a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Kemendag Tetapkan Harga CPO September Meningkat

Harga Referensi CPO Februari Naik

4 Februari 2026
0
Share on FacebookShare on Twitter

PERKEBUNAN INDONESIA – Harga Referensi (HR) komoditas minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) periode Februari 2026 ini naik sebesar USD 2,84 atau 0,31 persen dibanding Januari lalu yang tercatat USD 915,64 per meteri ton.

Kementerian Perdagangan menetapakan HR CPO periode 1—28 Februari 2026 sebesar USD 918,47/metric ton (MT). Nilai ini meningkat sebesar USD 2,84 atau 0,31 persen dari HR CPO periode 1—31 Januari 2026 yang tercatat sebesar USD 915,64/MT.

“HR CPO pada Februari 2026 meningkat bila dibandingkan dengan periode Januari 2026,” ungkap Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Kementerian Perdagangan (Kemendag) Tommy Andana dalam keterangan resminya dikutip Rabu (4/2/2026).

Menurut Tommy, peningkatan ini disebabkan naiknya permintaan sebagai antisipasi Hari Raya Imlek dan Ramadan. Namun tidak diiringi dengan peningkatan suplai akibat penurunan produksi.

Tommy memaparkan, sumber harga untuk penetapan HR CPO diperoleh dari rata-rata harga di rentang waktu 20 Desember 2025—19 Januari 2026.

Sumber harga merujuk pada Bursa CPO di Indonesia sebesar USD 855,66/MT, Bursa CPO di Malaysia sebesar USD 981,28/MT, dan harga Port CPO Rotterdam sebesar USD 1.209,81/MT.

Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 35 Tahun 2025, bila terdapat perbedaan harga rata-rata pada tiga sumber harga sebesar lebih dari USD 40, maka perhitungan HR CPO menggunakan rata-rata dari dua sumber harga yang menjadi median dan sumber harga terdekat dari median.

“Dengan demikian, harga referensi bersumber dari Bursa CPO di Indonesia dan Bursa CPO di Malaysia. Sesuai dengan perhitungan tersebut, HR CPO ditetapkan sebesar USD 918,47/MT,” jelas Tommy.

Sementara itu, penetapan BK CPO periode 1—28 Februari 2026 merujuk pada “Kolom Angka 6 Lampiran Huruf C Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 38 Tahun 2024 jo. PMK Nomor 68 Tahun 2025”, yaitu sebesar USD 74/MT.

Kemudian, merujuk pada “Lampiran Huruf A PMK Nomor 69 Tahun 2025”, PE CPO adalah 10 persen dari HR CPO periode 1—28 Februari 2026, yaitu sebesar USD 91,8472/MT. (fad)

Tags: cpoharga referensikemendag

Related Posts

Pengembangan Perkebunan di Lahan Suboptimal Jadi Peluang Strategis

Kemenperin Perkuat Industri Kakao Siapkan 100 Cocoa Doctor

20 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing...

Produk Indikasi Geografis Teh Java Preanger Perluas Pasar ke Benua Amerika

Produk Indikasi Geografis Teh Java Preanger Perluas Pasar ke Benua Amerika

16 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Teh Java Preanger membuka peluang memperluas pasar internasional, khusus ke benua Amerika. Permintaan teh tersebut...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Kementan Pastikan Pupuk Bersubsidi Masih Sangat Cukup

Kementan Pastikan Pupuk Bersubsidi Masih Sangat Cukup

18 Juni 2025
Kementan Gandeng Pemda Yogyakarta Gelar Panen Perdana Kopi

Kementan Gandeng Pemda Yogyakarta Gelar Panen Perdana Kopi

16 Juni 2025
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.