a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
KPY kembali mengadakan pelatihan petani sawit di Sumatera Selatan

AKPY kembali mengadakan pelatihan petani sawit di Sumatera Selatan

AKPY Didukung BPDP dan Ditjenbun Tingkatkan Skill Petani Sawit Muba

13 Juni 2025
0
Share on FacebookShare on Twitter

PALEMBANG, perkebunanindonesia.com – Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY) dengan dukungan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Ditjen Perkebunan (Ditjenbun), Kementerian Pertanian, kembali mengadakan pelatihan petani sawit di Sumatera Selatan (Sumsel).

Pelatihan yang diadakan dari 11 – 15 Juni 2025 ini, dengan target peserta antara lain pekebun, keluarga pekebun, penyuluh, tenaga pendamping, Aparatur Sipil Negara (ASN) di bidang perkelapasawitan dan masyarakat sekitar kebun.

Direktur AKPY, Dr. Sri Gunawan, SP.MP mengatakan, ada beberapa tujuan yang ingin dicapai melalui kegiatan pelatihan implementasi dari program pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit (SDM PKS).

Pertama, memberikan pengertian dan pemahaman tentang cara budidaya kelapa sawit yang berkelanjutan (Good Management Practices).

“Kedua, meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kemandirian, manajerial dan kewirausahaan yang berdaya saing perkebunan kelapa sawit berkelanjutan,” ungkap Sri Gunawan, dalam sambutan pada pembukaan ‘Pelatihan Petani Sawit’, di Palembang, Sumsel, Rabu (11/6/ 2025).

Sri Gunawan, mengharapkan seluruh peserta agar mengikuti kegiatan pelatihan dengan baik. Sebab, tidak semua petani sawit yang ada di daerah sentra sawit mendapatkan kesempatan ini (pelatihan). Masih banyak petani-petani sawit yang belum mendapatkan kesempatan pelatihan.

“Untuk itu, peserta yang saat ini mengikuti kegiatan pelatihan merupakan petani sawit yang beruntung bisa terpilih. Oleh karena itu, gunakan kesempatan ini dengan baik serap semua ilmu yang disampaikan oleh instruktur,” harap Sri Gunawan.

Selain itu, lanjut Sri Gunawan, pihaknya juga berharap peserta pelatihan setelah mengikuti pelatihan, bisa menerapkan teknik budidaya kelapa sawit di kebunnya sendiri dan menjadi agen perubahan dalam hal budidaya kelapa sawit yang lebih produktif.

“Dan, sampaikan atau tularkan materi pembelajaran yang telah didapat kepada petani, saudara dan tetangga, penyuluh swadaya, pengurus koperasi dan lain-lain,” sambung Direktur AKPY.

Dengan pelatihan tersebut, kata Sri Gunawan, petani sawit bisa mempertahankan kelapa sawit yang saat ini menjadi komoditas unggulan Indonesia.

Menurut Sri Gunawan, tidak sedikit masyarakat yang bergantung pada komoditas kelapa sawit, bahkan kontribusi kelapa sawit cukup besar bagi devisa negara.

“Untuk itu, perlu dipertahankan, dikembangkan dan ditingkatkan produktivitasnya,” tegas Sri Gunawan.

Tingkatkan kompetensi pekebun sawit

Pada kesempatan yang sama, Direktur Penyaluran Dana BPDP, Mohammad Alfansyah  menambahkan, kegiatan pelatihan petani sawit merupakan upaya dari BPDP dan Ditjen Perkebunan dengan melibatkan lembaga pelatihan (AKPY) untuk meng-upgrade kemampuan para petani sawit yang ada di Indonesia, tak terkecuali petani sawit dari Kabupaten Musi Banyuasin.

“Tujuannya untuk meningkatkan kompetensi dan kapasitas petani sawit dalam berbagai aspek, termasuk budidaya, manajemen kebun, dan praktik pertanian yang berkelanjutan, serta meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kesejahteraan petani sawit,” jelas Alfansyah.

Alfansyah menuturkan, pelatihan ini adalah bagian dari investasi dari Negara, karena dana yang digunakan dari pemerintah dalam hal ini dana yang dikelola BPDP dari pungutan ekspor sawit dan turunannya.

“Sehingga pelatihan yang diikuti selama lima hari, setelah kegiatan harus ada hasilnya. Setidak-tidaknya bisa dimanfaatkan untuk kebunnya sendiri terkait dengan teknis budidaya kelapa sawit,” tambah Alfansyah.

Sementara itu, Kepala Bidang Kelembagaan Usaha dan Penyuluhan, Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel, M Ichawansyah mengatakan, kelapa sawit menjadi sumber peningkatan ekonomi di Sumatera Selatan. Kelapa sawit menjadi salah satu komoditas yang berkontribusi besar di Sumatera Selatan dan nasional.

Menurut Ichawansyah, apa artinya jika kelapa sawit sebagai komoditas unggulan tanpa dikelola oleh pekebun yang handal dari sisi teknis budidaya. Untuk itu, penting bagi para peserta untuk memahami materi yang disampaikan selama pelatihan.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada AKPY selaku penyelenggara pelatihan, BPDP dan Ditjen Perkebunan dalam rangka meningkatkan SDM petani sawit di Sumatera Selatan, yang pada kesempatan ini diikuti peserta dari Kabupaten Musi Banyuasin,” ujar Ichawansyah.

Ichawansyah mengatakan, pelatihan ini adalah upaya strategis untuk meningkatkan dan mengembangkan kapasitas dan keahlian para pekebun sawit.

Selain mendapatkan materi yang disampaikan para instruktur yang terdiri dari praktisi kebun dan akademisi (dosen) yang ahli di bidangnya, para peserta akan mendapat kesempatan untuk field trip ke kebun yang dikelola perusahaan.

Dengan pelatihan dan field trip diharapkan membantu petani memahami teknik budidaya kelapa sawit yang baik, termasuk persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan pengendalian hama.

Sebelumnya, AKPY telah sukses mengadakan kegiatan serupa diikuti peserta dari beberapa kabupaten di Sumsel, dengan modul pelatihan berbeda-beda. Kini, pelatihan kembali diadakan diikuti 161 orang dari Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dengan modul pelatihan ‘Teknis Budidaya Kelapa Sawit’. (yr)

 

Tags: AKPYBpdpPelatihansawitSDM

Related Posts

Pengembangan Perkebunan di Lahan Suboptimal Jadi Peluang Strategis

Kemenperin Perkuat Industri Kakao Siapkan 100 Cocoa Doctor

20 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing...

Produk Indikasi Geografis Teh Java Preanger Perluas Pasar ke Benua Amerika

Produk Indikasi Geografis Teh Java Preanger Perluas Pasar ke Benua Amerika

16 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Teh Java Preanger membuka peluang memperluas pasar internasional, khusus ke benua Amerika. Permintaan teh tersebut...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Disbun Kaltim Musnahkan Puluhan Ribu Benih sawit ilegal

Disbun Kaltim Musnahkan Puluhan Ribu Benih Sawit Ilegal

9 Agustus 2025
Mentan Cabut Izin 190 Pengecer dan Distributor Pupuk

Mentan Cabut Izin 190 Pengecer dan Distributor Pupuk

2 November 2025
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.