a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Kementan Pacu Produksi Lewat Optimasi Lahan

Gerakan Tanam Serentah Kementan 2026

Kementan Pacu Produksi Lewat Optimasi Lahan

29 Mei 2026
0
Share on FacebookShare on Twitter

 

PERKEBUNAN INDONESIA – Kementerian Pertanian (Kementan) memacu produksi pangan dengan optimalisasi lahan (opla) seluas lebih dari 50 hektare di 25 provinsi guna memperkuat swasembada pangan.

Langkah ini dilakukan untuk memaksimalkan pemanfaatan lahan pertanian yang sebelumnya kurang produktif agar kembali optimal menopang produksi pangan nasional di tengah tantangan perubahan iklim global.

Gerakan Tanam Serentak nasional yang untuk keenam kalinya digelar dipusatkan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (22/5/2026). Program ini menjadi bagian dari strategi percepatan tanam sekaligus penguatan ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, mengatakan gerakan tanam serentak menjadi momentum penting untuk mengoptimalkan seluruh potensi lahan pertanian yang tersedia.

Menurut Idha, pemanfaatan lahan oplah yang diperkuat melalui kemitraan CSR menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan secara merata di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah Sulawesi, Kalimantan, hingga Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Gerakan ini bukan hanya soal menanam, tetapi memastikan Indonesia memiliki fondasi pangan yang kuat dan berkelanjutan. Seluruh potensi lahan harus dimanfaatkan secara optimal agar produksi terus meningkat,” ujar Arsanti.

Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan Kabupaten Sukabumi, Tri Romadhono Suwardianto, menilai bantuan infrastruktur dan alat mesin pertanian (alsintan) dari Menteri Pertanian memberikan dampak besar terhadap peningkatan produktivitas petani di Sukabumi.

Sementara itu, Direktur Serealia Tanaman Pangan, Gunawan, menegaskan bahwa Gerakan Tanam Serentak harus menjadi pemantik semangat dan konsistensi seluruh penanggung jawab (PJ) di masing-masing provinsi dalam mencapai target swasembada pangan nasional.

Gunawan juga meminta seluruh penyuluh pertanian di bawah koordinasi BPPSDMP terus aktif mengawal pelaksanaan tanam di lapangan serta disiplin melaporkan data Luas Tambah Tanam (LTT).

“Gerakan tanam serentak ini harus menjadi penyemangat bagi seluruh PJ provinsi untuk memaksimalkan capaian target. Jangan sampai gerakan ini hanya berjalan sesaat, tetapi harus terus dikawal secara berkelanjutan. Peran penyuluh sangat penting untuk memastikan pergerakan tanam dan pelaporan LTT tetap berjalan optimal,” kata Gunawan. (sat)

Tags: KementanOptimalisasi lahanproduksi panganswasembada pangan

Related Posts

Agrinas Palma dan IPB University Kembangkan Bioetanol

Agrinas Palma dan IPB University Kembangkan Bioetanol

7 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) bersama IPB University kembangkan bioetanol berbahan baku singkong, sorgum, dan...

Wamentan Saleh Mustafa Siap Perkuat Kedaulatan Pangan dan Berantas Mafia Pangan

Wamentan Saleh Mustafa Siap Perkuat Kedaulatan Pangan dan Berantas Mafia Pangan

6 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Muhammad Saleh Mustafa menegaskan komitmennya memperkuat kedaulatan pangan nasional dan berantas...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Kakao dan Kopi Jadi Prioritas Pemkab Murung Raya

Kakao dan Kopi Jadi Prioritas Pemkab Murung Raya

7 Mei 2026
BPS Catat Ekspor kopi Indonesia 2024 Naik 76,33 Persen

Kementan Terus Perkuat Komoditas Strategis Bernilai Ekspor

19 April 2026
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.