a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Pemprov Jatim Percepat Penguatan Sektor Pergulaan Seluas 54 Ribu Ha

Pemprov Jatim Percepat Penguatan Sektor Pergulaan Seluas 54 Ribu Ha

19 Juli 2026
0
Share on FacebookShare on Twitter

PERKEBUNAN INDONESIA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) mempercepat penguatan sektor pergulaan pada 2026 dengan target pengembangan seluas 54.897 hektare di 24 kabupaten sentra tebu.

Demikian diungkapkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri Panen Raya TNI Terintegrasi yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jumat (17/7/2026).

Khofifah mengatakan, pada 2026 Jawa Timur kembali mendapat kepercayaan menjalankan Program Bongkar Ratoon seluas 48.315 hektare dan Program Perluasan Areal Tebu seluas 6.582 hektare.

“Kepercayaan ini menjadi kehormatan sekaligus amanah bagi Jawa Timur untuk terus meningkatkan produktivitas, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan inovasi agar kontribusi kami terhadap ketahanan pangan nasional semakin besar,” ujar Khofifah dalam keterangan tertulisnya dikutip pada Minggu (19/7/2026).

Menurut Khofifah, pengembangan lahan tebu menjadi bagian penting dalam memperkuat kontribusi Jawa Timur terhadap target swasembada gula nasional. Apalagi, provinsi ini masih menjadi penyumbang produksi gula terbesar di Indonesia.

Saat ini, kata Khofifah, Jawa Timur menyumbang sekitar 51 persen produksi gula nasional. Sepanjang 2025, produksi gula kristal putih Jawa Timur mencapai sekitar 1,34 juta ton, menjadi capaian tertinggi dalam satu dekade terakhir.

Menurut Khofifah, capaian tersebut semakin mempertegas posisi Jawa Timur sebagai penyangga utama industri gula nasional sekaligus daerah strategis dalam mendukung program swasembada gula.

Sementara itu, dalam Panen Raya TNI Terintegrasi di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengungkapkan, TNI Angkatan Udara bersinergi dengan Gula Nusantara dan asosiasi petani mendampingi lahan seluas 236.048 hektare selama musim panen 2026.

Dari luas lahan tersebut diperkirakan menghasilkan 18,386 juta ton tebu atau setara 1,36 juta ton gula. Produksi tersebut memberikan kontribusi sekitar 45,05 persen terhadap target produksi gula nasional tahun 2026.

Secara khusus, Lanud Abdulrachman Saleh turut mengelola lahan tebu seluas 800,5 hektare yang siap dipanen dengan estimasi produksi mencapai 72.045 ton.

Selain menghasilkan gula, hilirisasi tebu juga dinilai memberikan nilai tambah ekonomi melalui produk turunan seperti molase, bioetanol untuk kebutuhan industri maupun farmasi, pupuk organik, serta berbagai produk lainnya.

“Hilirisasi tebu turut menghasilkan molase, bioetanol industri maupun farmasi, pupuk organik, dan produk turunan lainnya yang meningkatkan nilai bagi perekonomian nasional,” kata Agus. (gar)

Tags: Jawa Timurswasembada gulaTebu

Related Posts

Rencana Perluasan Lahan untuk Bioetanol Dinilai Timbulkan Kerusakan Ekologis

Rencana Perluasan Lahan untuk Bioetanol Dinilai Timbulkan Kerusakan Ekologis

6 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA – Rencana pemerintah terkait perluasan kawasan tebu, jagung dan ubi seluas dua juta hektare untuk bahan...

Pemerintah Berharap Tak Impor Gula Tahun Ini

Kementan Matangkan Pengembangan Tebu untuk Bahan Baku Bioetanol

30 September 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Pertanian (Kementan) mematangkan pengembangan tebu dari hulu guna memastikan ketersediaan bahan baku bioetanol nasional...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Minyak Sawit di Kawasan Amerika Utara dan Membagi Manfaat Sawit

Produksi Produk Sawit Juni 2026 Meningkat, Stok Menurun

26 Agustus 2026
BPDP Siapkan Dukungan Implementasi B50

BPDP Siapkan Dukungan Implementasi B50

27 Juli 2025
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.