a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Minyak Kelapa Sawit Masih Berkontribusi Ekspor Nonmigas

Mentan Sebut Kekuatan Ekspor Sawit Tak Lepas dari Hilirisasi

18 April 2026
0
Share on FacebookShare on Twitter

PERKEBUNAN INDONESIA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan, kekuatan ekspor sawit Indonesia tidak lepas dari strategi hilirisasi yang terus diperkuat pemerintah.

Menurut Amran, potensi terbesar justru berada pada pengembangan produk turunan yang lebih luas, termasuk minyak goreng dan berbagai produk industri lainnya.

“Kalau CPO kita olah menjadi margarin, kosmetik, dan produk turunan lainnya, dunia akan sangat bergantung pada Indonesia. Kita kuasai lebih dari 60 persen pasar dunia. Artinya Indonesia sangat menentukan,” ujar Mentan Amran dikutip Sabtu (18/4/2026).

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor CPO dan turunannya pada Januari–Februari 2026 mencapai US$4,69 miliar, melonjak 26,40 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$3,71 miliar.

Ekspor juga meningkat dari 3,33 juta ton menjadi 4,54 juta ton pada periode yang sama. Kenaikan karena permintaan global terhadap produk berbasis sawit Indonesia masih sangat kuat.

Indonesia saat ini menjadi produsen dan eksportir sawit terbesar di dunia. Selain CPO mentah, produk turunan seperti minyak goreng olahan, biodiesel, hingga bahan baku industri makanan dan kosmetik semakin mendominasi pasar ekspor.

Penguatan ekspor minyak goreng juga menjadi bagian strategis dalam menjaga stabilitas pasar global, sekaligus memperluas pangsa pasar Indonesia di berbagai negara tujuan. Dengan kebutuhan minyak nabati dunia yang terus meningkat, posisi Indonesia dinilai semakin strategis dalam rantai pasok global.

Kementerian Pertanian akan terus mendorong penguatan ekosistem sawit dari hulu hingga hilir, mulai dari peningkatan produktivitas kebun, efisiensi industri pengolahan, hingga perluasan akses pasar ekspor.

Data GAPKI pada 13 Maret 2026 menyebutkan, produksi CPO Indonesia sepanjang 2025 mencapai 51,66 juta ton atau meningkat 7,26 persen (naik sekitar 3,5 juta ton) dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara total produksi CPO dan PKO (palm kernel oil) tercatat sebesar 56,55 juta ton atau naik 7,18 persen.

Dari sisi perdagangan, ekspor produk sawit Indonesia sepanjang 2025 juga menunjukkan pertumbuhan yang sangat kuat. Volume ekspor mencapai 32,34 juta ton atau naik 9,51 persen, dengan nilai menembus US$35,87 miliar, melonjak 29,23 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dengan tren positif ini, sektor sawit tidak hanya menjadi penopang devisa negara, tetapi juga pilar utama dalam memperkuat ekonomi nasional berbasis pertanian dan industri hilir yang berdaya saing global. (sat)

Tags: BPScpoEkspor sawitGapkiMentan Andi Amran Sulaiman

Related Posts

BPDP Dukung Ekosistem Kelapa dari Hulu hingga Hilir

BPDP Dukung Ekosistem Kelapa dari Hulu hingga Hilir

21 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mendukung pengembangan ekosistem kelapa Indonesia secara menyeluruh, mulai dari sektor...

Pengembangan Perkebunan di Lahan Suboptimal Jadi Peluang Strategis

Kemenperin Perkuat Industri Kakao Siapkan 100 Cocoa Doctor

20 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Menhut Raja Resmikan Pilot Bioethanol Aren di Kamojang

Menhut Raja Resmikan Pilot Bioethanol Aren di Kamojang

19 November 2025
Program KUR Khusus Tebu Jadi Solusi buat Petani

Program KUR Khusus Tebu Jadi Solusi buat Petani

7 Mei 2025
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.