a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Indonesia Tampilkan Keunggulan Kopi Nusantara di SCE 2025

Indonesia Tampilkan Keunggulan Kopi Nusantara di SCE 2025

Indonesia Tampilkan Keunggulan Kopi Nusantara di SCE 2025

29 April 2025
0
Share on FacebookShare on Twitter

HOUSTON, perkebunanindonesia.com – Partisipasi Indonesia dalam Specialty Coffee Expo (SCE) 2025 tahun ini merupakan hasil kolaborasi erat antara Atase Perdagangan KBRI Washington DC dengan Atase Pertanian Washington DC, KJRI Houston, SCAI, BI, Pertamina, BNI, dan BRI.

SCE merupakan pertemuan terbesar para pelaku industri kopi spesialti global, yang tahun ini diikuti oleh lebih dari 649 peserta dari berbagai negara dan dari berbagai lini pelaku industri kopi, termasuk petani, roaster, eksportir, importir, barista, peneliti, dan pelaku usaha ritel. SCE setiap tahunnya diramaikan oleh lebih dari 17.000 pengunjung.

Pada SCE 2025, Indonesia hadir melalui Paviliun Indonesia yang memamerkan kekayaan rasa dan aroma kopi dari berbagai daerah di Nusantara, antara lain dari Jawa Barat, Sumatra, Sumatera Barat, Toraja, Jawa Tengah, Gayo, Toba, dan lainnya.

Sebanyak 16 peserta asal Indonesia turut ambil bagian, yaitu Indonesia House of Beans, Asa Coffee, Solok Radjo, Cikopi Mang Eko, Caldera Coffee, Alko Sumatra Kopi, Kopi Geulis, Kandora Coffee, Ayo Community, Q.co, Dal Coffee Trading, PT. Sulotco Jaya Abadi, Javanese Coffee, PT. Hauma Agro Antarnusa, serta produk gula aren dari Mitra Mandala, Semedo Manise, dan Klasik Beans.

Selain Indonesia, SCE 2025 juga diikuti 85 negara, termasuk di antaranya produsen kopi dunia seperti Peru, Ecuador, Brazil, Costa Rica, Honduras, Colombia, dan Thailand, yang memiliki keunggulan dalam komoditas kopi lokalnya.

Partisipasi Indonesia dalam SCE 2025 ini menjadi salah satu bentuk upaya berkelanjutan untuk memperluas akses pasar kopi Indonesia di AS.

Selain itu, keikutsertaan pada SCE juga berpotensi besar untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain utama dalam industri kopi spesialti dunia.

Konsul Jenderal (Konjen) RI di Houston, Ourina Ritonga mengatakan, partisipasi Indonesia dalam SCE tidak hanya untuk membawa produk kopi Indonesia ke AS, namun juga untuk mempromosikan tradisi serta semangat petani kopi Indonesia yang terus berinovasi dan menjaga kualitas.

“Kopi Indonesia bukan sekadar komoditas ekspor, tetapi juga bagian dari identitas budaya kita yang patut diperkenalkan dan dibanggakan di panggung global,” ujar Konjen Ourina saat membuka SCE di Paviliun Indonesia, Jumat (25/4/2025).

Lebih lanjut, Konjen Ourina mengungkapkan, keistimewaan kopi Indonesia tidak hanya terletak pada jumlah produksinya, namun juga terletak pada “jiwa” yang terkandung di dalamnya.

“Lebih dari 90 persen kopi kami ditanam oleh petani kecil dengan menggunakan metode tradisional – sering kali organik – bahkan sebelum metode tersebut menjadi tren global,” terang Ourina.

Atase Perdagangan RI di Washington D.C., Ranitya Kusumadewi, mengatakan, pesatnya pertumbuhan industri kopi di AS serta tantangan perdagangan global mengharuskan Indonesia perlu lebih gencar berstrategi dalam mempromosikan branding sebagai produsen berbagai jenis kopi spesialti yang bercita rasa dan berkualitas tinggi.

Partisipasi Indonesia pada SCE 2025 juga menjadi bentuk representasi kerja sama solid antara pemerintah, perbankan, BUMN, pelaku usaha, dan asosiasi kopi.

“Selain kolaborasi yang erat antar berbagai pihak, persiapan partisipasi Indonesia dalam SCE 2025 juga mengedepankan kualitas kopi dan produk terkait lainnya, dengan menonjolkan aspek ketertelusuran dan keberlanjutan dalam menjawab permintaan pasar AS serta tantangan global,” jelas Ranitya.

Selain menampilkan produk kopi, Paviliun Indonesia juga menyelenggarakan sesi Uji Cita Rasa Kopi (Cupping) yang menarik perhatian para buyers dan profesional industri kopi global. Penyelenggaraan sesi Cupping tersebut mendorong peluang kemitraan dan transaksi dagang yang menjanjikan bagi pelaku usaha kopi Indonesia.

Di sela-sela SCE 2025, diselenggarakan pula kompetensi bergengsi kelas dunia, World Coffee Roasting Championship. Pada kompetisi tersebut, Indonesia diwakili oleh Wandie Wijaya (33) dari Sabar Menanti Coffee Roaster, Banjarbaru, Kalimantan Selatan. (Har)

Tags: kopi

Related Posts

Pengembangan Perkebunan di Lahan Suboptimal Jadi Peluang Strategis

Kemenperin Perkuat Industri Kakao Siapkan 100 Cocoa Doctor

20 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing...

Kementan Kembangkan Kawasan Tebu Seluas 97.970 Hektare

Kementan Perkuat Langkah Lindungi Produktivitas Perkebunan

17 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Pertanian (Kementan) sigap menyiapkan mitigasi dampak cuaca terhadap komoditas perkebunan mengantisipasi potensi penurunan produktivitas...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Astra Agro Berbagi Kiat Operasional Terbaik dan Keberlanjutan Bisnis Sawit

Astra Agro Berbagi Kiat Operasional Terbaik dan Keberlanjutan Bisnis Sawit

14 Mei 2026
Kelapa Jadi Prioritas Hilirisasi Pertanian

Kelapa Jadi Prioritas Hilirisasi Pertanian

13 Juni 2025
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.