a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Kemenperin Perkuat Hilirisasi Minyak Atsiri Nasional

Kemenperin Perkuat Hilirisasi Minyak Atsiri Nasional

11 Mei 2026
0
Share on FacebookShare on Twitter

PERKEBUNAN INDONESIA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkuat hilirisasi minyak atsiri nasional melalui pengembangan Pusat Flavor and Fragrance (PFF) sebagai pusat inovasi, pelatihan, dan inkubasi bisnis produk.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan, Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan industri flavor, fragrance, dan wellness berbasis bahan alam karena didukung kekayaan biodiversitas dan ketersediaan komoditas minyak atsiri yang melimpah.

“Pengembangan PFF di Bali bagian dari upaya pemerintah memperkuat hilirisasi minyak atsiri nasional agar tidak diekspor dalam bentuk bahan mentah, tetapi diolah menjadi produk bernilai tambah tinggi seperti parfum, aromaterapi, produk spa, kosmetik, hingga produk rumah tangga berbasis bahan alam,” ujar Menperin.

Menurut Menperin, Bali memiliki peluang pasar yang sangat besar untuk pengembangan industri hilir minyak atsiri karena didukung tingginya aktivitas pariwisata serta berkembangnya industri spa dan wellness.

Selain itu, lanjut Menperin, tren gaya hidup sehat turut meningkatkan kebutuhan produk aromaterapi, minyak spa, parfum, lilin aromaterapi, dan produk perawatan tubuh berbahan alami.

Pelaksana Tugas Dirjen Industri Agro, Kemenperin, Putu Juli Ardika mengatakan, pengembangan PFF diarahkan untuk memperkuat ekosistem industri flavor dan fragrance nasional melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM), pengembangan inovasi produk, serta penguatan jejaring industri.

“PFF Bali tidak hanya jadi pusat pelatihan, tetapi juga diharapkan mampu menjadi katalis pengembangan industri flavor dan fragrance nasional berbasis minyak atsiri,” ujar Putu.

Melalui fasilitas ini, kata Putu, pihaknya mengupayakan lahirnya produk-produk inovatif yang memiliki daya saing di pasar domestik dan global.

Sejak dikembangkan, PFF telah melaksanakan berbagai kegiatan pengembangan kapasitas dan pelatihan berbasis minyak atsiri.

Salah satu program strategis yang telah dilaksanakan adalah pelatihan sertifikasi peracikan minyak spa berbasis minyak atsiri bagi 40 pekerja migran Indonesia yang bekerja sama dengan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

Putu mengatakan, pelatihan tersebut sebagai bagian dari penguatan kompetensi tenaga kerja sektor spa dan wellness, termasuk untuk penempatan kerja ke Maldives.

Selain itu, PFF juga telah menyelenggarakan pelatihan nonsertifikasi peracikan aromaterapi atsiri bagi internal Balai Diklat Industri (BDI) Denpasar dan masyarakat umum, mini class Create Your Scent bersama Spa Factory Bali.

PFF juga melakukan penyusunan kurikulum peracikan parfum berbahan minyak atsiri untuk mendukung pengembangan SDM industri flavor dan fragrance nasional.

Putu menambahkan, pengembangan industri flavor dan fragrance nasional memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, akademisi, asosiasi, dan pelaku usaha agar tercipta rantai nilai industri yang berkelanjutan.

“Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pusat pengembangan produk flavor, fragrance, dan wellness berbasis bahan alam di tingkat global. Karena itu, penguatan hilirisasi dan pengembangan SDM industri harus terus dipercepat,” pungkas Putu. (fad)

Tags: HilirisasiKemenperinMinyak atsiri

Related Posts

Pengembangan Perkebunan di Lahan Suboptimal Jadi Peluang Strategis

Kemenperin Perkuat Industri Kakao Siapkan 100 Cocoa Doctor

20 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing...

Produk Indikasi Geografis Teh Java Preanger Perluas Pasar ke Benua Amerika

Produk Indikasi Geografis Teh Java Preanger Perluas Pasar ke Benua Amerika

16 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Teh Java Preanger membuka peluang memperluas pasar internasional, khusus ke benua Amerika. Permintaan teh tersebut...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

BPDP Buka Grant Riset 2026, Dorong Inovasi Sektor Perkebunan

BPDP Buka Grant Riset 2026, Dorong Inovasi Sektor Perkebunan

14 April 2026
Salim Invomas Catat Kenaikan Produksi TBS dan CPO

Plt Dirjen Perkebunan: Peningkatan Produktivitas Tidak Selalu Buka Lahan Baru

23 September 2026
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.