Perkebunanindonesia.com – Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyambut positif upaya PT Danantara Asset Management (Persero)/Danantara melalui ID FOOD Group dalam menyerap gula petani akibat adanya kelesuan lelang gula di tingkat petani sehabis panen raya.
“Terima kasih kepada Bapak Rosan Roeslani dan Bapak Doni Oskaria dari Danantara yang sudah memberikan financing kepada ID FOOD untuk menyerap gula petani dari petani tebu rakyat. Ini sesuai dengan harapan Bapak Presiden Prabowo untuk selalu membantu para petani kita,” ungkap Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi di Jakarta, Senin (1/9/2025).
Bapanas mendukung skema penyerapan tersebut yang menerapkan shareholder loan kepada ID FOOD, sehingga dapat mengutamakan business to business (B2B). Tidak lagi skema Penyertaan Modal Negara (PMN) seperti sebelumnya.
“Jadi anggaran yang diberikan dan dibantu oleh Danantara kepada ID FOOD untuk menyerap gula petani sudah tersedia. Sampai saat ini sudah berjalan. Bertahap secara B2B,” jelas Arief.
Menurut Arief, pola B2B berbeda dengan PMN. Jika PMN itu uang yang diberikan untuk modal kerja. Sedangkan jika Danantara itu B2B.
“Jadi, ada pengembalian berapa, biayanya berapa. Nah dengan Danantara ke ID FOOD itu disediakan untuk B2B,” tambah Arief.
Sebagaimana diketahui, Danantara telah memberikan suntikan dana senilai Rp 1,5 triliun kepada ID FOOD pada akhir Agustus lalu.
Langkah tersebut merupakan merupakan tindak lanjut terhadap usulan penguatan Cadangan Gula Pemerintah (CGP) yang disampaikan Kepala Bapanas kepada Menteri BUMN tertanggal 14 Agustus 2025 dengan tembusan salah satunya ke Danantara.
Dalam warkat itu, Bapanas menyertakan bahwa terdapat target stok CGP minimal dikelola dan stok akhir tahun 2025.
Sesuai Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 40 Tahun 2025 tanggal 13 Maret 2025, ditetapkan target stok CGP minimal dikelola di angka 260 ribu ton dan stok akhir tahun 2025 di angka 26 ribu ton. Sementara per 1 September, stok CGP totalnya 170 ribu ton yang ada di ID FOOD dan Perum Bulog.
Dalam catatan Bapanas, per 29 Agustus realisasi serapan gula petani totalnya telah mencapai 49,9 ribu ton. Ini terdiri dari ID FOOD Group 21,5 ribu ton.
Selanjutnya asosiasi pedagang 21,59 ribu ton dan SGN 6,9 ribu ton. Sisa target serapan yang belum terserap 31,9 ribu ton dan akan dilakukan secara bertahap setiap minggu atau saat periode pelaksanaan lelang gula petani. (sat)




