a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Poltek Kelapa Sawit CWE Canangkan Arah Baru Menuju 2046

Poltek Kelapa Sawit CWE Canangkan Arah Baru Menuju 2046

3 Agustus 2026
0
Share on FacebookShare on Twitter

PERKEBUNAN INDONESIA – Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi (CWE) mencanangkan arah baru menuju 2046 dengan menjadi pusat unggulan pendidikan vokasi industri sawit berdaya saing global.

Demikian diungkapkan Direktur Poltek Kelapa Sawit CWE St Nugroho Kristono dalam Dies Natalis ke-20 di Cibitung, Bekasi, Senin (3/8/2026).

“Melalui momentum Dies Natalis ke-20, Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi (CWE) mencanangkan arah baru menuju 2046 dengan visi menjadi pusat unggulan pendidikan vokasi, inovasi terapan, pengembangan produk, dan kemitraan industri kelapa sawit yang berdaya saing global untuk mendukung kemandirian pangan, energi, dan ekonomi Indonesia,” papar Nugroho.

Nugroho mengatakan, visi tersebut diwujudkan melalui enam agenda strategis, yaitu Gerakan Inovasi Terapan Sawit Indonesia, Penguatan Teaching Factory Sawit, Palm Oil Innovation Hub, Inkubator Bisnis Sawit, Digital Knowledge Center, serta Penguatan Kemitraan Industri menuju Strategic Industry Partnership.

Dengan fondasi yang telah dibangun selama dua puluh tahun pertama, Politeknik Kelapa Sawit CWE berkomitmen memasuki fase transformasi sebagai pusat pendidikan vokasi, pelatihan, inovasi terapan, dan kemitraan strategis yang semakin memberikan kontribusi nyata bagi daya saing industri kelapa sawit nasional serta terwujudnya Indonesia Emas 2045.

“Kami menyadari bahwa tantangan ke depan tidak semakin ringan, tetapi justru semakin kompleks,” ujar Nugroho.

Namun, kata Nugroho, pihaknya juga meyakini bahwa dengan kolaborasi yang semakin kuat, inovasi yang terus tumbuh, serta dukungan seluruh pemangku kepentingan, Politeknik CWE akan terus berkembang sebagai pusat pendidikan vokasi, inovasi terapan, dan kemitraan industri yang memberikan manfaat nyata bagi kemajuan industri kelapa sawit Indonesia.

Nugroho menuturkan, selama dua dekade sejak didirikan pada 3 Agustus 2006, Poltek CWE terus mengemban amanah sebagai perguruan tinggi vokasi yang secara khusus menyiapkan sumber daya manusia profesional bagi industri kelapa sawit Indonesia.

Nugroho menyebut berbagai tonggak penting berhasil dicapai, mulai dari perpindahan ke kampus permanen di Cibitung pada 2007, pembentukan Unit Penjaminan Mutu pada 2010, akreditasi institusi BAN PT peringkat B pada 2013, hingga diraihnya sertifikasi ISO 21001:2018 Sistem Manajemen Pendidikan pada tahun 2025, yang memperkuat budaya mutu dan akuntabilitas institusi.

“Perkembangan akademik juga menunjukkan kemajuan yang signifikan. Dari semula hanya memiliki 3 program studi, kini Politeknik Kelapa Sawit CWE menyelenggarakan 5 program studi, termasuk penambahan dua program Sarjana Terapan,” ungkap Nugroho.

Nugroho mengatakan, seluruh program studi telah 100 persen menerapkan Outcome-Based Education (OBE) dengan penyusunan kurikulum yang melibatkan perusahaan, praktisi, asosiasi profesi, alumni, dan pengguna lulusan.

Karakter pendidikan vokasi semakin kuat karena sekitar 60 persen dosen merupakan praktisi industri, didukung kerja sama dengan 74 perusahaan sebagai mitra Praktik Kerja Lapangan. Hasilnya, 95 persen lulusan memperoleh sertifikat kompetensi dan 94 persen lulusan berhasil terserap di dunia kerja.

Menurut Nugroho, kepercayaan masyarakat terhadap Poltek CWE juga meningkat secara konsisten. Dari hanya 18 mahasiswa pada angkatan pertama, hingga tahun 2026 jumlah mahasiswa aktif telah mencapai sekitar 1.087 orang yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Berdasarkan Tracer Study Alumni Tahun 2025 terhadap 866 responden, sebagian besar alumni bekerja di berbagai sektor industri kelapa sawit, baik pada bidang budidaya, pengolahan maupun sektor pendukung. Sementara sebagian lainnya mengembangkan usaha mandiri dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. (yer)

Tags: Poltek Kelapa Sawit CWE

Related Posts

Riset Ungkap Minum Kopi Secara Teratur Turunkan Risiko dari Liver

Riset Ungkap Minum Kopi Secara Teratur Turunkan Risiko dari Liver

18 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA – Hasil riset mengungkap minum kopi secara teratur menurunkan risiko penyakit liver atau hati. Namun untuk...

PT Pupuk Indonesia Bangun dan Revitalisasi 8 Pabrik

PT Pupuk Indonesia Bangun dan Revitalisasi 8 Pabrik

6 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - PT Pupuk Indonesia (Persero) melanjutkan membangun dan merevitalisasi delapan pabrik dalam lima tahun ke depan...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

BRIN Dorong Hilirisasi Sagu Papua Melalui Festival Sagu 2026

BRIN Dorong Hilirisasi Sagu Papua Melalui Festival Sagu 2026

28 April 2026
BRIN Dorong Hilirisasi Nilam dan Cengkeh untuk Tingkatkan Daya Saing Global

BRIN Dorong Hilirisasi Nilam dan Cengkeh untuk Tingkatkan Daya Saing Global

15 Oktober 2026
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.