a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Tandan Kosong Sawit Berpotensi Besar untuk Perangkat Superkapasitor

Tandan Kosong Sawit Berpotensi Besar untuk Perangkat Superkapasitor (stimewa)

BRIN Sebut Tandan Kosong Sawit Berpotensi Besar untuk Perangkat Superkapasitor

2 September 2025
1
Share on FacebookShare on Twitter

Perkebunanindonesia.com – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyebut tandan kosong kelapa sawit (TKKS) memiliki potensi besar sebagai material karbon ramah lingkungan untuk perangkat superkapasitor.

“Potensi pemanfaatan limbah biomassa kelapa sawit sebagai material karbon ramah lingkungan serta strategi rekayasa mikrostruktur dalam peningkatan performa superkapasitor dikupas tuntas di sini,” ungkap Kepala Pusat Riset Elektronika (PRE) BRIN Prof. Yusuf Nur Wijayanto di Jakarta, dikutip Senin (1/9/2025).

Menurut Prof Yusuf, inovasi pemanfaatan limbah biomassa kelapa sawit ini tidak hanya mendukung pengembangan teknologi penyimpan energi masa depan. Namun juga memperkuat transisi menuju energi bersih.

Prof Yusuf menekankan pentingnya riset superkapasitor dalam mendukung agenda transisi energi bersih nasional. Superkapasitor menjadi salah satu teknologi kunci dalam mendukung kemandirian energi nasional.

Prof Yusuf berharap diseminasi hasil riset dapat mendorong di bidang divais elektronika, khususnya superkapasitor, sekaligus membangun ekosistem riset melalui kolaborasi dan sinergi seluruh pemangku kepentingan di Indonesia.

Profesor Riset dari Pusat Riset Elektronika BRIN Rike Yudianti menambahkan, potensi TKKS sebagai bahan baku material karbon ramah lingkungan untuk perangkat superkapasitor.

Menurut Rike, seiring meningkatnya produksi minyak sawit, limbah TKKS dapat menjadi sumber material bernilai tinggi.

Sejumlah penelitian menunjukkan TKKS mampu diolah menjadi tiga produk utama, yaitu porous carbon graphite, nanocellulose, dan nano-silica.

“Ketiga material ini menjadi kunci pengembangan energi berkelanjutan, khususnya superkapasitor,” ujar Rike.

Menurut Rike, perangkat superkapasitor berbahan dasar TKKS terbukti memiliki kinerja baik dan mampu mempertahankan performanya hingga ribuan siklus.

“Target riset kami adalah menghasilkan perangkat superkapasitor dengan performa setara baterai, dengan material berbasis keluarga karbon yang lebih ramah lingkungan,” jelas Rike.

Rike menambahkan, sinergi antara riset material berbasis biomassa lokal dan inovasi rekayasa mikrostruktur merupakan langkah strategis menuju teknologi energi bersih.

Pemanfaatan potensi biomassa Indonesia, khususnya dari sektor perkebunan kelapa sawit, dengan dukungan inovasi riset tingkat lanjut, menjadikan superkapasitor semakin dipandang sebagai teknologi penting dalam mendukung transisi energi nasional yang berkelanjutan.

Guru Besar Departemen Fisika Universitas Negeri Malang, Prof. Markus Diantoro menjelaskan bahwa modifikasi mikrostruktur dapat meningkatkan performa superkapasitor.

“Rekayasa ini membuka peluang besar untuk menghadirkan perangkat superkapasitor yang memiliki kapasitas lebih besar dan efisien, sehingga dapat memaksimalkan kapasitas penyimpanan energi terbarukan,” ujar Markus. (far)

Tags: BRINTandan kosong kelapa sawit

Related Posts

Pengembangan Perkebunan di Lahan Suboptimal Jadi Peluang Strategis

Kemenperin Perkuat Industri Kakao Siapkan 100 Cocoa Doctor

20 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing...

Produk Indikasi Geografis Teh Java Preanger Perluas Pasar ke Benua Amerika

Produk Indikasi Geografis Teh Java Preanger Perluas Pasar ke Benua Amerika

16 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Teh Java Preanger membuka peluang memperluas pasar internasional, khusus ke benua Amerika. Permintaan teh tersebut...

Comments 1

  1. Lauryn2065 says:
    1 tahun ago

    https://shorturl.fm/KQ6mx

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Kemenhut Tertibkan 40 Ribu Hektare Lahan Sawit di Tesso Nilo

Kemenhut Tertibkan 40 Ribu Hektare Lahan Sawit di Tesso Nilo

22 Juni 2025
Ombudsman RI Usulkan Bentuk Badan Sawit Nasional

Ombudsman RI Usulkan Bentuk Badan Sawit Nasional

1 Juni 2025
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.