a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Harga TBS Sawit di Kaltim Naik

Kementan Siap Penuhi Kebutuhan Sawit untuk Pangan, Energi, dan Ekspor

7 Agustus 2026
0
Share on FacebookShare on Twitter

PERKEBUNAN INDONESIA – Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat peningkatan produktivitas kelapa sawit nasional untuk memenuhi lonjakan kebutuhan crude palm oil (CPO) yang terus meningkat, terutama setelah implementasi mandatori biodiesel B50.

Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah memilih strategi meningkatkan produktivitas pada lahan sawit yang sudah ada melalui benih unggul, peremajaan kebun, teknologi, dan hilirisasi.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa peningkatan produktivitas menjadi arah kebijakan pemerintah dalam membangun sektor pertanian yang tangguh sekaligus menjaga posisi Indonesia sebagai produsen minyak sawit terbesar di dunia.

Menurut Amran, peningkatan produktivitas sawit yang berperan penting untuk memenuhi kebutuhan pangan, mendukung program B50, serta menghasilkan devisa negara.

Karena itu, lanjut Amran, peningkatan hasil harus dilakukan melalui inovasi, teknologi, penggunaan benih unggul, dan pendampingan kepada pekebun pada lahan yang sudah ada.

“Kementerian Pertanian terus meningkatkan produktivitas sawit melalui perbaikan budidaya, penggunaan benih unggul, peremajaan sawit rakyat, serta penguatan hilirisasi agar Indonesia tidak hanya menjadi produsen terbesar dunia, tetapi juga mampu menghadirkan nilai tambah yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan petani dan perekonomian nasional,” terang Mentan Amran.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Perkebunan Heru Tri Widarto mengatakan, strategi intensifikasi akan terus didorong yaitu meningkatkan produksi sawit di lahan yang sama

“Produktivitas menjadi kunci. Dengan lahan yang sama, kita harus mampu menghasilkan produksi yang lebih tinggi agar kebutuhan nasional terpenuhi sekaligus meningkatkan pendapatan pekebun,” ungkap Heru dalam keterangannya pada Rabu (5/8/2026).

Heru menjelaskan, meningkatnya kebutuhan crude palm oil (CPO) tidak hanya dipengaruhi permintaan industri pangan, tetapi juga implementasi mandatori biodiesel.

Pemerintah resmi meluncurkan program mandatori biodiesel B50 yang mulai berlaku pada 1 Juli 2026 sehingga kebutuhan CPO sebagai bahan baku energi terbarukan terus bertambah.

Berdasarkan kajian Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, kebutuhan CPO untuk mendukung implementasi B50 pada 2026 diproyeksikan mencapai sekitar 18,7 juta ton.

Sementara itu, kajian BPDP bersama Sucofindo dan APPERTANI (2025) memperkirakan kebutuhan biodiesel dengan skema B50 akan meningkat menjadi 19,99 juta ton pada 2030 dan sekitar 31,15 juta ton pada 2045. (sat)

Tags: biodisel B50Kementansawit

Related Posts

BPDP Dukung Ekosistem Kelapa dari Hulu hingga Hilir

BPDP Dukung Ekosistem Kelapa dari Hulu hingga Hilir

21 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mendukung pengembangan ekosistem kelapa Indonesia secara menyeluruh, mulai dari sektor...

Pengembangan Perkebunan di Lahan Suboptimal Jadi Peluang Strategis

Kemenperin Perkuat Industri Kakao Siapkan 100 Cocoa Doctor

20 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Kemendag Ubah Aturan Spesifikasi Teknis Ekspor Karet Alam

BRIN Sebut Pendekatan Transkriptomik untuk Atasi Penyakit Tanaman Karet

25 Juni 2026
Kemendiktisainstek Hibahkan Mesin Pulper Kopi untuk Petani Situbondo

Kemendiktisainstek Hibahkan Mesin Pulper Kopi untuk Petani Situbondo

17 September 2025
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.