Perkebunanindonesia.com – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani kemitraan swadaya di Provinsi Riau anjlok pekan ini dari sebelumnya.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran, Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Defris Hatmaja mengatakan, harga TBS mengalami penurunan tertinggi tanaman pada kelompok umur 9 tahun sebesar Rp70.86 per kilogram (kg) atau 1,92 persen dari harga minggu lalu.
“Dengan demikian, harga pembelian TBS petani mitra swadaya untuk sembilan tahun ditetapkan sebesar Rp3.627,64 per kilogram,” ungkap Defris, Selasa (21/10/2025).
Menurut Defris, penurunan harga TBS mitra swadaya pada minggu ini lebih disebabkan turunnya harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) di pasaran.
Untuk harga penjualan CPO pada periode ke depan turun Rp331,51/kg menjadi Rp 14.589,49/kg. Sedangkan harga kernel justru naik Rp10,88/kg.
Sedangkan harga cangkang sawit ditetapkan sebesar Rp26,10/kg yang berlaku untuk satu bulan ke depan dengan Indeks K yang digunakan pada periode ini adalah 92,62 persen.
Dinas Perkebunan Riau mencatat untuk perusahaan yang tidak melakukan penjualan digunakan harga rata-rata tim sesuai Permentan Nomor 01 Tahun 2018 Pasal 8.
“Harga rata-rata CPO KPBN pada periode ini tercatat Rp14.582,67 per kilogram, sedangkan Kernel KPBN sebesar Rp13.305,00/Kg. (har)
Berikut rincian harga TBS sawit mitra swadaya Provinsi Riau periode 22 – 28 Oktober 2025 sebagai berikut:
Umur 3th (Rp 2.811,35);
Umur 4th (Rp 3.133,96);
Umur 5th (Rp 3.361,85);
Umur 6th (Rp 3.490,90);
Umur 7th (Rp 3.569,67);
Umur 8th (Rp 3.612,71);
Umur 9th (Rp 3.627,64);
Umur 10th-20th (Rp 3.590,61);
Umur 21th (Rp 3.530,89);
Umur 22th (Rp 3.461,90);
Umur 23th (Rp 3.383,46);
Umur 24th (Rp 3.324,00);
Umur 25th (Rp 3.275,29);




