a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
GAPKI Catat Produksi CPO September Turun

GAPKI Catat Produksi CPO September Turun

BPS Catat Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

2 September 2025
1
Share on FacebookShare on Twitter

Perkebunanindonesia.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja ekspor sektor pertanian Indonesia terus menunjukkan tren positif. Minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) masih menjadi penopang ekspor.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji, menjelaskan bahwa kenaikan ekspor pertanian terutama ditopang oleh produk minyak kelapa sawit dan kimia dasar organik berbasis pertanian.

“Peningkatan secara tahunan ini utamanya disebabkan oleh meningkatnya nilai ekspor minyak kelapa sawit, kimia dasar organik yang berasal dari sumber hasil pertanian,” ungkap Pudji dalam paparan rilis BPS, Senin (1/9/2025).

Pudji menyebutkan, CPO dan turunannya sebagai penopang ekspor pertanian mencatat kenaikan 32,92 persen secara kumulatif  sepanjang tujuh bulan pertama 2025.

“Secara kumulatif, menurut sektor peningkatan nilai ekspor non migas terjadi di sektor industri pengolahan dan pertanian,” papar Pudji.

Sepanjang Juli 2025, BPS juga mencatat, ekspor pertanian, kehutanan dan perikanan naik signifikan sebesar 15,6 persen  dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/Y-on-Y.

Kenaikan ini terjadi pada saat sektor industri non migas lainnya mengalami penurunan. Dengan kenaikan tersebut, sektor pertanian memperkuat surplus perdagangan Indonesia.

Dengan tren ini, sektor pertanian diproyeksikan terus menjadi motor penggerak utama ekspor nonmigas, sekaligus memperkokoh posisi Indonesia dalam perdagangan internasional.

Peningkatan nilai ekspor nonmigas secara tahunan utamanya didorong oleh sektor Industri Pengolahan.

Nilai ekspor Industri Pengolahan naik 21,98 persen pada Juli 2025 (Y-on-Y) dengan andil peningkatan sebesar 16,42 persen. Sementara itu, ekspor sektor pertambangan tercatat menurun 28,35 persen dibandingkan tahun sebelumnya (y-on-y).

BPS juga mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) pada Agustus 2025 mencapai 123,57 atau naik 0,76 persen dibanding Juli sebesar 122,64.

Peningkatan NTP tersebut didorong meningkatnya Indeks Harga yang Diterima Petani (It) sebesar 0,84 persen, lebih tinggi dari kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) yang hanya 0,08 persen.

Adapun komoditas utama penyumbang meningkatnya indeks harga yang diterima petani adalah gabah, kelapa sawit, jagung, dan bawang merah.

Pudji menyebutkan jika dilihat lebih jauh, subsektor tanaman pangan menjadi subsektor yang memiliki kenaikan NTP tertinggi dengan 2,40 persen. Selanjutnya subsektor tanaman perkebunan rakyat naik 1,24 persen, dan subsector perikanan yang naik 0,78 persen.

Dari 38 provinsi, sebanyak 26 provinsi mengalami kenaikan NTP. Provinsi Bengkulu mencatat kenaikan tertinggi sebesar 3,89 persen, terutama karena subsektor perkebunan rakyat, khususnya komoditas kelapa sawit, melonjak hingga 7,29 persen. (har)

Tags: BPSEkspor PertanianMinyak sawitNilai Tukar Petani (NTP)

Related Posts

BPDP Dukung Ekosistem Kelapa dari Hulu hingga Hilir

BPDP Dukung Ekosistem Kelapa dari Hulu hingga Hilir

21 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mendukung pengembangan ekosistem kelapa Indonesia secara menyeluruh, mulai dari sektor...

Pengembangan Perkebunan di Lahan Suboptimal Jadi Peluang Strategis

Kemenperin Perkuat Industri Kakao Siapkan 100 Cocoa Doctor

20 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing...

Comments 1

  1. Hugh1262 says:
    1 tahun ago

    https://shorturl.fm/YU45z

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Kolaborasi Strategis Perkuat Swasembada Pangan

Kemenperin Perkuat Industri Alsintan Dukung Ketahanan Pangan Nasional

25 Juni 2025
Pupuk Kaltim Perkuat Kemandirian Industri Pupuk Nasional

Pupuk Kaltim Perkuat Kemandirian Industri Pupuk Nasional

16 November 2025
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.