a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Potensi Minyak Atsiri ke Rusia Rp 2,01 Miliar

Potensi Minyak Atsiri ke Rusia Rp 2,01 Miliar (Ist)

Kemendag Sebut Potensi Minyak Atsiri ke Rusia Rp 2,01 Miliar

2 September 2025
0
Share on FacebookShare on Twitter

Perkebunanindonesia.com – Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI menyebutkan terdapat potensi transaksi minyak atsiri Indonesia ke Rusia sebesar USD 123,40 ribu atau setara Rp2,01 miliar.

Hal ini terungkap saat Atase Perdagangan (Atdag) RI Moskow di Rusia, berhasil memfasilitasi kontak dagang antara pelaku usaha minyak atsiri Indonesia dan calon pembeli dari Rusia.

Atdag RI Moskow Ardianto Mahdi Wibowo menyatakan, permintaan dari buyer dan potensi transaksi yang dihasilkan menunjukkan bahwa minyak atsiri memiliki peluang di pasar Rusia.

“Kami menindaklanjuti permintaan minyak atsiri dari Kema Club dengan menghubungi beberapa pelaku usaha minyak atsiri di Indonesia,” ungkap Ardianto dalam keterangannya, dikutip Selasa (2/9/2025)

Lebih lanjut Ardianto mengatakan, Kema Club telah menerima sampel pada 10 Juli 2025 dan saat ini masih menguji sampel.

“Kami menunggu kabar baik dari Kema Club untuk mewujudkan pembelian minyak atsiri dari pelaku usaha minyak atsiri lokal kita,” ujar Ardianto.

Potensi transaksi tersebut berawal dari korespondensi yang dilakukan Atdag RI Moskow kepada calon-calon buyer yang hadir di pameran Global Ingredients Show di Moskow, Rusia pada 15–19 April 2025. Korespondensi tersebut menghasilkan permintaan dari calon buyer Rusia, yaitu Kema Club.

Kema Club merupakan perusahaan asal Rusia yang bergerak di bidang kosmetik, parfum, dan pemasok bahan baku untuk industri makanan dan minuman.

Dalam komunikasi bisnis, Kema Club mengajukan permintaan sampel minyak atsiri dan permintaan harga Free on Board(FoB).

Kema Club telah memilih 14 jenis minyak atsiri dari Indonesia untuk diuji, termasuk nilam (patchouli), jeruk nipis (lime), rosemary, akar wangi (vetiver), dan kenanga (ylang ylang).

Ardianto menyatakan, perwakilan perdagangan RI di Rusia akan terus memfasilitasi komunikasi hingga kerja sama dapat terwujud.

“Peluang ini membuka jangkauan pasar Rusia dan memperkuat Indonesia sebagai pemasok minyak atsiri berkualitas di pasar global,” tutup Ardianto.

Pada 2024, Rusia mengimpor minyak atsiri dari dunia sebesar USD 3,16 miliar. Di tahun yang sama, nilai impor Rusia untuk minyak atsiri dari Indonesiabaru tercatat sebesar USD 215 ribu atau belum sampai satu persen dari total minyak atsiri yang diimpor Rusia.

Di sisi lain, masih di tahun yang sama, Indonesia mengekspor minyak atsiri ke dunia sebesar USD 989,63 juta. Artinya, ekspor minyak atsiri Indonesia ke Rusia masih di bawah satu persen dibanding total ekspor Indonesia ke dunia. Hal ini mengindikasikan Rusia sebagai pasar yang potensial untuk minyak atsiri Indonesia.

Pada periode Januari—Juni 2025, total perdagangan Indonesia-Rusia tercatat sebesar USD 2,68 miliar, meningkat 52,37 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2024 yang senilai USD 1,76 miliar.

Pada periode ini, impor Indonesia dari Rusia sebesar USD 1,68 miliar. Sementara itu, ekspor Indonesia ke Rusia tercatat USD 997,90 juta atau meningkat 43,76 persen dibanding periode yang sama tahun 2024. (fad)

Baca juga : Kemenperin Terus Pacu Hilirisasi Minyak Atsiri

Tags: akar wangikemendagMinyak atsirinilam

Related Posts

Pengembangan Perkebunan di Lahan Suboptimal Jadi Peluang Strategis

Kemenperin Perkuat Industri Kakao Siapkan 100 Cocoa Doctor

20 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing...

Produk Indikasi Geografis Teh Java Preanger Perluas Pasar ke Benua Amerika

Produk Indikasi Geografis Teh Java Preanger Perluas Pasar ke Benua Amerika

16 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Teh Java Preanger membuka peluang memperluas pasar internasional, khusus ke benua Amerika. Permintaan teh tersebut...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

AKPY, BPDP dan Ditjenbun Tingkatkan Kompetensi Petani Sawit Luwu Utara

AKPY, BPDP dan Ditjenbun Tingkatkan Kompetensi Petani Sawit Luwu Utara

8 Juli 2025
Riset Wageningen University Ungkap Sawit Ungguli Kedelai dan Rapeseed

Riset Wageningen University Ungkap Sawit Ungguli Kedelai dan Rapeseed

23 Agustus 2025
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.