a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Segmen Sawit Masih Jadi Kontributor Utama Pendapatan DSNG

Ini Dia Sepuluh Perusahaan Perkebunan Sawit Terbesar di Indonesia

27 Mei 2026
0
Share on FacebookShare on Twitter

PERKEBUNAN INDONESIA – Data statistik perkebunan Kementerian Pertanian 2024 menyebutkan luas perkebunan kelapa sawit di Indonesia mencapai 16,83 juta hektare (ha) terdiri dari lahan Perkebunan Besar Swasta 8,61 juta ha (54,8 persen), perkebunan rakyat 6,74 juta ha (42,29 persen), dan sisanya 0,58 juta ha (3,63 persen) dikuasai perkebunan besar negara (PBN).

Sentra produksi kelapa sawit di Indonesia adalah di Provinsi Riau, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Sumatera Selatan, dan Jambi.

Dengan kapasitas produksi yang cukup besar tersebut, menjadikan Indonesia juga eksportir CPO terbesar di dunia, yang menguasai pangsa lebih dari 55 persen total minyak kelapa sawit yang diekspor di dunia.

Ekspor minyak kelapa sawit Indonesia terus bertumbuh setiap tahunnya hingga pada tahun 2023 mencapai 26,13 juta ton. Data Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) 2023 menyebutkan terdapat 2.285 perusahaan sawit yang tersebar di 28 provinsi. Berikut sepuluh perusahaan sawit terbesarnya:

Golden Agri-Resources Ltd (GAR)
Berdasarkan laporan tahunan 2025, disebutkan Golden Agri-Resources Ltd (“GAR”) mengelola 531.000 hektare (ha) perkebunan kelapa sawit di Indonesia, termasuk petani kecil plasma. Akitivitas perusahaan mulai dari pemanenan dan ekstraksi tandan buah segar menjadi minyak sawit mentah dan inti sawit.

GAR juga memproses TBS menjadi berbagai produk bernilai tambah seperti minyak goreng, margarin, shortening, biodiesel dan oleokimia; serta memasarkan produk sawit secara global.

GAR terdaftar di Bursa Efek Singapura sejak 1999 merupakan salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit terintegrasi terkemuka di dunia yang menghasilkan pendapatan hampir US$13 miliar dan laba bersih US$400 juta pada tahun 2025.

PT Salim Ivomas Pratama Tbk
Pada tanggal 31 Desember 2025, luas lahan perkebunan tertanam inti mencapai 280.975 hektare (ha) yang terdiri dari 237.437 ha kelapa sawit atau 85 persen dari total lahan tertanam. Sedangkan sisanya mencakup perkebunan karet 16.203 ha, tebu 13.719 ha, dan 13.616 ha tanaman lainnya antara lain hutan tanaman industri, kakao dan teh. Sementara kebun petani kemitraan plasma kelapa sawit dan karet seluas 91.352 ha.

Wilmar International Limited
Wilmar diakui sebagai salah satu penguasa lahan perkebunan sawit terbesar di dunia dengan total area tanam mencapai 234.334 hektare (ha) per 31 Desember 2025. Sebaran lahan tersebut meliputi 66 persen di Indonesia yaitu di Sumatra, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, 25 persen di Malaysia Timur, dan 9 persen di Afrika. Melalui skema usaha patungan, perusahaan ini juga memiliki lahan seluas 58.000 ha di Uganda dan Afrika Barat.

PT Astra Agro Lestari Tbk
Berdiri sebagai salah satu produsen kelapa sawit terbesar di Tanah Air, PT Astra Agro Lestari Tbk menguasai lahan perkebunan seluas 284.831 hektare (ha) meliputi Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Komposisi luas lahan terdiri dari 212.602 ha kebun inti dan 72.229 ha kebun plasma.

Berdasarkan laporan tahun 2025, AALI dengan estimasi produksi Tandan Buah Segar kelapa sawit nasional adalah sekitar 15 hingga 22 ton per hektare per tahun. Operasional perusahaan ini ditopang oleh 31 pabrik kelapa sawit serta fasilitas pengolahan yang tersebar di wilayah Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi.

Pada tahun 2025, Perseroan memproduksi TBS dari kebun inti tercatat sebesar 3,01 juta ton.  Produksi CPO Perseroan pada tahun 2025 naik sebesar 6 persen dari tahun 2024 yang sebesar 1,13 juta ton menjadi 1,20 juta ton. Adapun produksi Kernel Perseroan tercatat sebesar 252 ribu ton pada tahun 2025 dan mengalami kenaikan 8 persen dari 234 ribu ton pada tahun 2024.

First Resources
Melalui operasional perkebunan, First Resources menorehkan rata-rata produksi TBS kelapa sawit sebesar 20,8 ton per hektare per tahun. Sepanjang tahun fiskal 2025, jaringan pabrik First Resources Group sukses memproduksi 1.303.493 ton CPO, dengan tingkat ekstraksi CPO rata-rata sebesar 21,5 persen dan tingkat ekstraksi inti sawit di angka 4,8 persen.

Didirikan pada tahun 1992 terdaftar di Bursa Efek Singapura sejak tahun 2007. First Resources produsen minyak sawit mengelola lebih dari 200.000 hektara perkebunan kelapa sawit di provinsi Riau, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Barat di Indonesia.

PT Bumitama Agri Ltd
Group perusahaan ini mengelola 187.021 hektare (ha) perkebunan kelapa sawit di Indonesia meliputi Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat dan Riau. Bumitama mengoperasikan 17 pabrik kelapa sawit (PKS) berkapasitas hampir 7 juta ton metrik per tahun. Bumitama Ltd menonjol sebagai salah satu produsen tingginya hasil ekstraksi CPO yang mencapai 4,3 ton per ha pada tahun 2025.

PT Prime Agri Resources
Korporasi ini sebelumnya bernama PT Sampoerna Agro Tbk mengelola total lahan perkebunan kelapa sawit seluas 167.700 hektare (ha). Sejak resmi menjadi perusahaan publik tahun 2007, luas perkebunan inti kelapa sawit Perseroan telah berkembang lebih dari dua kali lipat, atau sebesar 78.325 ha pada tahun 2025.

Sebagian besar upaya ekspansi lahan Perseroan dilakukan di Kalimantan, dan per akhir 2025 luas lahan tertanam inti dan plasma di Kalimantan Tengah dan Barat telah mencapai 46.727 ha, lebih dari tiga kali lipat dari luasan di tahun 2007.

Perkebunan kelapa sawit Perseroan tersebar di dua pulau di Indonesia, yakni Sumatera dan Kalimantan dengan delapan Pabrik Kelapa Sawit (PKS), lima di antaranya berlokasi di Sumatera dan tiga berada di Kalimantan. PKS di Sumatera memiliki kapasitas produksi 360 ton tandan buah segar (TBS) per jam, sedangkan PKS di Kalimantan memiliki kapasitas produksi 150 ton TBS per jam.

PT Triputra Agro Persada Tbk
PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) merupakan grup perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit dan industri pengolahan kelapa sawit, serta perkebunan karet di Jambi, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.

Perseroan beroperasi di 23 lokasi perkebunan kelapa sawit seluas ±160.000 hektare (ha), dan satu perkebunan karet seluas ±1.400 ha. Perseroan mengoperasikan 18 pabrik kelapa sawit, satu pabrik ribbed smoked sheet (RSS), satu pabrik pengolahan inti sawit, dan satu PLTBg

PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS) mengelola 27 perkebunan kelapa sawit, semuanya terkonsentrasi di Kalimantan Tengah dengan mengelola total 136.447 hektere (ha) area lahan perkebunan sawit baik yang dikelola perusahaan langsung ataupun oleh petani plasma, di mana 93.726 ha merupakan lahan perkebunan inti yang telah ditanami oleh tanaman yang menghasilkan (mature) dan terdiri dari 77.314 ha merupakan lahan perkebunan inti (nucleus), dan 17.500 ha kebun sawit yang dikelola oleh petani plasma (plasma).

PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSN Group)
PT Dharma Satya Nusantara Tbk didirikan pada 29 September 1980 yang bergerak di bidang industri kelapa sawit, produk kayu, dan energi terbarukan. Hingga akhir Desember 2025, Perseroan memiliki perkebunan kelapa sawit dengan lahan tertanam 111,9 ribu hektare (ha) dan pabrik kelapa sawit dengan total kapasitas 675 ton per jam, yang mengolah Tandan Buah Segar (TBS) menjadi CPO.

Sementara segmen energi terbarukan saat ini melakukan ekspor cangkang kelapa sawit dan wood pellet sebagai bahan baku biomasa untuk pembangkit tenaga listrik di Jepang.

Tags: BPSKementerian PertanianLuas lahanperkebunan kelapa sawitStatistik perkebunan

Related Posts

BPDP Dukung Ekosistem Kelapa dari Hulu hingga Hilir

BPDP Dukung Ekosistem Kelapa dari Hulu hingga Hilir

21 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mendukung pengembangan ekosistem kelapa Indonesia secara menyeluruh, mulai dari sektor...

Pengembangan Perkebunan di Lahan Suboptimal Jadi Peluang Strategis

Kemenperin Perkuat Industri Kakao Siapkan 100 Cocoa Doctor

20 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Disbun Kaltim Musnahkan Puluhan Ribu Benih sawit ilegal

Disbun Kaltim Musnahkan Puluhan Ribu Benih Sawit Ilegal

9 Agustus 2025
Kementan Tingkatkan Produktivitas Sawit Melalui PSR

Kementan Tingkatkan Produktivitas Sawit Melalui PSR

8 Agustus 2026
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.