a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Bapanas Kolaborasikan Stabilisasi Harga Gula Konsumsi

dok ID Food

Bapanas Kolaborasikan Stabilisasi Harga Gula Konsumsi

9 Mei 2026
0
Share on FacebookShare on Twitter

PERKEBUNAN INDONESIA – Badan Pangan Nasional (Bapanas) kolaborasi stabilisasi harga gula konsumsi bersama Asosiasi Pengusaha Gula Indonesia (APGI). Diproyeksikan ketersediaan gula konsumsi di Mei akan terus meningkat.

“Gula sudah 2 kali kita rapatkan dan terakhir kemarin kami kirim surat ke APGI untuk ikut menstabilkan harga,” ujar Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa, Jumat (8/5/2026).

Ketut berharap Mei ini sudah mulai musim giling dan harga gula diharapan juga bisa pihaknya bisa menstabilkan harga gula.

Bapanas mendorong peran aktif untuk membantu pemerintah memastikan ketersediaan pasokan gula konsumsi yang merata.

Stabilitas harga juga agar mengacu Harga Acuan Penjualan (HAP) sesuai Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 12 Tahun 2024, yakni Rp 17.500 per kilogram (kg) untuk wilayah selain Indonesia Timur dan 3TP (Tertinggal, Terdepan, Terluar, dan Perbatasan) dan Rp 18.500 per kg untuk wilayah Indonesia Timur dan 3TP.

“Dan saya sudah tekankan sekali lagi ke APGI, Asosiasi Pengusaha Gula Indonesia, untuk ikut menstabilkan harga gula,” tambah Ketut.

Pemerintah memproyeksikan produksi bulanan gula konsumsi di Mei dapat melonjak hingga 374 persen. Dari produksi bulanan di April diperkirakan sekitar 58,3 ribu ton.

Sementara produksi bulanan Mei dapat mencapai hingga 276,4 ribu ton. Prediksi ini berdasarkan Proyeksi Neraca Pangan Gula Konsumsi yang diampu Bapanas.

Kementerian Pertanian (Kementan) dalam rapat stabilisasi gula yang dihelat Bapanas akhir April lalu. Berkat optimalisasi luas tambah tanam tebu, maka diprediksi produksi gula konsumsi nasional dalam setahun ini dapat mencapai 3 juta ton. Musim giling tebu pun akan dimulai pada pertengahan Mei ini di sebagian besar wilayah Jawa.

Adapun stok gula di APGI terpantau sampai akhir April berada di sekitar 100 ribu ton yang tersebar di seluruh daerah. Sementara stok gula di Perum Bulog sampai akhir April terlaporkan berada di angka 2,6 ribu ton tersebar di seluruh Indonesia.

Bulog memastikan akan menyalurkan stok gula ke masyarakat yang sebagian besar melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan Bapanas maupun pemerintah daerah.

Bapanas memastikan akan berupaya secara kolaboratif melalui optimalisasi distribusi gula konsumsi ke seluruh wilayah Indonesia. Fokus distribusi stok ada akan diutamakan pada wilayah yang mengalami fluktuasi harga gula konsumsi.

“Tapi sebelum musim giling, tentu kita harus optimalisasi stok-stok yang ada dan tentu melibatkan semua stakeholder,” kata Ketut.

Lebih lanjut Ketut menyebut, pihaknya melibatkan semua pihak, termasuk pemerintah daerah untuk ikut memantau.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, kita bisa kembali menstabilkan harga, tapi yang penting pasokannya relatif bagus dulu,” pungkas Deputi Bapanas Ketut. (sat)

Tags: BapanasHarga gulaKementan

Related Posts

Pengembangan Perkebunan di Lahan Suboptimal Jadi Peluang Strategis

Kemenperin Perkuat Industri Kakao Siapkan 100 Cocoa Doctor

20 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing...

Produk Indikasi Geografis Teh Java Preanger Perluas Pasar ke Benua Amerika

Produk Indikasi Geografis Teh Java Preanger Perluas Pasar ke Benua Amerika

16 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Teh Java Preanger membuka peluang memperluas pasar internasional, khusus ke benua Amerika. Permintaan teh tersebut...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Bapanas Luncurkan Indeks Keamanan Pangan Segar

Bapanas Luncurkan Indeks Keamanan Pangan Segar

26 Juni 2025
Produksi CPO Meningkat Laba Cisadane Raya Melonjak

Produksi CPO Meningkat Laba Cisadane Sawit Melonjak

11 Agustus 2025
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.