a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Kehadiran Agrinas Instrumen Jamin Ketahanan Pangan Nasional

Kehadiran Agrinas Instrumen Jamin Ketahanan Pangan Nasional

17 Mei 2025
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, perkebunanindonesia.com – Kehadiran Agrinas Pangan Nusantara menjadi salah satu instrumen negara dalam menjamin ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.

“Fungsi dari BUMN itu adalah jaminan atas hajat hidup orang banyak. Agrinas hadir sebagai lengan negara untuk menjawab kebutuhan pangan rakyat, dari hulu hingga hilir,” ujar Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, seperti dikutip Jumat (16/5/2025).

Wamentan menyampaikan, sektor hulu pertanian, seperti penanaman padi di wilayah terpencil, kerap diabaikan oleh pelaku usaha swasta karena dianggap tidak menguntungkan.

Oleh karena itu, Wamentan mendorong agar Agrinas aktif masuk ke wilayah-wilayah sulit, termasuk Papua, sekaligus memberdayakan masyarakat lokal dalam proses budidaya dan distribusi pangan.

“Jadi intinya ini adalah jaminan bahwa negara hadir untuk melayani rakyatnya, di mana tidak semua rakyat bisa dilayani. Nah yang tidak bisa dilayani itu negara hadir di situ,” tambah Sudaryono.

Sudaryono juga menyoroti pentingnya transformasi pertanian dari metode tradisional ke mekanisasi sebagai langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas.

Wamentan berharap Agrinas bersama-sama Kementerian Pertanian dapat mendorong para pelaku pertanian untuk dapat menerapkan penggunaan mesin secara luas.

Terkait keterlibatan TNI dan Polri dalam program pangan nasional, menurut Sudaryono, kolaborasi dengan aparat keamanan bersifat strategis, baik dalam hal pengawasan maupun pembinaan terhadap petani.

Kementan, khususnya, tidak hanya bekerja sama dengan TNI dan Polri dalam program pangan, tetapi juga dengan berbagai instansi dan elemen masyarakat demi mewujudkan swasembada pangan.

“Kementerian Pertanian MoU dengan TNI untuk pengelolaan, pengawasan, dan mendorong produktivitas,” jelas Wamentan.

Upaya lintas sektoral ini mulai menunjukkan hasil positif. Berdasarkan data Kementan, produksi beras nasional pada kuartal pertama 2025 meningkat sebesar 51,45 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

 Sementara itu, produksi jagung naik 39,02 persen. Cadangan beras pemerintah pun mencapai 3,7 juta ton.

“Ini capaian yang patut kita syukuri bersama. Bukti bahwa dengan kerja sama dan strategi yang tepat, kita bisa menuju swasembada pangan,” kata Wamentan.

PT Agrinas Pangan Nusantara merupakan hasil dari transformasi tiga BUMN Karya yaitu PT Yodya Karya. menjadi perusahaan dengan fokus menjaga ketahanan pangan.

Transformasi ini juga dilakukan pada dua BUMN Karya lain yaitu PT Indra Karya yang saat ini menjadi PT Agrinas Palma Nusantara dan PT Virama Karya yang bertransformasi menjadi PT Agrinas Jaladri Nusantara. (sat)

Tags: Pangan

Related Posts

Pengembangan Perkebunan di Lahan Suboptimal Jadi Peluang Strategis

Kemenperin Perkuat Industri Kakao Siapkan 100 Cocoa Doctor

20 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing...

Produk Indikasi Geografis Teh Java Preanger Perluas Pasar ke Benua Amerika

Produk Indikasi Geografis Teh Java Preanger Perluas Pasar ke Benua Amerika

16 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Teh Java Preanger membuka peluang memperluas pasar internasional, khusus ke benua Amerika. Permintaan teh tersebut...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Persetujuan Perdagangan Bebas antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia (Indonesia–EAEU FTA) di St. Petersburg, Rusia

Potensi Pasar Produk Perkebunan Bakal Semakin Meningkat

22 Desember 2025
Harga TBS Petani Mitra Swadaya Riau Terus Anjlok

Harga TBS Petani Mitra Swadaya Riau Pekan Anjlok Pekan ini

22 Oktober 2025
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.