a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Kementan Dorong Penguatan Penyediaan Benih Kakao Unggul

Kementan Dorong Penguatan Penyediaan Benih Kakao Unggul

27 Januari 2026
0
Share on FacebookShare on Twitter

PERKEBUNAN INDONESIA – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong penguatan hilirisasi perkebunan, khususnya penyediaan benih unggul kakao sebagai langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah, daya saing, serta kesejahteraan pekebun.

Upaya ini dilakukan agar komoditas perkebunan, khususnya kakao, tidak hanya berhenti pada produksi bahan baku. Namun juga mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar melalui penguatan rantai nilai dari hulu ke hilir.

Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui program produksi dan penyediaan benih kakao unggul oleh produsen benih terpilih.

Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Duampanua, Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, dengan melibatkan pekebun, kelompok tani, serta masyarakat setempat.

Di wilayah Polewali Mandar, program ini mencakup kegiatan produksi benih kakao pada lahan seluas 5.250 hektare, dengan target produksi mencapai 5.250.000 benih kakao unggul.

Benih tersebut selanjutnya akan disalurkan kepada petani penerima manfaat di Polewali Mandar guna meningkatkan produktivitas, kualitas hasil, serta daya saing kakao nasional.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa keberhasilan hilirisasi harus dimulai dari penguatan sektor hulu, terutama melalui penyediaan benih unggul yang berkualitas dan berkelanjutan.

“Hilirisasi perkebunan merupakan kunci untuk meningkatkan nilai tambah, daya saing, dan kesejahteraan pekebun.

Benih unggul menjadi fondasi utama agar produktivitas meningkat dan hasil perkebunan mampu bersaing di pasar nasional maupun global,” ujar Mentan Amran.

Selain penyediaan benih, program ini juga diarahkan untuk mendorong keterlibatan generasi muda dalam pengembangan perkebunan modern berbasis inovasi dan teknologi.

Regenerasi pekebun menjadi salah satu fokus utama untuk memastikan keberlanjutan sektor perkebunan sekaligus mendorong lahirnya pelaku usaha kakao yang adaptif terhadap perkembangan pasar dan teknologi.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Abdul Roni Angkat, menyampaikan bahwa percepatan penyediaan benih unggul merupakan bentuk komitmen Ditjen Perkebunan dalam memperkuat fondasi pembangunan perkebunan nasional.

“Penyediaan benih unggul yang tepat mutu dan tepat waktu menjadi langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan pekebun,” katanya. (sat)

Tags: benih kakaoHilirisasi perkebunanKementanMentan Andi Amran Sulaiman

Related Posts

Pengembangan Perkebunan di Lahan Suboptimal Jadi Peluang Strategis

Kemenperin Perkuat Industri Kakao Siapkan 100 Cocoa Doctor

20 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing...

Produk Indikasi Geografis Teh Java Preanger Perluas Pasar ke Benua Amerika

Produk Indikasi Geografis Teh Java Preanger Perluas Pasar ke Benua Amerika

16 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Teh Java Preanger membuka peluang memperluas pasar internasional, khusus ke benua Amerika. Permintaan teh tersebut...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Salim Invomas Catat Kenaikan Produksi TBS dan CPO

Teknologi Perbenihan Pilar Penting dalam Keberlanjutan Sawit

23 Oktober 2025
Minyak Sawit di Kawasan Amerika Utara dan Membagi Manfaat Sawit

Produksi CPO Periode Juli 2026 Naik 1,68 Persen

28 September 2026
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.