a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Kementan Tanam Perdana Padi Gogo di Lahan PSR

Kementan Tanam Perdana Padi Gogo di Lahan PSR (dok Kementan)

Kementan Tanam Perdana Padi Gogo di Lahan PSR

28 Agustus 2025
1
Share on FacebookShare on Twitter

Perkebunanindonesia.com – Kementerian Pertanian (Kementan) lalukan penanaman perdana padi gogo secara tumpang sisip pada lahan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Banten untuk terus mendorong peningkatan produksi pangan nasional melalui berbagai inovasi pemanfaatan lahan.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa integrasi antara tanaman pangan dan perkebunan merupakan terobosan penting untuk menghadapi tantangan ketahanan pangan di masa depan.

“Lahan peremajaan sawit rakyat jangan sampai dibiarkan kosong. Dengan tumpang sisip padi gogo, kita dapat menambah produksi beras sekaligus memberikan nilai ekonomi tambah bagi petani,” ujar Amran, Rabu (27/8/2025).

Sekretaris Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementan, Heru Tri Widarto menambahkan, peremajaan sawit rakyat tidak hanya berdampak pada keberlanjutan perkebunan, tetapi juga mendukung produksi pangan nasional.

“Integrasi ini membuka peluang besar bagi petani untuk memperoleh pendapatan tambahan sambil menunggu tanaman sawit menghasilkan,” ujar Heru.

Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi Kementan untuk mengoptimalkan lahan perkebunan agar dapat berkontribusi pada ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung program swasembada pangan.

Penanaman padi gogo dilakukan di lahan milik Kelompok Tani Suka Tani Desa Panacaran, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Lahan padi gogo merupakan bagian dari total luas Calon Pekarangan Calon Lahan (CPCL) Kecamatan Munjul seluas 850 hektare (ha).

Penanaman ini sebagai simbolis penanaman pada September hingga Oktober sambil menunggu musim penghujan mulai tinggi di Banten.

Ketua Kelompok Tani Suka Tani I Desa Panacaran Sumarna mengatakan, Pandeglang memiliki potensi lahan kering yang luas.

“Kehadiran program padi gogo tumpang sisip ini akan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan produksi padi di daerah sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional,” ungkap Sumarna.

Dalam mendukung program ini, Kementan telah menyalurkan bantuan sarana produksi dan distribusi benih untuk periode tanam bulan September – Oktober.

Distribusi benih varietas Inpago 13 Fortiz di Kabupaten Pandeglang telah rampung pada Juli 2024 dengan jumlah 217.840 kilogram untuk lahan seluas 10.829 ha.

Selanjutnya, pada Agustus 2025, distribusi herbisida sebanyak 21.784 liter juga telah selesai, sementara pestisida akan disalurkan setelah proses tanam berjalan optimal.

Secara keseluruhan, alokasi CPCL padi gogo di Provinsi Banten tahun anggaran 2025 mencapai 15.354 ha terdiri dari 10.829 ha di Kabupaten Pandeglang, 4.389 ha di Kabupaten Lebak, dan 136 ha di Kabupaten Serang.

Dengan sinergi lintas subsektor ini, pemerintah optimistis program integrasi padi gogo pada lahan PSR akan menjadi percontohan nasional.

“Langkah strategis seperti ini menjadi kunci memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, sekaligus menjaga keberlanjutan perkebunan kita,” tutup Heru. (sat)

Tags: KementanLahan PSRMenteri PertanianPadi gogoProvinsi Bantentumpang sari

Related Posts

BPDP Dukung Ekosistem Kelapa dari Hulu hingga Hilir

BPDP Dukung Ekosistem Kelapa dari Hulu hingga Hilir

21 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mendukung pengembangan ekosistem kelapa Indonesia secara menyeluruh, mulai dari sektor...

Pengembangan Perkebunan di Lahan Suboptimal Jadi Peluang Strategis

Kemenperin Perkuat Industri Kakao Siapkan 100 Cocoa Doctor

20 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing...

Comments 1

  1. Erica360 says:
    1 tahun ago

    https://shorturl.fm/cuI4i

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Indonesia Tingkatkan Ekspor Komoditas Perkebunan ke Brazil

Indonesia Tingkatkan Ekspor Komoditas Perkebunan ke Brazil

25 Oktober 2025
PalmCo Siap Fasilitasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

PalmCo Siap Fasilitasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

12 April 2026
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.