JAKARTA, perkebunanindonesia.com – Kementerian Transmigrasi siap meningkatkan produksi ekspor dari segala sektor seperti pertanian, perkebunan, dan perikanan untuk mencapai misi pemerintah pertumbuhan ekonomi lebih dari 8 persen.
Demikian diungkapkan Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanegara dalam keterangannya seperti dikutip Jumat (30/5/2025).
Melalui program transformasi transmigrasi yang menciptakan kawasan ekonomi baru.kata Iftitah, pihaknya juga siap menciptakan lapangan kerja.
“Transmigrasi saat ini bukan hanya sekadar program, akan tetapi sebuah strategi untuk mewujudkan Indonesia maju dan pembangunan yang berkelanjutan,”ujar Menteri Transmigrasi Iftitah.
Menurut Iftitah, transmigrasi saat ini bukan hanya sekedar perpindahan penduduk. Transmigrasi adalah pembangunan kawasan ekonomi yang berkelanjutan, yang betul-betul memperhatikan lingkungan
“Oleh karena itu kami juga sedang melakukan transformasi transmigrasi dengan paradigma baru,” ungkap Iftitah.
Lebih lanjut, kata Iftitah, Kementrans juga ikut serta dalam mewujudkan swasembada pangan dan energi melalui jalan transmigrasi dengan empat pilar utama, yaitu edukasi, industrialisasi, hilirisasi, dan digitalisasi.
Ke depan, lanjut Iftitah, pembangunan kawasan transmigrasi akan dilaksanakan secara holistik, komprehensif, dan menyeluruh.
Selain itu, Menteri Iftitah mendorong perluasan kawasan transmigrasi ke sektor maritim sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan, sebab Indenesia dikenal sebagai negara maritim sehingga potensi tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. (far)




