a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Kementan Perkuat Hilirisasi Perkebunan di Timur Indonesia

Kementan Perkuat Hilirisasi Perkebunan di Timur Indonesia

Kementan Perkuat Hilirisasi Perkebunan di Timur Indonesia

7 Agustus 2025
2
Share on FacebookShare on Twitter

Perkebunanindonesia.com – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mempercepat dalam memperkuat hilirisasi perkebunan dan mewujudkan ketahanan pangan hingga timur Indonesia, seperti sagu, kelapa, dan pala.

Plt Direktur Jenderal (Dirjen) Perkebunan Kementan RI, Abdul Roni Angkat, melakukan peninjauan ke Unit Pengolahan Hasil (UPH) sagu di Desa Susupu, Kecamatan Ibu Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara.

UPH yang merupakan bantuan Kementan tahun 2022 tersebut memiliki kapasitas produksi sebesar 350 kilogram tepung sagu per hari.

“UPH sagu ini menjadi bukti bahwa sumber daya lokal seperti sagu bisa dikelola secara produktif dan ekonomis,” ujar Roni, dikutip Rabu (06/8/2025).

Dengan harga pasar saat ini mencapai Rp15.000 per kilogram, kata Roni, UPH ini bernilai ekonomi yang tinggi sehingga berkontribusi signifikan terhadap pendapatan masyarakat serta mendukung ketahanan pangan berbasis kearifan lokal.

Selain itu, lanjut Roni, Kementan juga terus memastikan ketersediaan benih unggul untuk mendukung produksi komoditas perkebunan. Salah satunya dengan meninjau penangkaran benih pala di Maluku Utara.

Penangkaran tersebut telah memproduksi sekitar 450 ribu batang pala varietas unggul Ternate 1. Sebanyak 69 ribu batang telah memperoleh sertifikat mutu benih (SMB).

“Sesuai arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, penguatan hilirisasi subsektor perkebunan harus dimulai dari hulu, salah satunya dengan memastikan ketersediaan benih unggul,” jelas Roni.

Menurut Roni, dibutuhkan benih yang berkualitas dan bersertifikat untuk produksi dan produktivitas yang optimal, serta mendorong produk bernilai tambah.

Roni juga menegaskan kunjungan ke penangkaran benih dilakukan untuk memastikan kualitas benih yang akan digunakan tetap terjaga dan sesuai standar. Hal ini sebagai fondasi penting dalam memperkuat hilirisasi  perkebunan.

“Kesiapan penangkaran ini menjadi fondasi penting dalam pengembangan kawasan perkebunan pala yang lebih luas di Maluku Utara,” terang Roni.

Selain itu, Roni dan jajaran Kementan juga melakukan monitoring terhadap bantuan UPH kelapa tahun 2024 di Desa Bobanehena, Kecamatan Jailolo.

Menurut Ketua Kelompok Tani, Syarif, unit ini mampu memproduksi hingga 50 liter minyak kelapa per hari dengan kebutuhan bahan baku sebanyak 10 butir kelapa per liter. Harga jual minyak kelapa lokal saat ini berada di kisaran Rp30.000 per liter.

“Produk kami masih dijual untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar. Namun ke depan, kami berharap bisa menjangkau pasar yang lebih luas,” ungkap Syarif optimistis. (sat)

Baca juga : Kementan Perkuat Hilirisasi Sagu Berbasis Pangan Lokal

Tags: Ditjen PerkebunanHilirisasi perkebunankelapaKementanPalaSagu

Related Posts

Pengembangan Perkebunan di Lahan Suboptimal Jadi Peluang Strategis

Kemenperin Perkuat Industri Kakao Siapkan 100 Cocoa Doctor

20 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing...

Kementan Kembangkan Kawasan Tebu Seluas 97.970 Hektare

Kementan Perkuat Langkah Lindungi Produktivitas Perkebunan

17 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Pertanian (Kementan) sigap menyiapkan mitigasi dampak cuaca terhadap komoditas perkebunan mengantisipasi potensi penurunan produktivitas...

Comments 2

  1. Brenda4836 says:
    1 tahun ago

    https://shorturl.fm/WLK4S

    Reply
  2. Ping-balik: Pemerintah Kembangkan 800 Ribu Ha untuk Komoditas Strategis Perkebunan - perkebunanindonesia.com

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Kabupaten Belitung akan Rehabilitasi Kebun Lada

Kabupaten Belitung akan Rehabilitasi Kebun Lada

7 Mei 2026
KUR Berikan Kemudahan Signifikan bagi Petani Tebu

KUR Berikan Kemudahan Signifikan bagi Petani Tebu

4 Juli 2025
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.