a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Harga Minyakita di Papua Tinggi, Ini Kata Kemendag

Harga Minyakita di Papua Tinggi, Ini Kata Kemendag

25 Juni 2025
0
Share on FacebookShare on Twitter

Perkebunanindonesia.com – Harga Minyakita di wilayah Papua mencapai Rp18.000 per liter. Harga itu lebih tinggi dari rata-rata harga nasional. Pasokan yang tidak rata menjadi penyebabnya.

Direktur Tertib Niaga, Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Kementerian Perdagangan (Kemendag) Mario Josko mengungkapkan, berdasarkan temuan per 23 Juni 2025, harga Minyakita di Papua mencapai Rp 18.000/liter.

“Sedangkan harga rata-rata Minyakita di tingkat nasional tercatat sebesar Rp16.700/liter dan telah mengalami tren penurunan sebesar 1,76 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan 0,60 persen dibandingkan minggu sebelumnya,” ujar Mario dalam keterangannya, Selasa (24/6/2025).

Menurut Mario, indikasi penyebab tingginya harga MINYAKITA di wilayah ini dikarenakan kontinuitas pasokan Minyakita dan juga kondisi geografis kewilayahan di Papua.

Meski saat ini harga Minyakita sudah mengalami penurunan menjadi Rp16.850/liter. Namun di Papua harga sesuai Harga Eceren Tertinggi (HET) Rp 15.700/liter.

“Adapun yang menjadi pembentuk harga provinsi Papua hanya Kota Jayapura. Rata-rata Minyakita di Provinsi Papua yaitu Rp16.850/liter,” sebut Mario.

Menurut Mario, terjadi penurunan harga sebesar 6,39 persen dibandingkan minggu sebelumnya, yaitu Rp 18.000/liter.

“Kita berharap, dengan adanya pasokan yang kontinu, tren penurunan harga Minyakita terus berlanjut dan akan stabil sesuai HET,” ujar Mario.

Mario menjelaskan, saat ini, Perum Bulog Kantor Wilayah Papua telah mendapatkan pasokan sebanyak 1.900 dus yang akan didistribusikan secara merata di Provinsi Papua.

“Produsen dan distributor lainnya diharapkan dapat ikut membantu mengoptimalkan pendistribusian Minyakita baik melalui distributor maupun BUMN Pangan,” kata Mario.

Kemendag, lanjut Mario, secara aktif akan terus mendorong pasokan Minyakita ke wilayah Indonesia Timur guna mengisi pasokan ke pedagang pengecer di dalam pasar rakyat utamanya pasar pantauan.

“Pengawasan ini dilaksanakan untuk memastikan ketersediaan stok dan kesesuaian harga Minyakita di wilayah Papua,” jelas Mario.

Kemendag meminta produsen selalu mengedepankan kontinuitas distribusi ke pasar rakyat dan menaati ketentuan yang berlaku, termasuk mengenai kesesuaian harga sebagaimana yang telah ditentukan dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 18 Tahun 2024 tentang Minyak Goreng Sawit Kemasan dan Tata Kelola Minyak Goreng Rakyat.

Kemendag juga mendorong dinas daerah aktif melakukan pendampingan dan pengawasan bersama Satgas Pangan serta berkoordinasi dengan produsen, distributor, dan Perum Bulog guna memastikan ketersediaan stok dan keterjangkauan harga Minyakita di wilayahnya masing-masing.

Menurut Mario, pihaknya telah bersurat kepada produsen minyak goreng dan BUMN Pangan terkait himbauan untuk memprioritaskan distribusi DMO Minyakita utamanya ke pedagang pengecer di pasar rakyat (pantauan) secara kontinu dan merata.

Dijelaskan Mario, sumber pasokan Minyakita bergantung dari DMO para pelaku ekspor CPO. Mekanisme pendistribusiannya juga melalui skema komersial tanpa subsidi maupun dana pemerintah. (far)

Related Posts

Harga Refensi Biji Kakao

Harga Referensi Biji Kakao Oktober 2026 Naik Tujuh Persen

3 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA – Kementerian Perdagangan (Kemendag) tetapkan harga referensi (HR) biji kakao periode Oktober 2026 USD 6.057,87 per...

Produksi TBS Lonsum Semester I 2025 Turun Dua Persen

Harga Referensi CPO Oktober 2026 Naik Lagi

2 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Harga Referensi (HR) komoditas minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) periode Okteber 2026 mengalami kenaikan...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Kopi, Kakao, dan Teh Catat Tertinggi pada Kinerja Ekspor Pertanian

Indonesia Desak Uni Eropa Segera Laksanakan Putusan WTO terkait Minyak Sawit

25 Februari 2026
GAPKI dan Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Risiko Karhutla

GAPKI dan Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Risiko Karhutla

25 April 2026
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.