a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Menkop Dorong Koperasi Punya Pabrik CPO

Menkop Dorong Koperasi Punya Pabrik CPO

24 September 2026
0
Share on FacebookShare on Twitter

PERKEBUNAN INDONESIA – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mendorong koperasi mempunyai pabrik minyak sawit (crude palm oil/CPO) dan tidak cukup memproduksi tandan buah segar (TBS).

“Melalui forum ini, koperasi yang punya kebun sawit kita dorong untuk tidak berhenti di pengolahan Tandan Buah Segar (TBS) saja, tetapi juga memiliki pabrik Crude Palm Oil (CPO) sendiri,” tegas Menkop dikutip Rabu (23/9/2026).

Menkop mencontohkan keberhasilan KUD Sejahtera di Musi Banyuasin, Sumatra Selatan, yang kini mengoperasikan pabrik CPO berkapasitas 45 ton per jam.

Menurut Ferry, praktik baik ini diharapkan dapat direplikasi oleh jaringan kelompok tani lainnya melalui pendampingan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) serta inkubasi manajemen dari kalangan akademisi dan alumni Institut Koperasi Indonesia (IKOPIN).

Menkop juga mengungkapkan masih adanya ketimpangan yang masih membayangi tata kelola industri kelapa sawit nasional seperti terkait lahan.

Menkop menekankan pentingnya Konferensi Nasional Perkebunan Rakyat II sebagai pijakan utama dalam melahirkan rekomendasi nyata untuk mempercepat pembentukan badan usaha koperasi serta meretas jalan hilirisasi perkebunan rakyat.

“Besar harapannya Konferensi Nasional Perkebunan Rakyat yang kedua ini bisa menjadi dasar kita untuk melakukan langkah percepatan modernisasi dan hilirisasi perkebunan rakyat,” ujar Menkop.

Ketua Umum Serikat Petani Indonesia (SPI) Henry Saragih menegaskan, Konferensi Nasional Perkebunan Rakyat II menjadi momentum krusial untuk memastikan tanah objek reforma agraria (TORA)—khususnya dari pelepasan kawasan hutan dan bekas konsesi—benar-benar dikelola oleh perkebunan rakyat melalui wadah koperasi yang mandiri.

“Perkebunan rakyat yang dibangun ke depan tidak boleh lagi menempatkan koperasi sekadar sebagai tempelan,” tegas Henry.

Menurut Henry, koperasi harus menjadi kelembagaan utama yang menjalankan perintah reforma agraria secara sungguh-sungguh.

Henry menambahkan, dukungan Kementerian Koperasi dalam memfasilitasi gelaran konferensi ini menjadi pijakan penting bagi konsolidasi organisasi petani untuk mengintegrasikan penguasaan tanah dengan model bisnis yang berkelanjutan.

Konferensi Nasional Perkebunan Rakyat II mempertemukan Serikat Petani Indonesia (SPI), Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS), Aliansi Petani Indonesia (API), Perkumpulan Organisasi Petani Sawit Indonesia (POPSI), Indonesian Human Right Committee for Social Justice (IHSC), dan Sawit Watch. (far)

Tags: Menteri Koperasisawit

Related Posts

BPDP Dukung Ekosistem Kelapa dari Hulu hingga Hilir

BPDP Dukung Ekosistem Kelapa dari Hulu hingga Hilir

21 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mendukung pengembangan ekosistem kelapa Indonesia secara menyeluruh, mulai dari sektor...

Pengembangan Perkebunan di Lahan Suboptimal Jadi Peluang Strategis

Kemenperin Perkuat Industri Kakao Siapkan 100 Cocoa Doctor

20 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Kemendag Tetapkan Harga CPO September Meningkat

Kemendag Tetapkan Harga CPO September Meningkat

1 September 2025
Pemerintah Cabut 2.039 Kios Pupuk yang Rugikan Petani Rp600 Miliar

Pemerintah Cabut 2.039 Kios Pupuk yang Rugikan Petani Rp600 Miliar

14 Oktober 2025
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.