a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Astra Agro Raih Penghargaan Karena Berhasil Reduksi Efek Gas Rumah Kaca

Astra Agro Raih Penghargaan Karena Berhasil Reduksi Efek Gas Rumah Kaca

Astra Agro Raih Penghargaan Karena Berhasil Reduksi Efek Gas Rumah Kaca

1 Mei 2025
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, perkebunanindonesia.com – PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) meraih penghargaan Green Achievement in Emission Reduction and Diamond Achievement in Emission Transparency dalam ajang The Best Corporate Emission Reduction Transparency Award 2025 yang diselenggarakan oleh Investortrust. Penghargaan itu diberikan atas komitmen Astra Agro dalam mengimplementasikan pengelolaan emisi karbon dan transparansi pelaporan penurunan emisi.

“Apresiasi setinggi-tingginya patut kita berikan untuk 95 perusahaan yang sudah membuktikan komitmen dalam implementasi dan pelaporan penurunan emisi,” ujar Prof. Roy Sembel, Professor Distinguished Chair for Finance and Investment, IPMI International Business School yang merupakan Ketua Dewan Juri, pada malam penghargaan, yang digelar di Jakarta, Selasa (29/4/2025).

Anggota Dewan Juri yang juga Guru Besar Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (FEB-UI), Prof. Sidharta Utama menambahkan, penghargaan ini diberikan untuk mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang terbukti telah berkontribusi nyata dalam upaya dekarbonisasi nasional dan global, serta berkomitmen terhadap transparansi pengelolaan emisi karbon.

Climate & Conservation Management Manager Astra Agro, Dian Ary Kurniawan mengatakan, berbagai program memang tengah dijalankan Astra Agro untuk mewujudkan proses bisnis yang lebih ramah lingkungan. Sepanjang tahun 2024, Astra Agro mampu mereduksi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 126,33 kiloton CO2.

“Astra Agro telah membangun dua unit fasilitas methane capture di Provinsi Riau,” terang Dian Ary yang mewakili manajemen menerima penghargaan tersebut.

Lebih lanjut Dian Ary menjelaskan, teknologi ini berfungsi untuk menangkap gas metana yang dihasilkan dari Palm Oil Mill Effluent (POME), sehingga mencegah pelepasan gas metana ke atmosfer.

Tidak hanya itu, kata Dian Ary, fasilitas tersebut juga menghasilkan Energi Baru Terbarukan (EBT) yang dapat dimanfaatkan kembali dalam operasional perusahaan.

Upaya lain yang dilakukan oleh Astra Agro, terang Dian Ary, di antaranya membangun area baru Land Aplikasi POME seluas 517 hektare (ha) sehingga mampu menggantikan pupuk kimia dengan pupuk organik, serta penghematan solar untuk Water Management System (WMS) sebesar 200.000 liter dengan melakukan penggantian kapasitas pompa.

Selain itu, Astra Agro juga mengurangi penggunaan batu bara hingga 18.770 ton dengan melakukan substitusi batu bara dengan cangkang sawit dan pengkayaan areal mangrove dengan menanam sebanyak 24.900 pokok di area seluas 4,05 ha.

Reduksi pupuk NPK sebesar 25 persen pada areal mineral seluas 50.000 Ha juga thlah dilakukan Astra Agro sepanjang tahun 2024.

Dengan segala upaya yang dilakukan, pada tahun 2024 Astra Agro telah berhasil menurunkan intensitas emisi hingga 19,56 persen dibandingkan tahun 2023.

“Langkah ini merupakan implementasi dari komitmen perusahaan yang tertuang dalam Astra Agro Sustainability Aspirations 2030,” tegas Dian Ary.

Dian Ary mengatakan, pihaknya mengapresiasi dedikasi, inovasi, dan komitmen seluruh peserta dalam membangun budaya bisnis yang lebih transparan dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. (yr)

Related Posts

BPDP Dukung Ekosistem Kelapa dari Hulu hingga Hilir

BPDP Dukung Ekosistem Kelapa dari Hulu hingga Hilir

21 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mendukung pengembangan ekosistem kelapa Indonesia secara menyeluruh, mulai dari sektor...

GAPKI Gelar IPOC 2026 Perkuat Peran Sawit

GAPKI Gelar IPOC 2026 Perkuat Peran Sawit

9 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) kembali menggelar The 22nd Indonesian Palm Oil Conference and...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Rencana Pemberlakuan Pungutan Ekspor Kelapa Masih dalam Pembahasan

Rencana Pemberlakuan Pungutan Ekspor Kelapa Masih dalam Pembahasan

28 Mei 2025
Ekspor Teh Indonesia Semester I 2025 Anjlok 18,6 Persen

Ekspor Teh Indonesia Semester I 2025 Anjlok 18,6 Persen

10 Agustus 2025
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.