a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Kakao dan Kopi Jadi Prioritas Pemkab Murung Raya

Kakao dan Kopi Jadi Prioritas Pemkab Murung Raya

7 Mei 2026
0
Share on FacebookShare on Twitter

PERKEBUNAN INDONESIA – Kopi, kakao dan Padi menjadi fokus program prioritas untuk anggaran bidang pertanian 2027 Pemerintah Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah.

“Saya katakan ini diawal agar eksekutif dan legislatif dalam menyusun kebijakan anggaran di tahun 2027 nanti bisa fokus mengarah ke sana,” ungkap Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin di Aula Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) di Puruk Cahu, Rabu (6/5/2026).

Menurut Rahmanto sinkronisasi antara eksekutif dan legislatif sangat perlu dilakukan dalam rangka menjalankan program pertanian ini. Kadang kala legislatif masih kurang fokus pada kebijakan anggaran yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Untuk itu, Rahmanto menyampaikan agar Sekretaris Daerah bersama kepala OPD untuk bisa membangun komunikasi dengan legislatif agar kebijakan anggaran bisa fokus kepada tiga hal yang berkaitan dengan komoditas pertanian tersebut.

Selain itu itu juga Rahmanto berharap koordinasi antar OPD juga perlu dilakukan terkait kebijakan bidang pertanian tersebut, misalnya Dinas Pertanian fokus pengembangan tiga komoditas pertanian itu kemudian didukung oleh Dinas PUPR dan Dinas Perkimtan terkait masalah infrastruktur.

Lngkah ini, kata Rahmanto, perlu didukung Dinas Perindagkop serta OPD lainnya. Kolaborasi ini yang perlu dibangun sehingga apa yang dicapai untuk tiga jenis tanaman ini terlihat di lima tahun yang akan datang.

“Dalam perencanaan program pertanian itu juga perlu ditetapkan wilayah kecamatan yang cocok untuk pengembangan tiap komoditas pertanian itu dengan dibantu oleh camat-camat serta para kepala desa,” jelas Rahmanto. (har/ant)

Tags: Kabupaten Murung RayaKakaokopiPertanian

Related Posts

Pengembangan Perkebunan di Lahan Suboptimal Jadi Peluang Strategis

Kemenperin Perkuat Industri Kakao Siapkan 100 Cocoa Doctor

20 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing...

Produk Indikasi Geografis Teh Java Preanger Perluas Pasar ke Benua Amerika

Produk Indikasi Geografis Teh Java Preanger Perluas Pasar ke Benua Amerika

16 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Teh Java Preanger membuka peluang memperluas pasar internasional, khusus ke benua Amerika. Permintaan teh tersebut...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Bapanas Pastikan Bantuan Minyakita tak Terpengaruh Penyesuaian Harga

Bapanas Deraskan Minyakita dan Beras Program SPHP ke Pasar Rakyat

11 Juni 2026
Pemerintah Dukung Pengembangan Kopi di Tana Toraja

Pemerintah Dukung Pengembangan Kopi di Tana Toraja

13 Oktober 2026
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.