a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Kementan Lakukan Penetapan Kebun Sumber Benih Kakao

Kementan Lakukan Penetapan Kebun Sumber Benih Kakao (dok Kementan)

Kementan Lakukan Penetapan Kebun Sumber Benih Kakao

25 Juli 2025
1
Share on FacebookShare on Twitter

Perkebunanindonesia.com – Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan lakukan pemurnian, penilaian, dan penetapan kebun sumber benih kakao. Hal ini guna mendukung penyediaan benih kakao yang unggul dan bersertifikat,

“Kegiatan pemurnian, penilaian, dan penetapan kebun sumber benih kakao ini merupakan langkah strategis untuk menjamin ketersediaan benih kakao unggul dan bersertifikat. Ini penting untuk memastikan mutu benih yang akan diedarkan kepada petani,” ujar Plt. Direktur Jenderal Perkebunan, Abdul Roni Angkat, Rabu (23/7/2025).

Abdul Roni mengungkapkan, pelaksanaan kegiatan ini sejalan dengan arahan Menteri Pertanian yang dirumuskan dalam Keputusan Menteri Pertanian Nomor 67/Kpts/KB.020/7/2018 tentang Pedoman Produksi, Sertifikasi, Peredaran, dan Pengawasan Benih Tanaman Kakao, serta menindaklanjuti permohonan dari pemilik kebun sumber benih.

Lebih lanjut, Abdul Roni menyebutkan tim pelaksana terdiri dari unsur Pemulia Kakao dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Direktorat Jenderal Perkebunan, Pengawas Benih Tanaman, serta Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengawasan dan Sertifikasi Benih dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Proses pemurnian dan penilaian dilakukan secara langsung oleh tim di lapangan dengan mengamati serta mengidentifikasi setiap tanaman kakao untuk memastikan kesesuaian karakteristik tanaman dengan klon yang telah ditetapkan.

Menurut Abdul Roni, langkah ini penting dalam menjamin mutu dan keaslian benih yang nantinya akan digunakan dalam perbanyakan.

“Melalui penyediaan benih unggul, peningkatan kapasitas petani, dan penguatan sistem perbenihan, kami mendorong produktivitas yang lebih tinggi dan kualitas hasil yang lebih baik,” jelas Abdul Roni.

Upaya ini, lanjut Abdul Roni, sejalan dengan strategi nasional untuk memperkuat daya saing kakao Indonesia di pasar global serta meningkatkan kesejahteraan petani di seluruh sentra produksi kakao.

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendukung dan mengapresiasi langkah strategis yang dilakukan Ditjen Perkebunan terkait kakao. “Kami dukung penuh demi keberlanjutan usaha tani kakao di Indonesia,” katanya.

Amran pun berkomitmen mendorong peningkatan ketersediaan benih kakao bermutu demi mendukung keberlanjutan usaha tani kakao, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat daya saing komoditas kakao nasional.

“Saya berharap ini menjadi langkah awal yang strategis dalam memastikan ketersediaan benih kakao unggul dan bersertifikat. Sehingga kualitas hasil kakao nasional dapat terus ditingkatkan, mampu memperkuat daya saing kakao Indonesia di pasar global serta memberikan nilai tambah untuk kesejahteraan bagi para petani kakao di Indonesia,” tutup Mentan.

Kebun benin kakao yang ditetapkan Ditjen Perkebunan tersebut milik PT Timor Mitra Niaga (TMN) dan Kebun Sumber Benih Kakao Gaura itu berada di Desa Wetana, Kecamatan Laboya Barat, Kabupaten Sumba Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur. (sat)

Baca juga : Varietas Unggul Solusi Kembalikan Kejayaan Industri Kakao

Tags: BenihDitjen PerkebunanKakaoKementerian PertanianMenteri Pertanian

Related Posts

Pengembangan Perkebunan di Lahan Suboptimal Jadi Peluang Strategis

Kemenperin Perkuat Industri Kakao Siapkan 100 Cocoa Doctor

20 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing...

Produk Indikasi Geografis Teh Java Preanger Perluas Pasar ke Benua Amerika

Produk Indikasi Geografis Teh Java Preanger Perluas Pasar ke Benua Amerika

16 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Teh Java Preanger membuka peluang memperluas pasar internasional, khusus ke benua Amerika. Permintaan teh tersebut...

Comments 1

  1. Ping-balik: Harga Referensi Biji Kakao Agustus Menurun, Begini Penyebabnya - perkebunanindonesia.com

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Akselerasi Tanam Tebu 2025 di Blora untuk Wujudkan Swasembada Gula

Akselerasi Tanam Tebu 2025 di Blora untuk Wujudkan Swasembada Gula

9 Desember 2025
Tandan Kosong Sawit Berpotensi Besar untuk Perangkat Superkapasitor

BRIN Dukung Pemanfaatan Biomassa Kelapa Sawit sebagai Sumber Energi

25 September 2026
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.