a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Nursery Batang Pastikan Ketersedian Benih Kelapa Bermutu

Nursery Batang Pastikan Ketersedian Benih Kelapa Bermutu (dok Kementan)

Nursery Batang Pastikan Ketersedian Benih Kelapa Bermutu

10 September 2025
0
Share on FacebookShare on Twitter

Perkebunanindonesia.com – Keberadaan Nursery Batang menjadi salah satu kunci untuk memastikan ketersediaan benih kelapa bermutu.

Plt. Direktur Jenderal Perkebunan, Kementan, Abdul Roni Angkat, mengatakan, pemerintah terus memperkuat upaya strategis dalam mendukung kemandirian benih. Salah satunya keberadaan Nursery Batang.

Menurut Roni, Nursing Batang ini bukan hanya menghasilkan benih unggul, tetapi juga berperan penting dalam menjaga kemurnian varietas dan pelestarian sumber daya genetik.

“Kami memiliki tiga kebun induk seluas enam hektare yang ditanami varietas Pandang Wangi, Genjah Entog Kebumen, dan Kelapa Dalam Bido. Dengan penanaman yang dimulai pada Desember 2023, kami optimis mampu memenuhi kebutuhan benih berkualitas secara berkelanjutan,” ujar Roni, dikutip Selasa (9/9/2025).

Diketahui, nursery yang berlokasi di Desa Beji, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang ini dibangun pada tahun 2021 dan mulai berproduksi pada 2022.

Hingga saat ini, Nursery Batang telah memproduksi 120.000 batang benih kelapa, dengan 71.122 batang telah tersertifikasi dan 58.903 batang di antaranya telah disalurkan kepada petani.

Sementara itu, Kementan juga melakukan penanaman pohon kelapa secara simbolis sebagai upaya penghijauan sekaligus pengembangan komoditas perkebunan yang bernilai ekonomi tinggi di Nusakambangan, Cilacap.

Menurut Roni, program ini diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan jangka panjang dan memperkuat ketahanan pangan lokal.

“Melalui bantuan alsintan, penanaman kelapa, dan pembinaan ketahanan pangan, kami berharap warga binaan dapat lebih mandiri, produktif, dan berkontribusi pada ketahanan pangan nasional,” ujar Roni.

Roni mengatakan, pihaknya ingin memastikan bahwa sektor pertanian hadir dan memberikan manfaat nyata, tidak hanya di sentra produksi, tetapi juga di kawasan seperti Nusakambangan.

Lebih lanjut, Roni juga melakukan peninjauan BLK dan program kemandirian warga binaan. Program ini menjadi salah satu wujud nyata dukungan pemerintah dalam mempersiapkan keterampilan produktif bagi warga binaan di bidang pertanian, sehingga mereka dapat mandiri dan siap berkontribusi setelah kembali ke masyarakat.

Roni menambahkan bahwa pendampingan teknis dan monitoring akan terus dilakukan untuk menjamin keberlanjutan program. Program ini bukan hanya memberikan alat, tetapi juga pengetahuan dan keterampilan di sektor pertanian. (sat)

Baca juga : Mentan: Keberhasilan Hilirisasi Perkebunan Dimulai dari Benih Unggul

Tags: benih kelapaDitjen PerkebunanKementanNursery Batang

Related Posts

Pengembangan Perkebunan di Lahan Suboptimal Jadi Peluang Strategis

Kemenperin Perkuat Industri Kakao Siapkan 100 Cocoa Doctor

20 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing...

Produk Indikasi Geografis Teh Java Preanger Perluas Pasar ke Benua Amerika

Produk Indikasi Geografis Teh Java Preanger Perluas Pasar ke Benua Amerika

16 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Teh Java Preanger membuka peluang memperluas pasar internasional, khusus ke benua Amerika. Permintaan teh tersebut...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Penanganan Karhutla Dinilai Belum Selesaikan Akar Masalah

Penanganan Karhutla Dinilai Belum Selesaikan Akar Masalah

2 Oktober 2026
PT SMS Panen Perdana Budidaya Lele di Kabupaten Lahat

PT SMS Panen Perdana Budidaya Lele di Kabupaten Lahat

10 Mei 2026
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.