700 juta per tahun. “Jadi 45,2 juta kali 15 dolar, hampir 700 juta dolar hanya dari trading karbon,” tambah Sahat.

Lebih lanjut Sahat menjelaskan, paper tersebut kemudian diterjemahkan ke bahasa Mandarin, dan pada 2024 ia menerima undangan dari pihak China. “We interested to purchase your carbon,” kata Sahat menirukan pihak China.

Terkait dana yang diperlukan, lanjut Sahat, replanting 2,5 juta hektare kebun rakyat akan menelan biaya sekitar Rp171 triliun selama tujuh tahun. Biaya modernisasi mesin diperkirakan mencapai Rp141 triliun, sehingga total investasi yang diperlukan adalah Rp345 triliun.

Menurut Sahat, bagi China uang 350 triliun itu tidak artinya. “Okay, we can manage that. Provided, we have the rights to buy this good quality oil,” katanya.

Meski begitu, Sahat menegaskan, hak pembelian minyak sawit berkualitas tetap merupakan kewenangan pemerintah. (yer)

Tags: DMSIKarbon Stokkelapa sawit

Related Posts

BPDP Dukung Ekosistem Kelapa dari Hulu hingga Hilir

BPDP Dukung Ekosistem Kelapa dari Hulu hingga Hilir

21 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mendukung pengembangan ekosistem kelapa Indonesia secara menyeluruh, mulai dari sektor...

Pengembangan Perkebunan di Lahan Suboptimal Jadi Peluang Strategis

Kemenperin Perkuat Industri Kakao Siapkan 100 Cocoa Doctor

20 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Unilever Indonesia Jual Bisnis Teh SariWangi

Unilever Indonesia Jual Bisnis Teh SariWangi

10 Januari 2026
BULOG Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Koperasi Merah Putih

BULOG Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Koperasi Merah Putih

22 Juli 2025
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.