a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Kementan Perkuat Mitigasi untuk Lindungi Perkebunan Indonesia

Kementan Perkuat Mitigasi untuk Lindungi Perkebunan Indonesia

9 Juli 2026
0
Share on FacebookShare on Twitter

PERKEBUNAN INDONESIA – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Perkebunan terus memperkuat berbagai langkah mitigasi untuk melindungi perkebunan Indonesia di tengah perubahan iklim sekaligus menjaga produktivitas.

“Pemerintah terus memperkuat langkah mitigasi untuk melindungi tanaman perkebunan dari dampak perubahan iklim melalui penerapan budidaya adaptif,” ungkap Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dikutip Kamis (8/7/2026).

Mentan menegaskan pemerintah terus mendorong berbagai strategi adaptasi agar produktivitas komoditas perkebunan tetap terjaga antara lain penggunaan benih unggul, serta pendampingan kepada pekebun agar produktivitas tetap terjaga.

Menurut Amran, mitigasi perubahan iklim tidak hanya penting untuk menjaga produksi, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam memperkuat ketahanan sub sektor perkebunan nasional.

Dengan langkah antisipatif yang dilakukan sejak dini, produktivitas perkebunan diharapkan tetap terjaga sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan pekebun di tengah tantangan iklim yang terus berkembang.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Perkebunan, Ali Jamil, mengatakan pengelolaan kebun yang adaptif menjadi kunci menjaga daya tahan subsektor perkebunan di tengah dinamika iklim yang semakin kompleks.

“Pengelolaan kebun yang adaptif, konservasi tanah dan air, serta pemanfaatan informasi iklim menjadi langkah penting agar perkebunan Indonesia tetap tangguh menghadapi cuaca yang semakin dinamis sekaligus membuka peluang inovasi bagi generasi muda di subsektor perkebunan,” ujar Ali Jamil.

Menurut Ali Jamil, perkembangan teknologi turut mendukung kemampuan pekebun dalam beradaptasi. Berbagai informasi mengenai prakiraan cuaca, teknik budidaya, hingga pengelolaan kebun kini dapat diakses lebih cepat sehingga membantu pekebun mengambil keputusan yang tepat di lapangan.

“Kami berkomitmen hadir mendampingi pekebun di setiap jengkal lahan. Melalui transformasi digital dan penguatan kelembagaan, kita membangun ekosistem perkebunan yang tidak hanya tangguh menghadapi perubahan iklim, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan pekebun secara mandiri dan berkelanjutan,” tambah Ali Jamil.

Ali Jamil optimistis dengan penguatan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim secara berkelanjutan, pemerintah berharap subsektor perkebunan tetap menjadi penopang ketahanan pangan, penyedia lapangan kerja, sumber devisa, sekaligus motor penggerak ekonomi nasional di tengah tantangan iklim global yang semakin kompleks.

“Menjaga kebun hari ini berarti menjaga pangan, ekonomi, dan masa depan Indonesia. Perkebunan yang tangguh akan melahirkan pekebun yang sejahtera dan memperkuat ketahanan ekonomi bangsa. Perkebunan tangguh, Indonesia kuat,” tutup Ali.

Perubahan iklim menyebabkan pola hujan semakin tidak menentu, suhu udara meningkat, dan kejadian cuaca ekstrem semakin sering terjadi. Kondisi tersebut mulai memberikan tekanan terhadap berbagai komoditas perkebunan strategis nasional seperti kelapa sawit, kopi, kakao, karet, dan tebu

Komoditas strategis seperti kopi, kakao, kelapa sawit, hingga tebu menjadi rentan terdampak seperti penurunan produktivitas, kegagalan pembungaan, penurunan rendemen, peningkatan OPT, kebakaran lahan, kekeringan apabila perubahan cuaca tidak diantisipasi dengan baik.

Perubahan pola curah hujan, kenaikan suhu, hingga meningkatnya frekuensi cuaca ekstrem berpotensi memengaruhi produktivitas, kualitas hasil panen, bahkan memicu serangan hama dan penyakit tanaman.

Pemerintah juga terus mendorong Program Pembukaan Lahan Tanpa Bakar (PLTB) sebagai bagian dari komitmen mewujudkan pertanian zero burning yang lebih ramah lingkungan.

Pengelolaan tata air di lahan gambut diperkuat melalui pembangunan sekat kanal agar kelembapan lahan tetap terjaga sehingga produktivitas kebun dapat dipertahankan pada musim kering.

Kesiapsiagaan di tingkat lapangan juga diperkuat melalui pembentukan Brigade Pengendalian Kebakaran Lahan dan Kebun (Karlabun) serta Kelompok Tani Peduli Api yang berperan aktif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan di wilayah perkebunan.

Brigade Pengendalian Kebakaran Lahan dan Kebun (Karlabun) dibentuk untuk meningkatkan kesiapsiagaan, deteksi dini, serta respons cepat terhadap potensi kebakaran di wilayah perkebunan. (sat)

Tags: Ditjen PerkebunanKemenanPerkebunan

Related Posts

Kementan Kembangkan Kawasan Tebu Seluas 97.970 Hektare

Kementan Perkuat Langkah Lindungi Produktivitas Perkebunan

17 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Pertanian (Kementan) sigap menyiapkan mitigasi dampak cuaca terhadap komoditas perkebunan mengantisipasi potensi penurunan produktivitas...

BRIN Dorong Hilirisasi Nilam dan Cengkeh untuk Tingkatkan Daya Saing Global

BRIN Dorong Hilirisasi Nilam dan Cengkeh untuk Tingkatkan Daya Saing Global

15 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendorong penguatan hilirisasi minyak atsiri nilam dan cengkeh untuk...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Kunjungan Kerja Anggota DPD RI Alfansyah "Komeng" Bustami di Perkebunan Teh Rakyat di Ciwidey, Jawa Barat

Alfiansyah “Komeng” Apresiasi Capaian Paguyuban Tani “Teh” Lestari

7 Agustus 2025
Bapanas Sebut Pentingnya Sinergi Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

Bapanas Sebut Pentingnya Sinergi Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

22 Juni 2025
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.