a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Indonesia Dorong Tingkatkan Ekspor CPO dan Kelapa ke Selendia Baru

Indonesia Dorong Tingkatkan Ekspor CPO dan Kelapa ke Selendia Baru (dok Kementan)

Indonesia Dorong Tingkatkan Ekspor CPO dan Kelapa ke Selendia Baru

8 Agustus 2025
0
Share on FacebookShare on Twitter

Perkebunanindonesia.com – Indonesia mendorong peningkatan ekspor sejumlah komoditas unggulan ke Selandia Baru, antara lain minyak kelapa sawit (CPO), kelapa, karet, kakao, dan kopi ke Selendia Baru.

Demikian diungkapkan Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman usai menerima kunjungan kehormatan dari Menteri Pertanian, Perdagangan, Investasi, dan Kehutanan Selandia Baru, Todd McClay, di Jakarta, Kamis (7/8/2025).

“Mereka menyambut baik dan bersedia meningkatkan ekspor kita dari Indonesia ke Selandia Baru,” ujar Mentan Amran.

Amran mengatakan, kerja sama kedua negara saling menguntungkan di tengah kondisi perdagangan dunia yang sedang tidak baik-baik saja.

Menurut Amran, kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam menghadapi tantangan global dan upaya konkret dalam meningkatkan ekspor produk pertanian Indonesia, khususnya produk unggulan seperti CPO dan kelapa.

“Produk-produk kita seperti CPO itu nomor satu di dunia. Kami juga menawarkan produk kelapa, dan mereka menyambutnya dengan baik,” kata Amran.

Pertemuan ini juga sekaligus menandai babak baru dalam hubungan pertanian Indonesia dan Selandia Baru, dengan harapan kerja sama ini akan membuka lebih banyak peluang ekspor, alih teknologi, serta pembangunan pertanian yang berkelanjutan bagi kedua negara.

Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kembali kerja sama bilateral di bidang pertanian yang sebelumnya sempat tidak aktif sejak 2017.

“Kita kedatangan tamu dari Menteri Pertanian Selandia Baru hari ini juga membawa semangat baru. Kita akan memperkuat kolaborasi ke depan,” ujar Mentan Amran.

Dalam pertemuan tersebut, kedua menteri menandatangani pembaruan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Kerja Sama Pertanian.

Melalui kerja sama ini, Indonesia dan Selandia Baru sepakat untuk mendorong kemitraan yang saling menguntungkan (win-win solution) serta menciptakan keseimbangan dalam neraca perdagangan kedua negara.

“Kami baru saja tanda tangan MoU dan kami harapkan kerja sama ini bisa jadi win-win. Supaya perdagangan antara Selandia Baru dan Indonesia bisa balance,” lanjut Amran.

Baca juga : Indonesia – Belarus Perkuat Kemitraan Sektor Industri, Termasuk Sawit

Menteri Pertanian, Perdagangan, Investasi, dan Kehutanan Selandia Baru, Todd McClay menyampaikan komitmennya atas kemitraan strategis dengan Indonesia.

McClay menilai kerja sama ini sangat penting untuk mendukung ketahanan pangan dan pembangunan sektor pertanian kedua negara.

“Hari ini, bersama sahabat baik saya, merupakan suatu kehormatan bagi saya mewakili Pemerintah Selandia Baru untuk menandatangani perjanjian kerja sama dengan Pemerintah Indonesia,” ujar McClay.

McClay menekankan pentingnya hubungan erat antara Indonesia dan Selandia Baru. Indonesia merupakan mitra yang sangat strategis bagi Selandia Baru, khususnya dalam bidang perdagangan dan pertanian.

“Melalui kerja sama ini, Selandia Baru dan Indonesia akan bekerja sama di bidang pertanian dan teknologi pertanian, saling bertukar ide dan inovasi guna mendukung pencapaian target Presiden Indonesia dalam meningkatkan produksi pangan dan kemandirian, khususnya untuk mendukung penyediaan makanan bagi anak-anak sekolah,” sambung McClay.

Melalui kunjungan tersebut, McClay berharap akan terbuka lebih banyak peluang kolaborasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi kedua negara.

Selain itu, McClay memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen dan kerja keras Pemerintah Indonesia dalam memperkuat kemandirian pangan nasional.

Menurut McClay, kemajuan sektor pertanian Indonesia dalam waktu yang relatif singkat mencerminkan kepemimpinan yang kuat dan berdampak langsung pada peningkatan produktivitas serta ketahanan pangan masyarakat Indonesia.

Sebagai informasi, ekspor utama komoditas pertanian Indonesia ke Selandia Baru tahun 2024 adalah kelapa (USD 161 juta), karet (USD 35,9 juta), tanaman hias lainnya (USD.4,4 juta) dan kelapa sawit (USD 3,2 juta). (sat)

Tags: ekspor CPOKaretkelapakopiMenteri Pertanian

Related Posts

Pengembangan Perkebunan di Lahan Suboptimal Jadi Peluang Strategis

Kemenperin Perkuat Industri Kakao Siapkan 100 Cocoa Doctor

20 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing...

Kementan Kembangkan Kawasan Tebu Seluas 97.970 Hektare

Kementan Perkuat Langkah Lindungi Produktivitas Perkebunan

17 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Pertanian (Kementan) sigap menyiapkan mitigasi dampak cuaca terhadap komoditas perkebunan mengantisipasi potensi penurunan produktivitas...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

GAPKI Sebut Riset Sawit Harus Jawab Kebutuhan Industri Sawit Berkelanjutan

GAPKI Sebut Riset Sawit Harus Jawab Kebutuhan Industri Sawit Berkelanjutan

21 Juli 2026
Pengawasan Distribusi MINYAKITA Diintensifkan Jelang Nataru 2026

Bapanas Terus Distribusikan Bantuan Pangan dan Stabilitas Harga Minyakita

22 Mei 2026
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.