a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Kementan Targetkan Produktivitas Tebu dan Kemitraan Petani Meningkat

Kementan Targetkan Produktivitas Tebu dan Kemitraan Petani Meningkat

Kementan Targetkan Produktivitas Tebu dan Kemitraan Petani Meningkat

3 Desember 2025
0
Share on FacebookShare on Twitter

PERKEBUNAN INDONESIA – Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan produktivitas tebu dan kemitraan petani meningkat melalui program bongar ratoon. Sekaligus percepatan swasembada gula.

Kegiatan bongkar ratoon secara maraton terus dilakukan Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementan, dalam percepatan swasembada gula nasional, seperti di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Sekretaris Direktorat Jenderal Perkebunan, Heru Tri Widarto, mengatakan, program pengembangan tebu di DIY pada tahun 2025 mendapat alokasi seluas 250 hektare, seluruhnya untuk kegiatan bongkar ratoon, yang tersebar di Kabupaten Bantul dan Sleman.

Heru juga menekankan pentingnya percepatan pendataan Calon Petani dan Calon Lahan (CPCL) serta penguatan konsolidasi di lapangan.

“Kita perlu melakukan percepatan, terutama dalam pengumpulan data CPCL,” ujar Heru dikutip Selasa (2/12/2025.

Dia pun mengajak seluruh instansi terkait—Dinas, UPTD, penyuluh, pemerintah kecamatan dan desa, hingga para mitra—untuk mendukung percepatan ini agar Sleman dapat memenuhi target yang telah ditetapkan.

Heru berharap pelaksanaan bongkar ratoon tebu di Sleman dapat memulihkan produktivitas tebu, sekaligus mendorong kemitraan petani dengan PT Madubaru (PG PS Madukismo).

“Dengan produktivitas yang semakin baik, kita berharap upaya ini dapat berdampak langsung pada peningkatan produksi gula ke depan,” pungkas Heru.

Plt. Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman, Rofiq Andriyanto. mendukung penuh terhadap pelaksanaan program strategis ini.

“Kami mendukung program ini dan siap berkolaborasi dalam upaya meningkatkan produksi tebu di Sleman,” ujar Rofiq.

Dukungan serupa juga dari sektor industri gula. Direktur PT. Madubaru (PG PS Madukismo), Budi Hidayat menyatakan harapannya terhadap kebangkitan komoditas tebu di wilayah DIY.

“Kami berharap masa kejayaan tebu dapat kembali. Dengan kolaborasi yang baik antara petani, pemerintah, dan industri, produktivitas bisa terus meningkat,” ujar Budi.

Zaiman, petani tebu turut menyampaikan apresiasi terhadap bantuan yang diberikan pemerintah. “Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan bantuan dari Kementerian Pertanian. Semoga dengan program ini, produksi tebu semakin meningkat dan swasembada gula bisa tercapai secepatnya,” ungkapnya. (sat)

Tags: Bongkar ratoon tebuDirektorat Jenderal PerkebunanKabupaten SlemanSwasemba gula

Related Posts

Pengembangan Perkebunan di Lahan Suboptimal Jadi Peluang Strategis

Kemenperin Perkuat Industri Kakao Siapkan 100 Cocoa Doctor

20 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing...

Produk Indikasi Geografis Teh Java Preanger Perluas Pasar ke Benua Amerika

Produk Indikasi Geografis Teh Java Preanger Perluas Pasar ke Benua Amerika

16 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Teh Java Preanger membuka peluang memperluas pasar internasional, khusus ke benua Amerika. Permintaan teh tersebut...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Mentan Sebut Mayoritas Beras Fortifikasi Tak Sesuai, Rakyat Dirugikan

Mentan Sebut Mayoritas Beras Fortifikasi Tak Sesuai, Rakyat Dirugikan

7 September 2026
Sawit, Kopi dan Kakao akan Dapat Tarif Hampir Nol Persen

Sawit, Kopi dan Kakao akan Dapat Tarif Hampir Nol Persen

25 Juli 2025
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.