a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Kementan Bidik Pasar Baru Sawit Terkait Konflik India-Pakistan

Kementan Bidik Pasar Baru Sawit Terkait Konflik India-Pakistan

14 Mei 2025
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, perkebunanindonesia.com – Kementerian Pertanian (Kementan) membuka pasar ekspor baru untuk produk sawit terkait konflik bersenjata antara India – Pakistan. Langkah sebagai mitigasi amankan pasokan.

“Kita akan membuka pasar-pasar baru, terutama di Afrika dan lain-lain,” ujar Direktur Tanaman Sawit dan Aneka Palma, Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementan Ardi Praptono di Jakarta, Rabu (14/5/2025).

Belajar dari kebijakan tarif impor Amerika Serikat (AS), kata Ardu, mesti menjadi pengalaman Indonesia. Karena itu pihanya akan fokus pada pembukaan pasar-pasar baru.

Ardi menyebutkan, beberapa negara akan dibuka antara lain negara-negara di Afrika seperti Mesir hingga Afrika Selatan, serta negara-negara di Asia Timur.

Menurut Ardi, Indonesia sebagai salah satu produsen minyak sawit dunia harus bisa adaptif, terutama dalam hal promosi dan pemasaran produk yang lebih luas.

Hal ini, lanjut Ardi, harus sudah menjadi perhatian para pemangku kepentingan terkait, terlepas dari masih belum adanya dampak signifikan dari konflik ini bagi ekspor minyak sawit Indonesia.

Ardi mengatakan, pihaknya belum melihat dampak konflik India-Pakistan. Namun dirinya akan memitigasinya.

Meski begitu, Ardi menilai kebijakan tarif AS diakui ada pengaruhnya.

Kaena itu, tadi saya katakan, mitigasi itu menjadi penting. Kita harus penetrasi kepada pasar-pasar baru, saya kira itu,” tukas Ardi. (har)

Related Posts

BPDP Dukung Ekosistem Kelapa dari Hulu hingga Hilir

BPDP Dukung Ekosistem Kelapa dari Hulu hingga Hilir

21 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mendukung pengembangan ekosistem kelapa Indonesia secara menyeluruh, mulai dari sektor...

Pengembangan Perkebunan di Lahan Suboptimal Jadi Peluang Strategis

Kemenperin Perkuat Industri Kakao Siapkan 100 Cocoa Doctor

20 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Harga Referensi CPO

Kemendag Tetapkan Harga Referensi CPO Periode Juni 2025 Turun

31 Mei 2025
BPDP Dukung Ekosistem Kelapa dari Hulu hingga Hilir

BPDP Dukung Ekosistem Kelapa dari Hulu hingga Hilir

21 Oktober 2026
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.